Indonesia Rumuskan Kebijakan Disabilitas Multisektor, Inklusif dan Integratif

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 09 Mei 2019
Indonesia Rumuskan Kebijakan Disabilitas Multisektor, Inklusif dan Integratif

Presiden Jokowi dan Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita (Foto: OJI/Humas Setkab)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah Indonesia merumuskan kebijakan disabilitas yang multisektor, inklusif dan integratif dalam rangka memberikan dan memudahkan akses penyandang disabilitas untuk terlibat aktif sebagai aktor pembangunan.

"Disadari bahwa perwujudan aksesibilitas merupakan langkah awal yang sangat penting agar penyandang disabilitas dapat melakukan mobilitas tanpa hambatan," Ujar Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Rabu (8/5).

Kebijakan menuju aksesibilitas diwujudkan melalui berbagai program pembangunan aksesibilitas di berbagai sektor. Indonesia juga terus berkomitmen terhadap upaya pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dimulai dengan meratifikasi konvensi hak-hak penyandang disabilitas pada 2011.

Ilustrasi penyandang disabilitas
Ilustrasi penyandang disabilitas (Foto: pixabay)

Menurut Agus, Indonesia juga telah menerbitkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas dan sedang menyusun peraturan pemerintah dalam rangka memperkuat implementasinya.

Regulasi ini telah dan akan menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pelindungan, pemenuhan dan pemajuan hak penyandang disabilitas di semua wilayah Indonesia, serta menjadi referensi utama peraturan daerah yang akan mendukung implementasi dan koordinasi dalam pemajuan kesejahteraan sosial bagi penyandang disabilitas.

BACA JUGA: Implementasi UU Disabilitas Dinilai Masih Lemah dan Belum Merata

Populasi Penyandang Disabiilitas menurut Susenas 2018 adalah 264.226.891 orang. Data Badan Pusat Statistik tahun 2018 mengungkapkan kurang lebih 30 juta penduduk Indonesia merupakan penyandang disabilitas, di mana sebagian besarnya adalah perempuan, tinggal di wilayah pedesaan, dan memiliki disabilitas ganda.

Capaian Pemerintah Indonesia dalam rangka pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, antara lain; pertama, Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin akses bagi penyandang disabilitas terhadap lingkungan fisik, transportasi, informasi dan komunikasi, serta akses terhadap fasilitas dan jasa pelayanan lain.

Langkah langkah tersebut antara lain pembangunan fasilitas gedung atau bangunan layanan publik yang akses, pengembangan kota ramah disabilitas, desa inklusi di beberapa kabupaten dan kota dan pembangunan sistem transportasi publik akses seperti Moda Raya Terpadu (MRT), sistem Transjakarta, dan penyediaan mobil akses.

BACA JUGA: Dikritik Minimnya Peluang Penyandang Disabilitas Bekerja di Perusahaan

Kedua, Indonesia telah sukses menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Asian Para Games 2018 yang menjadi sebuah ajang internasional yang mempertemukan atlet disabilitas berprestasi dari seluruh Asia untuk bertanding dan berkompetisi dalam berbagai cabang olahraga.

Ajang itu diikuti oleh sekitar 3.800 atlet dan pejabat dari 42 negara dalam 18 cabang olah raga dan 556 nomor pertandingan.

Ketiga, pada penyelenggaraan pemilihan umum 2019, Indonesia telah membangun dialog dengan semua pemangku kepentingan, termasuk penyandang disabilitas dalam merumuskan aspek-aspek yuridis dan teknis pelaksanaan pemilu yang aksesibel dan inklusif.

"Penyediaan aksesibilitas pada saat pemungutan dan penghitungan suara merupakan suatu upaya untuk menjamin bahwa penyandang disabilitas dapat menggunakan hak suaranya di bilik suara dengan mudah," ujarnya.

Ilustrasi disabilitas

Keempat, Pemerintah Indonesia terus mendorong penyerapan tenaga kerja disabilitas di sektor formal dan informal, salah satunya melalui pengembangan disability entrepreneurship seperti hometown improvement yang diinisiasi oleh Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas sebagai Unit Pelaksana Teknis pada Kementerian Sosial di 13 wilayah.

Kelima, Indonesia sedang mengembangkan lingkungan inklusi bagi penyandang disabilitas baik di bidang pendidikan maupun pekerjaan dengan pembentukan Unit Layanan Disabilitas yang akan memastikan hak-hak penyandang disabilitas dapat dipenuhi seperti aksesibilitas, alat bantu, pendampingan dan kebutuhan lainnya sesuai dengan karakteristik disabilitas.

Keenam, pengembangan program perlindungan sosial terintegrasi melalui Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 95.737 penyandang disabilitas berat dalam 91.508 Keluarga Penerima Manfaat dan program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas bagi 22.500 penyandang disabilitas merupakan kebijakan krusial yang sedang dijalankan Pemerintah Indonesia.

