Sepak Bola

Imbas Wabah Corona, Sejumlah Rektor PTN Batalkan Kunjungan ke Kampus MIT Amerika

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 11 Maret 2020
 Imbas Wabah Corona, Sejumlah Rektor PTN Batalkan Kunjungan ke Kampus MIT Amerika

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Jamal Wiwoho. (MP/Ismai

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sejumlah rektor perguruan tinggi (PT) di Indonesia terpaksa membatalkan kunjungan ke kampus Massachusetts Institute of Technology (MIT) Amerika Serikat (AS) lantaran terkena imbas virus corona.

Pembatalan tersebut akibat wabah wabah virus corona atau COVID-19 yang menyerang Asia, Timur Tengah, dan Eropa.

Baca Juga:

Pemerintah Harus Lebih Masif Sosialisasikan Ancaman Virus Corona

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Jamal Wiwoho mengaku sebagai salah satu peserta yang mendapatkan undangan untuk menghadiri acara riset. Ia sangat menyayangkan tidak bisa menghadiri undangan yang cukup penting tersebut.

Imbas virus corona, sejumlah rektor batal studi banding ke MIT Amerika Serikat
Rektor UNS Surakarta Prof Jamal Wiwoho ungkap dampak corona membuat para rektor PTN gagal penuhi undangan Kampus MIT Amerika Serikat (MP/Ismail)

"Tidak hanya saya yang gagal berangkat, ada juga dari PTN BLU (Badan Layanan Umum). Ada enam peserta lainnya berasal dari PTN BH (badan hukum) juga gagal berangkat," kata dia.

Jamal membeberkan mendapatkan undangan dari Kampus MIT Amerika untuk belajar bagaimana me-manage perguruan tinggi. Namun, karena ada virus corona batal dilaksa.

"Dari kampus UNS Surakarta juga sudah mengeluarkan SE Nomor 1231/UN27/HK/2020 tentang ‘Kewaspadaan Dini Terkait Wabah Virus Corona (COVID-19). Melalui SE tersebut salah satunya intinya adalah agar seluruh Civitas Akademika UNS Surakarta menunda perjalanan ke luar negeri," paparnya.

Baca Juga:

Akibat Virus Corona, Harga Rempah-Rempah di Pasar Senen Naik

Jamal menambahkan, travel warning akibat virus Corona tersebut juga belum diketahui kapan akan berakhir sehingga kegiatan di AS tersebut juga belum diketahui kapan dijadwalkan ulang.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Dampak Virus Corona, Angka Kredit Macet di Solo Tembus 10,26 Persen

#Virus Corona #UNS Surakarta #Rektor #Amerika Serikat
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Indonesia
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Iran menuntut Amerika Serikat untuk segera mencairkan sedikitnya 50 persen aset asing miliknya setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Olahraga
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D lengkap dengan jadwal pertandingan, analisis kekuatan Amerika Serikat, Turki, Paraguay, Australia, dan peluang lolos.
ImanK - Kamis, 04 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Dunia
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Pemerintah Iran mengecam keras serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Pulau Qeshm dan sebuah kapal tanker minyak milik mereka di Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Olahraga
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Amerika Serikat mewajibkan tes Ebola di semua bandara utama untuk mencegah penyebaran wabah selama Piala Dunia FIFA 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Indonesia
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa menghasilkan terobosan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Dunia
Di Tengah Proses Negosiasi, Militer AS Hancurkan 2 Kapal Garda Revolusi di Pelabuhan Iran
Militer AS menghancurkan dua kapal IRGC dan sistem rudal di Bandar Abbas, Iran. Insiden ini terjadi di tengah negosiasi dengan Iran, diduga sebagai serangan defensif.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Di Tengah Proses Negosiasi, Militer AS Hancurkan 2 Kapal Garda Revolusi di Pelabuhan Iran
Dunia
AS Lakukan Serangan ke Iran, Kapal IRGC dan Sistem Rudal Permukaan di Bandar Abbas Jadi Target
Militer Amerika Serikat dilaporkan telah menghancurkan dua kapal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan sebuah sistem rudal permukaan-ke-udara di kota pelabuhan Bandar Abbas, Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
AS Lakukan Serangan ke Iran, Kapal IRGC dan Sistem Rudal Permukaan di Bandar Abbas Jadi Target
Bagikan