Indonesia Perkuat Kerja Sama Ekonomi Hijau dengan Selandia Baru

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 01 Juli 2025
Indonesia Perkuat Kerja Sama Ekonomi Hijau dengan Selandia Baru

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti saat peresmian pabrik pertama AC Daikin di Cikarang, Bekasi, Jabar, Rabu (14/5/2025). ANTARA/HO-Kemendag

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - INDONESIA terus memperkuat kerja sama bilateral dengan Selandia Baru di sektor ekonomi hijau. Di masa depan, sektor ekonomi hijau diyakini menjadi faktor penting yang tidak dapat diabaikan.

Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan pihaknya menyambut baik kesempatan berharga ini untuk memperkuat kerja sama bilateral dalam isu ekonomi hijau.

"Kami mengakui kepemimpinan Selandia Baru dalam sektor ekonomi hijau dan melihat pertemuan ini sebagai platform untuk berbagi pengalaman, menyelaraskan prioritas, dan mengeksplorasi potensi kerja sama lebih lanjut," jelas Wamendag Roro dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Perubahan Iklim Selandia Baru Simon Watts di Auckland, Selandia Baru, Senin (30/6).

Wamendag Roro menyampaikan beberapa hal terkait dengan komitmen Indonesia di isu iklim dunia untuk menciptakan ekonomi hijau. Lebih lanjut, Wamendag Roro menjelaskan
target Indonesia pada Nationally Determined Contribution (NDC) 2023 yakni pengurangan emisi sebesar 31,89 persen (tanpa syarat) dan 43,2 persen (dengan dukungan internasional) pada 2030

Baca juga:

Bertemu Pimpinan Ceko, Puan Singgung Kerja Sama Ekonomi Hijau


Di samping itu, Indonesia berkomitmen untuk mencapai net zero emissions (NZE) paling lambat pada 2060. Komitmen ini merupakan bagian penting dari upaya Indonesia untuk menjadi negara ekonomi maju. "Indonesia juga sedang menyelesaikan rancangan undang-undang energi baru energi terbarukan (RUU EBET) untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan," terang Wamendag Roro.

Lebih lanjut, Wamendag Roro menerangkan Indonesia saat ini memiliki beberapa strategi dalam melakukan transisi energi dan ekonomi hijau di antaranya dengan diversifikasi energi, adopsi kendaraan listrik di sektor transportasi, mekanisme penetapan harga, dan pembiayaan karbon serta mempraktikkan perdagangan hijau.

"Transisi energi diharapkan dapat sepenuhnya terwujud pada 2030. Kami berharap Selandia Baru dapat menjadi mitra kolaboratif dalam mewujudkan target tersebut," ungkap Wamendag Roro.

Dalam pertemuan ini, Wamendag Roro juga mengajak Selandia Baru untuk meningkatkan kerja sama dan berinvestasi untuk mendorong ekonomi hijau dan perdagangan yang berkelanjutan di Indonesia.

Menurutnya, kedua negara memiliki keunggulan komparatif dan juga kepentingan bersama, mengingat posisi geologis keduanya yang berada di wilayah rantai cincin api. Ia berpandangan banyak peluang bagi kedua negara untuk melakukan perdagangan bilateral berkelanjutan. Peluang ini dapat dimanfaatkan di antaranya melalui kerja sama pengolahan limbah menjadi sumber energi terbarukan, peningkatan kapasitas para petani, nelayan serta perdagangan produk hortikultura dan perikanan.

