Indonesia Prihatin Meningkatnya Eskalasi Konflik Palestina-Israel

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 08 Oktober 2023
Indonesia Prihatin Meningkatnya Eskalasi Konflik Palestina-Israel

Dalam foto yang diambil pada 11 Mei 2021 ini, terlihat asap hitam mengepul ke langit akibat ledakan yang disebabkan rentetan serangan Israel di Kota Younis di Jalur Gaza bagian selatan. ANTARA/Yasser

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia menyuarakan keprihatinannya atas peningkatan eskalasi konflik antara Palestina dan Israel yang menyebabkan korban tewas ratusan jiwa. Indonesia mendesak agar kekerasan itu segera dihentikan.

"Indonesia sangat prihatin dengan meningkatnya eskalasi konflik antara Palestina-Israel. meminta agar tindakan kekerasan segera dihentikan guna menghindari jumlah korban manusia semakin bertambah," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Indonesia di akun resmi platform X miliknya pada Minggu (8/10).

Baca Juga

Israel - Palestina Memanas, Ratusan Warga Meninggal

Kemlu juga mendesak agak akar konflik tersebut, yaitu pendudukan wilayah Palestina oleh Israel harus diselesaikan, sesuai parameter yang sudah disepakati PBB.

Konflik antara Palestina dan Israel di wilayah Jalur Gaza meletus menyusul ketegangan yang terjadi setelah penutupan pintu masuk dan keluar di wilayah tersebut pada beberapa waktu sebelumnya.

Dalam konflik tersebut, Perdana Menteri Israel Netanyahu telah menyatakan perang terbuka terhadap Palestina.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina pada Sabtu (7/10) mengatakan bahwa mengakhiri pendudukan Israel di wilayah Palestina adalah satu-satunya jaminan terhadap perdamaian, keamanan dan stabilitas di kawasan.

Baca Juga

Kapolri Turunkan Tim Asistensi Pengusutan Dugaan Pemerasan oleh Pimpinan KPK

Dalam sebuah pernyataan, kementerian tersebut menyatakan mereka telah berulang kali memperingatkan bahwa jika konflik Israel-Palestina tidak diselesaikan dan rakyat Palestina tidak diberikan hak untuk menentukan nasib sendiri, maka akan ada konsekuensi yang serius.

"Kami juga telah memperingatkan konsekuensi dari provokasi dan serangan yang dilakukan setiap hari, terorisme yang terus berlanjut oleh para pemukim dan pasukan pendudukan Israel, serta penggerebekan terhadap Masjid Al Aqsa dan situs-situs suci Kristen dan Islam," tulis kantor berita Palestina WAFA.

Pernyataan itu disampaikan atas respons kondisi saat ini ketika Israel sedang melancarkan serangan ke Jalur Gaza. Serangan tersebut dilakukan sebagai balasan atas rentetan roket yang diluncurkan pasukan militan Palestina ke wilayah Israel pada Sabtu pagi waktu setempat. (*)

Baca Juga

Korlantas Kerahkan 103 Kendaraan Listrik Kawal VVIP KTT AIS

#Kementerian Luar Negeri #Israel #Konflik Palestina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
ShowBiz
IMDb Mulai Pakai Istilah 'Occupied Palestinian Territories' di Sejumlah Film, Israel Keberatan
IMDb mengubah data sejumlah film Israel menjadi Occupied Palestinian Territories. Namun, distribusi Israel mengajukan keberatan.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
IMDb Mulai Pakai Istilah 'Occupied Palestinian Territories' di Sejumlah Film, Israel Keberatan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Dunia
Ekstremis Sayap Kanan Israel Persekusi Orangtua Pembuat Film Dokumenter Palestina 'Naza'
Aksi persekusi dipimpin langsung oleh provokator Propemerintah Mordechai David dan Roy Star.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Ekstremis Sayap Kanan Israel Persekusi Orangtua Pembuat Film Dokumenter Palestina 'Naza'
Dunia
Pemimpin BRICS Kecam dan Serukan Isrel Tarik Pasukan dari Palestina dan Lebanon dan Suriah
Para pemimpin BRICS juga menyatakan “komitmen terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan keutuhan wilayah Suriah”.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Pemimpin BRICS Kecam dan Serukan Isrel Tarik Pasukan dari Palestina dan Lebanon dan Suriah
ShowBiz
Jennie BLACKPINK Kena Imbas Kontroversi Adidas, Penggemar Mulai Desak Putus Kerja Sama
Jennie BLACKPINK terseret seruan boikot Adidas setelah iklan di Israel menuai kritik. Jennie disebut tak terlibat dalam kampanye yang kontroversial.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Jennie BLACKPINK Kena Imbas Kontroversi Adidas, Penggemar Mulai Desak Putus Kerja Sama
Dunia
Bantuan Kemanusian ke Gaza Masih Dihambat Israel, 95 Persen Warga Gaza Butuh Bantuan
Sebelas negara Eropa dan Kanada mengumumkan rencana untuk memberlakukan pembatasan nasional terhadap perdagangan barang dengan permukiman Israel yang dinilai ilegal
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Bantuan Kemanusian ke Gaza Masih Dihambat Israel, 95 Persen Warga Gaza Butuh Bantuan
Fashion
Adidas Minta Maaf karena Pekerjakan Mantan Tentara Israel dalam Kampanye Iklan
Adidas mengakui materi promosi yang digunakan tim lokal telah menimbulkan kekhawatiran di tengah publik.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Adidas Minta Maaf karena Pekerjakan Mantan Tentara Israel dalam Kampanye Iklan
Dunia
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Kemungkinan masih ada korban tewas yang tertimbun di bawah reruntuhan rumah yang hancur atau di jalan-jalan yang belum dapat dijangkau tim ambulans dan pertahanan sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Bagikan