IHSG Menguat Mengekor Jejak Wall Street
Seorang karyawan mengamati pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (14/8). (Foto Antara/Rivan Awal Lingga)
MerahPutih, Bisnis-Perekonomian Amerika Serikat (AS) melampaui ekspektasi. Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat 3,7 persen pada kuartal II 2015 dari perkiraan sebelumnya 2,3 persen setelah serangkaian kebijakan stimulus.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 2,27 persen menjadi 16.654,77, indeks S & P 500 melonjak 2,43 persen ke 1.987,66, serta Nasdaq Composite menguat 2,45 persen menjadi 4.812,71.
Dalam dua sesi perdagangan terakhir, indeks Dow Jones naik 6,3 persen, kenaikan tertinggi sejak 2008 sementara S & P menguat 6,4 persen, dan Nasdaq Composite juga mengalami kenaikan terbesar 6,8 persen. Berdasarkan Reuters, S & P dan Nasdaq meraup untung terbesar sejak 2009.
Kenaikan dipicu kabar Bank Sentral AS atau Fed akan menaikkan suku bunga pada September usai rilis data pertumbuhan ekonomi.
Sementara di dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di jalur hijau. IHSG pada perdagangan Jumat (28/8) pagi ini dibuka menguat sebesar 49,48 poin atau setara 1,1 persen ke posisi 4.480. Indeks saham unggulan LQ45 juga menguat mengikuti pergerakan IHSG, dari 12,67 ke 767, sementara JII naik tipis 8,56 poin ke 593. (Luh)
Baca Juga:
Rupiah Dibuka Turun 13 Poin Kembali ke Rp14.000
Harga Emas Stagnan di Posisi Rp558.000 per Gram
Jawab Krisis, Pemerintah Siapkan Paket Kebijakan Ekonomi
Bagikan
Berita Terkait
Rupiah Melemah 23 Poin ke Rp 16.865 per Dolar AS, IHSG Longsor Parah Hingga Dua Persen
IHSG Anjlok Bikin Investasi Dana Pensiun Dinaikkan, Menko Airlangga Klaim Dalam Batas Aman
IHSG Anjlok, Mensesneg Tegaskan Prabowo Tetap Tenang dan Fokus Cari Solusi
IHSG Senin Pagi Kembali Anjlok, Pasar Tunggu Hasil Pertemuan Otoritas Bursa dengan MSCI
Redakan Gejolak IHSG, OJK Janji Penuhi Rekomendasi MSCI
Jeffrey Hendrik Ditunjuk sebagai Dirut BEI Gantikan Iman Rachman, Stabilitas Pasar Jadi Prioritas
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi Ketua dan Wakil Ketua OJK
Pejabat Otoritas Bursa dan Keuangan Mundur, Ini Kata Pengamat
Memahami Istilah 'Trading Halt' dalam Pasar Saham
'Gorengan' Saham Bikin IHSG Anjlok, Bareskrim Polri Bergerak Cari Unsur Pidana