IHSG Menguat Mengekor Jejak Wall Street

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 28 Agustus 2015
IHSG Menguat Mengekor Jejak Wall Street

Seorang karyawan mengamati pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (14/8). (Foto Antara/Rivan Awal Lingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-Perekonomian Amerika Serikat (AS) melampaui ekspektasi. Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat 3,7 persen pada kuartal II 2015 dari perkiraan sebelumnya 2,3 persen setelah serangkaian kebijakan stimulus.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 2,27 persen menjadi 16.654,77, indeks S & P 500 melonjak 2,43 persen ke 1.987,66, serta Nasdaq Composite menguat 2,45 persen menjadi 4.812,71.

Dalam dua sesi perdagangan terakhir, indeks Dow Jones naik 6,3 persen, kenaikan tertinggi sejak 2008 sementara S & P menguat 6,4 persen, dan Nasdaq Composite juga mengalami kenaikan terbesar 6,8 persen. Berdasarkan Reuters, S & P dan Nasdaq meraup untung terbesar sejak 2009.

Kenaikan dipicu kabar Bank Sentral AS atau Fed akan menaikkan suku bunga pada September usai rilis data pertumbuhan ekonomi.

Sementara di dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di jalur hijau. IHSG pada perdagangan Jumat (28/8) pagi ini dibuka menguat sebesar 49,48 poin atau setara 1,1 persen ke posisi 4.480. Indeks saham unggulan LQ45 juga menguat mengikuti pergerakan IHSG, dari 12,67 ke 767, sementara JII naik tipis 8,56 poin ke 593. (Luh)

Baca Juga: 

Rupiah Dibuka Turun 13 Poin Kembali ke Rp14.000 

Harga Emas Stagnan di Posisi Rp558.000 per Gram 

Jawab Krisis, Pemerintah Siapkan Paket Kebijakan Ekonomi

 

#IHSG #Indeks Saham #Wall Street
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
DPR mendesak pemerintah memulihkan kepercayaan investor setelah IHSG turun ke 5.644,23, rupiah menembus Rp 18.041 per dolar AS, dan capital outflow mencapai Rp 66,20 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
Indonesia
IHSG Pagi Ini Bolak-Balik Bikin Jantungan dan Berpotensi Volatil, Analis Warning Risiko Longsor ke Level 5.500
Sentimen luar negeri menunjukkan perbaikan selera risiko investor setelah koreksi tajam harga minyak mentah meredakan kekhawatiran inflasi jangka pendek
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
IHSG Pagi Ini Bolak-Balik Bikin Jantungan dan Berpotensi Volatil, Analis Warning Risiko Longsor ke Level 5.500
Indonesia
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tolak Intervensi Bursa Saham Saat IHSG Terjun Bebas Lebih dari 4 Persen
Purbaya mengungkapkan optimisme bahwa IHSG mampu berbalik menguat berkat sokongan soliditas fundamental perekonomian
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tolak Intervensi Bursa Saham Saat IHSG Terjun Bebas Lebih dari 4 Persen
Indonesia
IHSG Terseok Jatuh ke Level 5.919,56
Purbaya menilai gejolak IHSG saat ini bersifat kekhawatiran jangka pendek, yang dipengaruhi oleh isu-isu negatif di dalam negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
IHSG Terseok Jatuh ke Level 5.919,56
Indonesia
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Pada perdagangan pukul 11.10 WIB, papan informasi pasar uang menunjukkan rupiah bertengger pada level Rp17.928,50 per dolar AS.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Indonesia
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Pelaku pasar global saat ini menghadapi ketidakpastian ekonomi tinggi, sehingga memicu tren risk-off
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Indonesia
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Namun, pasar modal masih menghadapi sejumlah risiko. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp1,39 triliun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Indonesia
Rupiah Melorot ke Rp17.859 per Dolar AS, IHSG Malah Meroket Pada Pembukaan Perdagangan Selasa 2 Juni 2026
Pelemahan ini berbanding terbalik dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Rupiah Melorot ke Rp17.859 per Dolar AS, IHSG Malah Meroket Pada Pembukaan Perdagangan Selasa 2 Juni 2026
Indonesia
IHSG Berpotensi Volatil, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Kaburkan Kepercayaan Investor Pasar Saham
Meskipun bursa saham AS membaik, risalah rapat The Fed tetap menunjukkan nada ketat (hawkish)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Mei 2026
IHSG Berpotensi Volatil, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Kaburkan Kepercayaan Investor Pasar Saham
Indonesia
IHSG Hari Ini Ambles ke 6.352, Saham Unggulan LQ45 Malah Meroket Tipis
Penguatan indeks LQ45 memberi angin segar di tengah pelemahan indeks utama pasar modal
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
IHSG Hari Ini Ambles ke 6.352, Saham Unggulan LQ45 Malah Meroket Tipis
Bagikan