Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81

Markas PBB New York Amerika Serikat. Foto: Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia akan menyuarakan sejumlah isu dalam rangkaian Sidang Majelis Umum ke-81 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat.

Salah satu pesan utama yang akan dibawa Indonesia adalah pentingnya membangun ketahanan bersama untuk menghadapi berbagai tantangan global. Menteri Luar Negeri Sugiono dijadwalkan menyampaikan National Statement Indonesia pada Sabtu (26/9).

"Saya akan menyampaikan pandangan Indonesia mengenai perdamaian dan keamanan internasional, mengenai isu Palestina, kemudian penguatan sistem multilateralisme, reformasi PBB, serta penguatan peran Global South," kata Sugiono kepada wartawan, Kamis (24/9).

Baca juga:

Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB

Indonesia Soroti Isu Palestina

Sugiono menjelaskan, dukungan terhadap kemerdekaan Palestina merupakan bagian dari arah kebijakan luar negeri Indonesia sekaligus amanat konstitusi untuk menghapuskan penjajahan di dunia.

Posisi Indonesia yang mendukung kemerdekaan rakyat Palestina dan perdamaian di kawasan tersebut, juga terus disampaikan pemerintah Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai forum nasional maupun internasional.

Setibanya di New York, Sugiono mengikuti sejumlah pertemuan tingkat tinggi dan bilateral yang berkaitan dengan perdamaian Palestina. Salah satunya adalah pertemuan Group of Eight pada Senin (21/9).

Group of Eight merupakan koalisi delapan negara mayoritas Muslim yang aktif mengawal isu Palestina. Anggotanya terdiri atas Indonesia, Qatar, Turki, Mesir, Jordania, Pakistan, Arab Saudi, dan Persatuan Emirat Arab.

Perhatian utama kami adalah memastikan proses perdamaian menghasilkan perubahan nyata di lapangan, yang juga berarti terus mendorong gencatan senjata permanen, memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, serta mempercepat pemulihan dan rekonstruksi Gaza,

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono.

Pertemuan delapan negara tersebut juga tercatat berlangsung di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-81 pada 21 September 2026.

Bahas Implementasi Solusi Dua Negara

Selain pertemuan Group of Eight, Sugiono menghadiri pertemuan The Road Ahead One Year After The New York Declaration.

Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah konkret untuk mendorong implementasi solusi dua negara dan proses perdamaian di Gaza.

Pada tahun sebelumnya, forum tingkat tinggi internasional yang digelar di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB tersebut menghasilkan sebuah roadmap. Tahun ini, negara-negara yang terlibat meninjau kembali komitmen sekaligus membahas langkah konkret untuk implementasinya.

Isu solusi dua negara juga menjadi salah satu pembahasan dalam agenda tingkat tinggi PBB tahun ini. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres dalam pertemuan mengenai solusi dua negara pada 22 September menegaskan kembali pentingnya jalur tersebut bagi perdamaian di kawasan.

Baca juga:

2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan

Indonesia Perkuat Peran MIKTA

Indonesia juga menjadi bagian dari forum konsultasi informal lintas kawasan MIKTA yang beranggotakan Meksiko, Korea Selatan, Turki, dan Australia.

Dalam forum tersebut, Indonesia bertukar pandangan mengenai kondisi multilateralisme serta peran middle powers di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Saya menyampaikan bahwa di tengah berbagai perbedaan yang ada, MIKTA harus dapat menjadi kekuatan yang mampu menjembatani berbagai perbedaan dan kekuatan tersebut dan mendorong kerjasama yang konkret antar bangsa,

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono.

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda para menteri luar negeri MIKTA di sela-sela High-Level Week Sidang Majelis Umum PBB ke-81.

Bahas Kerja Sama ASEAN dan Pacific Alliance

Pertemuan lintas kawasan lainnya yang turut dihadiri Indonesia adalah pertemuan tingkat menteri ASEAN dengan empat negara anggota Pacific Alliance. Keempat negara tersebut yakni Meksiko, Kolombia, Peru, dan Chile.

Sugiono mengatakan pertemuan itu membahas penguatan kemitraan antara kedua kawasan agar dapat memberikan manfaat konkret.

Kerja sama yang dibahas mencakup sejumlah bidang, antara lain pendidikan, pariwisata, digitalisasi, dan kota pintar. (Asp)

#PBB #Sidang PBB #Sugiono #Menteri Luar Negeri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Menlu Sugiono memanfaatkan rangkaian Sidang Umum PBB di New York untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2029-2030.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Indonesia
Indonesia Tekan Perjanjian Bebas Visa dengan 3 Negara
Perjanjian tersebut mulai berlaku setelah Menteri Luar Negeri Sugiono menandatangani pakta perjanjian dengan ketiga negara.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Tekan Perjanjian Bebas Visa dengan 3 Negara
Indonesia
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Menlu Sugiono akan menyampaikan National Statement Indonesia di Sidang Umum PBB ke-81, membawa isu Palestina, multilateralisme hingga Global South.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Dunia
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Debat umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Indonesia
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
PAM Jaya mewakili Indonesia di New York, Amerika Serikat. PAM Jaya menargetkan pengelolaan air Jakarta selesai 2029.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Dunia
Dunia Lebih Besar dari 5 Negara, Presiden Erdogan Usul Hak Veto PBB Dihapus
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan serukan penghapusan hak veto dan keanggotaan tetap DK PBB demi tatanan dunia yang lebih adil. Simak usulan lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Dunia Lebih Besar dari 5 Negara, Presiden Erdogan Usul Hak Veto PBB Dihapus
Indonesia
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Delegasi Indonesia juga akan memanfaatkan momentum Sidang Majelis Umum PBB tahun ini untuk meluncurkan kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029—2030.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Bagikan