Imbas Wabah Corona, Sejumlah Rektor PTN Batalkan Kunjungan ke Kampus MIT Amerika
Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Jamal Wiwoho. (MP/Ismai
MerahPutih.Com - Sejumlah rektor perguruan tinggi (PT) di Indonesia terpaksa membatalkan kunjungan ke kampus Massachusetts Institute of Technology (MIT) Amerika Serikat (AS) lantaran terkena imbas virus corona.
Pembatalan tersebut akibat wabah wabah virus corona atau COVID-19 yang menyerang Asia, Timur Tengah, dan Eropa.
Baca Juga:
Pemerintah Harus Lebih Masif Sosialisasikan Ancaman Virus Corona
Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Jamal Wiwoho mengaku sebagai salah satu peserta yang mendapatkan undangan untuk menghadiri acara riset. Ia sangat menyayangkan tidak bisa menghadiri undangan yang cukup penting tersebut.
"Tidak hanya saya yang gagal berangkat, ada juga dari PTN BLU (Badan Layanan Umum). Ada enam peserta lainnya berasal dari PTN BH (badan hukum) juga gagal berangkat," kata dia.
Jamal membeberkan mendapatkan undangan dari Kampus MIT Amerika untuk belajar bagaimana me-manage perguruan tinggi. Namun, karena ada virus corona batal dilaksa.
"Dari kampus UNS Surakarta juga sudah mengeluarkan SE Nomor 1231/UN27/HK/2020 tentang ‘Kewaspadaan Dini Terkait Wabah Virus Corona (COVID-19). Melalui SE tersebut salah satunya intinya adalah agar seluruh Civitas Akademika UNS Surakarta menunda perjalanan ke luar negeri," paparnya.
Baca Juga:
Akibat Virus Corona, Harga Rempah-Rempah di Pasar Senen Naik
Jamal menambahkan, travel warning akibat virus Corona tersebut juga belum diketahui kapan akan berakhir sehingga kegiatan di AS tersebut juga belum diketahui kapan dijadwalkan ulang.(*)
Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.
Baca Juga:
Dampak Virus Corona, Angka Kredit Macet di Solo Tembus 10,26 Persen
Bagikan
Berita Terkait
Drone Iran Ditembak Jatuh Saat Dekati Kapal Perang USS Abraham Lincoln di Laut Arab
Setelah Selat Hormuz, Militer AS Tingkatkan Kekuatan di Teluk Persia
Iran Siap Lawan Amerika, Uni Eropa Tambah Sanksi ke Pejabat Teheran
Amerika Serikat dan Iran di Ambang Perang, DPR RI Minta Pemerintah Indonesia Siapkan Evakuasi WNI
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa