Inggris Ciptakan 'Pankreas Virtual' untuk Pasien Diabetes
NHS akan gunakan sistem 'pankreas artifisial' untuk bantu pasien diabetes tipe 1. (Foto: Unsplash/Matt C)
MerahPutih.com - NHS (National Health Service) mengumumkan pada Selasa (2/4), bahwa puluhan ribu anak-anak dan orang dewasa dengan diabetes tipe 1 akan menerima 'pankreas artifisial' untuk mengatur tingkat insulin mereka.
Sistem hybrid loop tertutup, yang menggunakan sensor di bawah kulit untuk mengirimkan pembacaan glukosa ke pompa eksternal yang mengatur insulin, akan diperkenalkan untuk membantu pasien mengelola diabetes tanpa perlu mengukur kadar glukosa secara manual.
Meski tidak menjadi yang pertama dalam jenisnya, NHS akan menyediakan perangkat ini secara gratis, sebuah langkah yang menonjol karena sebelumnya hanya tersedia sebagai hak istimewa bagi masyarakat kaya,
demikian diwartakan Engadget, Rabu (3/4).
Baca juga:
Sistem ini menggunakan sensor di bawah kulit untuk memantau glukosa secara terus-menerus, mengirimkan data ke pompa insulin eksternal yang memberikan dosis yang tepat. Namun, pengguna masih perlu memberikan
masukan seperti asupan karbohidrat.
NHS menyoroti pentingnya inisiatif ini dengan menyebutkan bahwa 269.095 orang di Inggris hidup dengan diabetes tipe 1, menunjukkan potensi besar manfaat yang dapat diberikan oleh program ini.
Cabang lokal NHS akan mulai mengidentifikasi pasien untuk program ini segera.
Colette Marshall, kepala eksekutif Diabetes UK, menekankan bahwa sistem ini dapat mengubah hidup dan meningkatkan kesehatan serta kualitas hidup penderita diabetes.
Dirinya berharap untuk bekerja sama dengan NHS dan pihak lain untuk memastikan bahwa peluncuran ini berjalan dengan adil dan segera mencapai masyarakat yang membutuhkan. (waf)
Baca juga:
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Sepakat Kerja Sama di Bidang Ekonomi dan Sains, Presiden Brasil Harap Bisa Untungkan 2 Negara
Ilmuwan Peneliti Material Baru Terima Hadiah Nobel Kimia, Temuannya Dapat Bantu Selamatkan Planet
Tiga Ilmuwan Raih Hadiah Nobel Fisika, Berjasa dalam Komputasi Kuantum
Kayak Manusia, Kucing Juga Bisa Kena Demensia
Populasi Serangga Terancam Alterasi Pola El Nino yang Dipicu Perubahan Iklim