Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan

Presiden AS Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghadapi pukulan politik serius setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang mayoritas dikendalikan Partai Republik meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran. Resolusi itu mewajibkan Trump memperoleh persetujuan DPR sebelum melanjutkan perang terhadap Iran.

Baca juga:

Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai

Resolusi didukung 215 anggota DPR dan ditentang 208 legislator. Menariknya, empat anggota Partai Republik dari negara bagian swing states—Thomas Massie, Brian Fitzpatrick, Warren Davidson, dan Tom Barrett—membelot mendukung resolusi yang diajukan Demokrat. Fakta ini menjadi sinyal kuat adanya pergeseran politik yang bisa memengaruhi peta elektoral dalam Pemilu Sela November mendatang.

Publik AS Menolak Perang Iran

Meski resolusi DPR tidak mengikat presiden, dukungan dari sejumlah anggota Partai Republik memperlihatkan lemahnya dukungan politik terhadap proyek Trump di Iran. Sebulan sebelumnya, empat senator Republik juga menyempal mendukung prakarsa serupa di Senat.

Baca juga:

Trump Tetap Pertahankan Blokade Menuju Selat Hormuz Sampai Perjanjian Damai Disepakati

Opini publik di AS pun sejalan dengan langkah legislatif. Survei University of Maryland Critical Issues Poll pada 15–21 Mei 2026 menunjukkan 56 persen rakyat menilai perang Iran lebih banyak membawa dampak negatif bagi AS. Hanya 12 persen yang menilai positif, sementara hanya 16 persen responden percaya AS telah memenangkan perang tersebut.

Serangan ke Iran Dinilai Gagal Total

Bahkan, New York Times menyimpulkan pemerintahan Trump gagal mencapai tujuan utamanya: rezim Iran tetap utuh, proyek nuklir berjalan, dan proksi Iran masih aktif menyerang kepentingan AS maupun Israel.

Pemerintahan Trump tidak berhasil mencapai satu pun tujuannya dalam memerangi Iran,

tulis Laporan New York Times

Trump sebelumnya mengklaim rezim Teheran ambruk dan militer Iran lumpuh. Namun dilansir dari Antara, fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya. Operation Epic Fury justru merontokkan 42 pesawat tempur AS, termasuk jet siluman F-35, dengan biaya mencapai 29 miliar dolar AS (Rp 522,4 triliun).

Baca juga:

Beri Banyak Waktu Diplomasi, Trump Tunda Serangan ke Iran

Lebih jauh, posisi Iran di kawasan justru semakin kuat. Selat Hormuz, jalur vital 20 persen minyak dunia, kini berada di bawah kendali Iran. Kondisi ini menegaskan bahwa strategi militer Trump tidak hanya gagal, tetapi juga memperburuk posisi geopolitik AS di Timur Tengah. (*)

#Donald Trump #Iran #Amerika Serikat
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Olahraga
Prediksi Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Ujian Berat Setan Merah Hadapi Tim Melli
Prediksi Belgia vs Iran di Grup G Piala Dunia 2026. Simak analisis pertandingan, head to head, prediksi skor, susunan pemain, dan jadwal siaran langsung.
ImanK - Minggu, 21 Juni 2026
Prediksi Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Ujian Berat Setan Merah Hadapi Tim Melli
Dunia
Israel dan Hizbullah Sepakat Lakukan Gencatan Senjata
Trump mengaku berbicara dengan otoritas zionis Israel pada Jumat supaya mereka menyetujui gencatan senjata dengan Hizbullah.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Israel dan Hizbullah Sepakat Lakukan Gencatan Senjata
Dunia
Departemen Perang AS Butuh Rp 1,42 Kuadriliun Tutupi Biaya Operasi di Iran
Pimpinan Pentagon memperingatkan bahwa mereka mungkin akan kehabisan dana operasional pada musim panas ini
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Departemen Perang AS Butuh Rp 1,42 Kuadriliun Tutupi Biaya Operasi di Iran
Dunia
Pertemuan Perdamaian Iran dan AS di Swiss Dibatalkan, Tidak Ada Penjelasan Pembatalan
Memorandum tersebut memberikan waktu 60 hari bagi kedua negara untuk merundingkan kesepakatan final terkait program nuklir Iran dan sanksi Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Pertemuan Perdamaian Iran dan AS di Swiss Dibatalkan, Tidak Ada Penjelasan Pembatalan
Olahraga
Amerika Serikat vs Australia: Sejarah Pertemuan, Prediksi Pemenang dan Prakiraan Pemain
Amerika Serikat menyapu bersih kemenangan pada dua laga uji coba terakhir lewat performa impresif lini depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Amerika Serikat vs Australia: Sejarah Pertemuan, Prediksi Pemenang dan Prakiraan Pemain
Indonesia
14 Kesepahaman Amerika dan Iran Buat Akhiri Perang
Kedua negara dan sekutunya juga berkomitmen untuk tidak memulai perang atau operasi militer, menahan diri menggunakan kekuatan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
14 Kesepahaman Amerika dan Iran Buat Akhiri Perang
Indonesia
DPR Sebut Perdamaian AS-Iran Bisa Tekan Harga Minyak dan Risiko Inflasi di RI
Penghentian konflik bersenjata jadi langkah penting untuk menjaga keamanan internasional dan mengurangi ketegangan geopolitik di kawasan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
DPR Sebut Perdamaian AS-Iran Bisa Tekan Harga Minyak dan Risiko Inflasi di RI
Indonesia
Iran-Amerika Sepakat Akhiri Perang, Komisi I DPR: Israel jangan Rusak Perjanjian Damai
Seluruh pihak harus mendukung penuh kesepakatan penghentian perang tersebut demi menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Iran-Amerika Sepakat Akhiri Perang, Komisi I DPR: Israel jangan Rusak Perjanjian Damai
Dunia
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Harga Minyak Tergelincir
Harga minyak mentah Brent, yang menjadi acuan harga minyak dunia, turun 4,8 persen menjadi USD 83,18 (sekitar Rp 1,36 juta) per barel.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
 AS dan Iran Capai Kesepakatan, Harga Minyak Tergelincir
Olahraga
Klasemen Piala Dunia 2026: AS, Kanada, Meksiko Puncaki Grup
Pencapaian apik Amerika Serikat dan Kanada mengikuti jejak sukses Meksiko di Grup A
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 13 Juni 2026
Klasemen Piala Dunia 2026: AS, Kanada, Meksiko Puncaki Grup
Bagikan