BACA JUGA: Pesan Jokowi Saat Menghadiri Perayaan Hari Disabilitas Internasional

Di samping itu, sebagaimana dikutip Antara, Indonesia juga menyelenggarakan program rehabilitasi sosial bagi kurang lebih 27.500 panyandang disabilitas termasuk didalamnya pemberian alat bantu penyandang disabilitas kepada 6.000 - 8.000 orang pertahun dengan bekerjasama dengan Lembaga-lembaga donatur.

Ketujuh, Indonesia juga membuka diri dan bekerja sama dengan negara lain dalam mewujudkan masyarakat inklusi. Wujud kerjasama tersebut di antaranya adalah pengembangan kapasitas sumber daya manusia penyandang disabilitas agar menjadi tenaga ahli di bidangnya dan berperan aktif menyumbangkan gagasan serta pemikiran dalam pemajuan hak penyandang disabilitas. (*)

#Agus Gumiwang #Penyandang Disabilitas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Buka Pintu Lapangkan Hati, Kisah Driver Blue Bird Layani Penumpang Disabilitas
Menemukan transportasi bagi kaum disabilitas merupakan tantangan tersendiri.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Buka Pintu Lapangkan Hati, Kisah Driver Blue Bird Layani Penumpang Disabilitas
Berita Foto
Wacana Lahan Eks Pasar Taman Puring Disulap Jadi RTH Setara yang Ramah Disabilitas
Suasana lahan kosong eks Pasar Taman Puring yang akan dibangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) Setara di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 27 Oktober 2026
Wacana Lahan Eks Pasar Taman Puring Disulap Jadi RTH Setara yang Ramah Disabilitas
Indonesia
Kemensos Dukung Kehadiran Shadow Teacher di Sekolah Rakyat, Bantu Dampingi Siswa Disabilitas
Guru pendamping ini punya peranan yang penting bagi siswa disabilitas.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Kemensos Dukung Kehadiran Shadow Teacher di Sekolah Rakyat, Bantu Dampingi Siswa Disabilitas
Indonesia
Kemensos Ungkap Alasan di Masih Ada Sekolah yang Tolak Siswa Disabilitas
Kementerian Sosial menginginkan semua anak disasbilitas apa pun jenisnya dari disabilitas yang terlihat dan tidak terlhat dapat menikmati layanan pendidikan dari negara.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Kemensos Ungkap Alasan di Masih Ada Sekolah yang Tolak Siswa Disabilitas
Indonesia
Pramono Setuju Taman Puring Direvitalisasi Jadi Taman Disabilitas, Pedagang Dicarikan Tempat Baru
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bakal merevitalisasi Taman Puring menjadi Taman Disabilitas.
Soffi Amira - Senin, 26 Oktober 2026
Pramono Setuju Taman Puring Direvitalisasi Jadi Taman Disabilitas, Pedagang Dicarikan Tempat Baru
Indonesia
PP Nomor 31 Tahun 2026 Resmmi Terbit, ini Keuntungannya untuk Disabilitas Indonesia
Peraturan ini sangat dinantikan karena membuka kemudahan dan kesempatan yang luas bagi penyandang disabilitas.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
PP Nomor 31 Tahun 2026 Resmmi Terbit, ini Keuntungannya untuk Disabilitas Indonesia
Indonesia
JHL Foundation Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa dan Anak Disabilitas di Bajawa
JHL Foundation menyalurkan bantuan untuk warga Bajawa, NTT. Bantuan tersebut juga diberikan kepada anak disabilitas.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
JHL Foundation Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa dan Anak Disabilitas di Bajawa
Fashion
Intip Kelebihan Teknologi 'Rekat', Bra Inovasi Terbaru Fesyen Inklusif dari Kampus Kuning UI
Data BPS 2023, terdapat sekitar 22,97 juta jiwa penyandang disabilitas di Indonesia, setara dengan 8,5 persen dari total penduduk.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
Intip Kelebihan Teknologi 'Rekat', Bra Inovasi Terbaru Fesyen Inklusif dari Kampus Kuning UI
Indonesia
Tokoh Indonesia Pimpin Federasi Olahraga Disabilitas Asia Tenggara
Negara-negara di ASEAN itu masih banyak yang memarjinalkan masyarakat difabel.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Tokoh Indonesia Pimpin Federasi Olahraga Disabilitas Asia Tenggara
Indonesia
Kemenperin Rilis Aturan Baru, Pengelolaan Lingkungan Kawasan Industri Kini Berbasis Risiko
Kemenperin menerbitkan Permenperin 2/2026 tentang pengelolaan lingkungan kawasan industri berbasis risiko untuk dorong investasi dan efisiensi perizinan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Kemenperin Rilis Aturan Baru, Pengelolaan Lingkungan Kawasan Industri Kini Berbasis Risiko
Bagikan