MerahPutih.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia (APCASI) memfasilitasi enam perusahaan komoditas cangkang kernel kelapa sawit Indonesia ke Jepang
Pertemuan bisnis yang menghasilkan kontrak dagang senilai USD 138,2 juta tersebut merupakan bagian dari rangkaian misi dagang bertajuk 'Business Meeting of Indonesia Palm Kernel Shell'.
Baca Juga
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi mengatakan, pelaksanaan pertemuan bisnis ini merupakan langkah kongkret pemerintah pusat, perwakilan RI di Jepang, dan asosiasi dalam meningkatkan ekspor komoditas cangkang kernel kelapa sawit Indonesia ke Negeri Sakura.
"Indonesia merupakan salah satu negarapenghasil komoditas cangkang kernel kelapa sawit. Pada 2021, sebesar 87,1 persentujuan ekspor cangkang kernel kelapa sawita dalah negara Jepang," ujar Didi Sumedi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (29/9)
Baca Juga
Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi menyampaikan, Indonesia merupakan mitra alami Jepang. Artinya, Indonesia dan Jepang sudah memiliki hubungan diplomatik sejak 1958. Jepang juga merupakan salah satu mitra dagang dan investor terbesar bagi Indonesia.
Dalam hal energi terbarukan, Pemerintah Jepang berkomitmen meningkatkan pembangunan pembangkit listrik yang bersumber dari bahan energi terbarukan sehingga memerlukan pasokan yang berkualitas dan stabil.
Menurutnya, Indonesia sebagai penghasil cangkang kernel kelapa sawit terbesar, sangat mungkin untuk memenuhi permintaan produk tersebut di Jepang untuk sumber energi biomassa.
"Sehingga, Indonesia dapat terus meningkatkan perannya sebagai pemasok cangkangkernelkelapa sawitutama ke Jepang. Pelaksanaan pertemuan bisnis ini juga dapat mendorong kerja sama bisnis ke bisnis (business to business) dan meningkatkan ekspor Indonesia di sektor energi terbarukan khususnya cangkang kernel kelapa sawit," ungkap Dubes Heri. (Asp)
Baca Juga
Food Station dan Tulip Taibah Internasional Kerjasama Ekspor Beras ke Arab Saudi