"Selanjutnya, bersama-sama kami akan memastikan bahwa perdagangan berkelanjutan dan ekonomi hajau dapat segera dilaksanakan, inklusif, dan saling menguntungkan," tutupnya.(Asp)


Baca juga:

Konsep Ekonomi Hijau dan Digital Versi Jokowi di IKN

#Kemendag #Selandia Baru #Ekonomi Hijau
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Ekspor Perdana 23 Ton Durian Beku ke China dengan Nilai Rp 2 Miliar
Menunjukkan komitmen Indonesia dalam memperkuat posisinya sebagai pemasok produk hortikultura berkualitas tinggi di pasar internasional.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Indonesia Ekspor Perdana 23 Ton Durian Beku ke China dengan Nilai Rp 2 Miliar
Indonesia
Kemendag Terima 7.887 Laporan Konsumen Sepanjang 2025, 99 Persen Ditangani
Laporan konsumen tersebut yang meliputi sektor elektronik, kendaraan bermotor, dan sistem pembayaran.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Kemendag Terima 7.887 Laporan Konsumen Sepanjang 2025, 99 Persen Ditangani
Dunia
6 Paus Pilot Mati Terdampar di Pantai Terpencil Selandia Baru, 15 Ekor masih Berusaha Diselamatkan
Para relawan menyiram paus-paus itu dengan ember berisi air untuk menjaga tubuh mereka tetap dingin.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
6 Paus Pilot Mati Terdampar di Pantai Terpencil Selandia Baru, 15 Ekor masih Berusaha Diselamatkan
Indonesia
Kemendag Salurkan 100 Tenda Darurat untuk Pedagang Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana pegawai Kemendag, pelaku usaha, dan masyarakat umum melalui program Kemendag Peduli.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Kemendag Salurkan 100 Tenda Darurat untuk Pedagang Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
Indonesia
Pantau Bahan Kebutuhan Pokok di Pasar Senen dan Johar Baru, Wamendag: Stok Aman Jelang Tahun Baru 2026
Wamendag Roro memastikan stok bahan kebutuhan pokok dalam kondisi aman dengan tren harga yang stabil dan cenderung turun.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
Pantau Bahan Kebutuhan Pokok di Pasar Senen dan Johar Baru, Wamendag: Stok Aman Jelang Tahun Baru 2026
Indonesia
Jelang Nataru, Pemerintah Siap Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok
Namun, langkah antisipatif diperlukan, terutama terkait dengan potensi gangguan akibat faktor yang dapat memengaruhi panen dan kualitas produk.
Dwi Astarini - Senin, 08 Desember 2025
 Jelang Nataru, Pemerintah  Siap Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok
Indonesia
Indonesia Perdana Kirim Produk Tetes Tebu ke Australia, Buka Diversifikasi Ekspor
Nilai ekspor produk tetes tebu Indonesia ke dunia pada Januari–September 2025 adalah USD 3,48 juta. Negara tujuan utama ekspor Indonesia adalah Guinea, Somalia, Siera Leone, Pantai Gading, dan Malaysia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Desember 2025
Indonesia Perdana Kirim Produk Tetes Tebu ke Australia, Buka Diversifikasi Ekspor
Indonesia
Kemendag Intensifkan Pengawasan Distribusi MINYAKITA Jelang Nataru
Pengawasan distribusi MINYAKITA menjelang Nataru 2026, memastikan ketersediaan stok dan kesesuaian harga MINYAKITA di tingkat konsumen.
Dwi Astarini - Sabtu, 06 Desember 2025
Kemendag Intensifkan Pengawasan Distribusi MINYAKITA Jelang Nataru
Indonesia
Bayar Pajak Tidak Bikin Perdagangan Baju Bekas Bisa Legal
Pada dasarnya seluruh barang bekas tidak boleh diimpor. Namun, ada pengecualian khusus untuk barang modal tidak baru (BMTB), seperti mesin-mesin dengan kriteria tertentu yang diperlukan untuk industri.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 November 2025
Bayar Pajak Tidak Bikin Perdagangan Baju Bekas Bisa Legal
Indonesia
Tak Lagi Kompromi, Pakaian Bekas Impor Bakal Langsung Dimusnahkan
Kementerian Perdagangan (Kemendag) memusnahkan 500 balpres dari total 19.391 balpres pakaian bekas impor
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 November 2025
Tak Lagi Kompromi, Pakaian Bekas Impor Bakal Langsung Dimusnahkan
Bagikan