Pesan Jokowi Saat Menghadiri Perayaan Hari Disabilitas Internasional

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 03 Desember 2018
Pesan Jokowi Saat Menghadiri Perayaan Hari Disabilitas Internasional

Jokowi hadir dalam perayaan Hari Disabilitas Internasional (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BOLEH saja penyandang disabilitas memiliki kekurangan. Tapi Hal itu enggak pernah mematahkan semangat mereka untuk berkarya. Begitulah setidaknya yang disampaikan presiden Joko Widodo atau Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara peringatan Hari Disabilitas Internasional di Summarecon Mal Bekasi, Senin (3/12).

Acara tersebut berlangsung meriah dengan menghadirkan talkshow juga hiburan dari penyanyi Tulus. Selain itu, terdapat juga puluhan tenant yang memiliki produk untuk kaum disabilitas. Contohnya alat bantu dengar (ABD) untuk mereka yang tuli.

Acara yang dihelat oleh Kementerian Sosial ini telah berlangsung sejak hari Minggu kemarin (02/12) dan hari ini (03/12) merupakan puncaknya. Dalam kesempatan ini Jokowi enggak hanya merayakan kehadiran kaum disabilitas. Tapi juga mengingatkan dan berpesan kepada masyarakat yang enggak memiliki kekurangan untuk selalu semangat menjalani hidup ini.

1. Ingin setiap masyarakat bekerja Keras

Jokowi ingin masyarakat tanpa kekurangan sama-sama berkarya seperti kaum difabel (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Ayo, kamu harus semangat. Jangan mau kalah dengan penyandang disabilitas yang tetap semangat beraktivitas. Enggak percaya? Contoh gampangnya ialah para atlet Asian Para Games. Dengan keterbatasan yang dimiliki mereka tetap bisa menjadi seorang atlet. ”Saya berpesan yang hadir di sini supaya untuk selalu bekerja keras," kata Jokowi yang mengenakan kaus kerah berwarna biru.

2. Jokowi perintahkan Kementerian Sosial membuat pabrik untuk pekerja disabilitas

Jokowi perintahkan agar Kementerian Sosial segera membangun Pabrik khusus penyandang disabilitas (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Jokowi bercerita, beberapa tahun silam ia sempat mendapatkan usulan untuk membangun pabrik yang khusus mempekerjakan kaum disibilitas. Tapi sayangnya, usulan tersebut belum terlaksanakan hingga sekarang. Karena itu, dalam kesempatan ini ia juga mengingatkan Kementerian Sosial untuk segera melaksanakan usul tersebut. ”Saya perintahkan kemensos untuk mempersiapkan hal ini,” seru Jokowi.

3. Pabrik khusus penyandang disabilitas akan membuat kaum difabel berkarya

Pabrik khusus penyandang disabilitas sebagai ruang untuk berkarya (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Menurut Jokowi, pabrik tersebut bukan hanya untuk sekadar memberikan pekerjaan atau profesi kepada penyandang disabilitas. Karena pabrik itu dibuat khusus untuk mereka, ia yakin kedepannya kaum difabel akan semakin berkarya dengan bekerja di sana. Kata Jokowi pabrik tersebut bisa saja pabrik garment atau pabrik yang memiliki inovasi. "Jadi ini (pabrik) akan menjadi ruang mereka untuk berkarya," tukasnya.

Sahabat Merah Putih, syukuri selalu keadaan kamu ya. Jangan pernah mengeluh karena kamu enggak memiliki keterbatasan. (ikh)

Baca juga: Cerita Dibalik Jokowi Menggunakan Sneakers Lokal Yoga FlexKnit v2.0 Carbon Black

#Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Tujuh teman sekolah Jokowi di SMAN 6 Solo akan menjadi saksi sidang kasus ijazah palsu. Mereka tinggal menunggu panggilan.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Indonesia
Ijazah Gibran Digugat ke MK oleh Denny Indrayana, Jokowi: Masak Disuruh Paket C Lagi
Wapres Gibran sudah menempuh pendidikan SD 16 Surakarta, SMPN 1 Surakarta, SMA di Orchid Park Secondary School di Singapura, dan kemudian di O-Level.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ijazah Gibran Digugat ke MK oleh Denny Indrayana, Jokowi: Masak Disuruh Paket C Lagi
Indonesia
Kubu Roy Suryo Sebut Dakwaan Fitnah Ijazah Jokowi Terlalu Prematur, tak Ada Forum Resmi yang Menguji
Pasal tersebut dinilai terlalu dini karena belum ada forum resmi yang menyatakan ijazah Jokowi yang dipersoalkan benar-benar asli atau palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kubu Roy Suryo Sebut Dakwaan Fitnah Ijazah Jokowi Terlalu Prematur, tak Ada Forum Resmi yang Menguji
Bagikan