Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Memahami Istilah 'Trading Halt' dalam Pasar Saham

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Memahami Istilah 'Trading Halt' dalam Pasar Saham

Istilah 'Trading Halt' kembali banyak digunakan. (foto: unsplash/ruben)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - TRADING halt kembali menjadi perhatian ketika pasar saham mengalami tekanan yang cukup berat. Istilah ini kerap membuat investor bertanya-tanya karena aktivitas jual beli saham bisa dihentikan secara tiba-tiba oleh otoritas bursa.

Di Indonesia, mekanisme trading halt diterapkan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai upaya melindungi pasar. Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas perdagangan, menekan potensi kepanikan, serta memberikan waktu bagi investor untuk mencerna informasi secara lebih jernih dan rasional.

Secara umum, trading halt merupakan penghentian sementara perdagangan efek, baik pada saham tertentu maupun pada sebagian atau seluruh pasar. Langkah ini bersifat sementara dan hanya dilakukan dalam kondisi yang dianggap darurat. Fungsi utama trading halt yakni mencegah pergerakan harga yang terlalu ekstrem agar tidak menimbulkan dampak kerugian yang lebih besar. Selain itu, kebijakan ini juga berperan menjaga kepercayaan serta integritas pasar modal.

Di Indonesia, pelaksanaan trading halt mengacu pada Surat Perintah Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor S-274/PM.21/2020 yang diterbitkan pada 10 Maret 2020.

Baca juga:

Susul Dirut BEI, Mahendra Siregar dan Sejumlah Petinggi OJK Mengundurkan Diri



Selama trading halt berlangsung, seluruh transaksi perdagangan akan dihentikan sesuai durasi yang telah ditentukan. Meski demikian, sistem bursa tetap menyimpan antrean pesanan yang belum terealisasi (open order) yang masuk sebelum penghentian diberlakukan.

Dalam masa jeda tersebut, investor masih memiliki kendali terbatas atas pesanan mereka. Investor dapat menarik, mengubah, atau membatalkan order yang ada, namun proses transaksi baru hanya akan berjalan kembali setelah perdagangan dibuka.

Kebijakan ini dirancang untuk menjaga keteraturan dan efisiensi pasar. Ketika IHSG mengalami penurunan tajam, kondisi pasar sering kali tidak stabil akibat aksi jual besar-besaran yang dipicu kepanikan investor.(far)

Baca juga:

Buntut Trading Halt Beruntun, Dirut BEI Buktikan Tanggung Jawab Moral Melalui Pengunduran Diri

#Trading Halt #Bursa Efek Indonesia (BEI) #Indeks Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sentimen Kecerdasan Buatan Selamatkan Wajah IHSG Pagi Ini, Saham Unggulan LQ45 Ikut Merangkak Naik
Meredanya harga minyak membantu menenangkan kekhawatiran pasar terhadap risiko inflasi akibat konflik di kawasan Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Sentimen Kecerdasan Buatan Selamatkan Wajah IHSG Pagi Ini, Saham Unggulan LQ45 Ikut Merangkak Naik
Indonesia
RANS Langsung Tembus Auto Reject Atas Alias ARA Usai Haji Isam Borong Saham Milik Raffi Ahmad
Raffi Ahmad mengungkap keterlibatan pengusaha kakap asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
RANS Langsung Tembus Auto Reject Atas Alias ARA Usai Haji Isam Borong Saham Milik Raffi Ahmad
Indonesia
IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren
Kenaikan harga saham sektor perbankan dan komoditas menjadi motor penggerak utama indeks harga saham gabungan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren
Indonesia
IHSG Perkasa ke 5.912 Berkat Borongan IPO, Pasar Saham Menolak Tumbang
Ancaman pembalasan skala besar militer Iran terhadap pangkalan Amerika Serikat memicu lonjakan harga minyak dunia, memicu kecemasan inflasi tinggi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Juli 2026
IHSG Perkasa ke 5.912 Berkat Borongan IPO, Pasar Saham Menolak Tumbang
Indonesia
IHSG Hari Ini Ambles Nyaris Dua Persen Terbebani Sentimen Dow Jones, Investor Asing Mulai Angkat Koper?
Kondisi tersebut mengingatkan pelaku pasar pada langkah serupa oleh penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) beberapa waktu lalu
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 Juli 2026
IHSG Hari Ini Ambles Nyaris Dua Persen Terbebani Sentimen Dow Jones, Investor Asing Mulai Angkat Koper?
Indonesia
IHSG Hari Ini Siap Tembus Level 6.000, Dua Saham IPO Sukses Cetak ARA Saat Investor Asyik Nonton Piala Dunia
Sentimen positif lain datang dari rilis estimasi kebutuhan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2027 sebesar Rp174 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 Juli 2026
IHSG Hari Ini Siap Tembus Level 6.000, Dua Saham IPO Sukses Cetak ARA Saat Investor Asyik Nonton Piala Dunia
Indonesia
The Fed Kasih Angin Segar, IHSG Hari Ini Langsung Lompat ke Zona Hijau Tinggalkan Bayang-Bayang Defisit Dagang
Investor domestik kini menantikan data cadangan devisa, indeks keyakinan konsumen
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Juli 2026
The Fed Kasih Angin Segar, IHSG Hari Ini Langsung Lompat ke Zona Hijau Tinggalkan Bayang-Bayang Defisit Dagang
Indonesia
IHSG Terbang Tinggi Jelang Akhir Pekan, Ratusan Emiten Kompak Menghijau Dongkrak Indeks LQ45
Sentimen positif tambahan berasal dari pelambatan data ketenagakerjaan nonfarm payrolls (NFP) AS
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
IHSG Terbang Tinggi Jelang Akhir Pekan, Ratusan Emiten Kompak Menghijau Dongkrak Indeks LQ45
Indonesia
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut mendorong laju indeks sektoral berada pada zona hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Indonesia
IHSG Hari Ini Berhasil Lolos dari Kutukan Zona Merah, Indeks LQ45 Tetap Perkasa Naik Menembus Level 556
Menurunnya kinerja sektor manufaktur tidak menghalangi laju kelompok saham barang baku untuk memimpin penguatan sebesar 2,81 persen
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
IHSG Hari Ini Berhasil Lolos dari Kutukan Zona Merah, Indeks LQ45 Tetap Perkasa Naik Menembus Level 556
Bagikan