MerahPutih.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi menyesuaikan skema bagi hasil untuk pengemudi ojek online (ojol). Potongan tarif bagi mitra pengemudi GoRide dipangkas dari sebelumnya 20 persen menjadi 8 persen.
Kebijakan tersebut dilakukan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait perlindungan pekerja transportasi online yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.
Baca juga:
Biaya Operasional Bisa Bengkak 60%, Asosiasi Minta Potongan Mitra Ojol 8% Ditinjau Ulang
Potongan Tarif Ojol di Aplikasi Turun Jadi 8 Persen Mulai Juni 2026 Mendatang
Perpres Ojol 8 Persen Disambut DPR, Pendapatan Driver Diprediksi Naik
Driver GoRide Kini Terima 92 Persen
Direktur Utama sekaligus CEO GoTo, Hans Patuwo, mengatakan perusahaan berkomitmen menjalankan skema baru yang memberikan porsi pendapatan lebih besar kepada mitra pengemudi.
Kami berkomitmen untuk menyesuaikan skema bagi hasil, di mana 92 persen dari setiap perjalanan GoRide akan menjadi hak pengemudi,
kata Hans dalam konferensi pers di Kantor GoTo, Jakarta Selatan, Selasa (19/5).
Menurut dia, perubahan skema tersebut untuk sementara baru berlaku bagi layanan roda dua atau GoRide. Sementara itu, skema bagi hasil untuk layanan taksi online atau GoCar disebut masih belum mengalami perubahan.
Namun, jika ada informasi atau peraturan baru, kami akan menyesuaikan,
papar Hans.
Pendapatan Gojek Dipastikan Menurun
Hans mengakui perubahan skema komisi tersebut akan berdampak langsung terhadap pendapatan perusahaan, khususnya dari layanan GoRide.
Ini adalah perubahan yang cukup besar untuk kami. Pendapatan Gojek akan mengalami penurunan,
ungkapnya.
Meski demikian, perusahaan tetap memutuskan menjalankan kebijakan tersebut demi menjaga keberlanjutan ekosistem transportasi online dalam jangka panjang.
Kami melakukannya dengan penuh keyakinan, bahwa ini adalah hal yang benar dan sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan yang lebih sehat dan lebih baik untuk semua pihak,
lanjut Hans.
Tarif GoRide Reguler Dipastikan Tidak Naik
Di tengah perubahan skema bagi hasil, GoTo memastikan tarif layanan GoRide Reguler tidak akan mengalami kenaikan bagi konsumen.
Namun, penyesuaian tarif akan dilakukan pada layanan GoRide Hemat.
Pengguna terbanyak saat ini ada di layanan Go-Ride Reguler, untuk itu kami akan mengatur agar tidak ada perubahan harga yang dibayar oleh konsumen untuk layanan ini,
katanya.
(Knu)