IHSG Senin Pagi Kembali Anjlok, Pasar Tunggu Hasil Pertemuan Otoritas Bursa dengan MSCI

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 02 Februari 2026
IHSG Senin Pagi Kembali Anjlok, Pasar Tunggu Hasil Pertemuan Otoritas Bursa dengan MSCI

Situasi Bursa Efek Indonesia (BEI) usai IHSG Anjlok

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/2) pagi melemah di tengah sikap hati-hati investor asing yang menunggu hasil pertemuan otoritas pasar modal Indonesia dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

IHSG dibuka turun 70,36 poin atau 0,84 persen ke posisi 8.259,25. Sementara indeks LQ45 naik tipis 0,91 poin atau 0,11 persen ke level 834,44.

“Secara teknikal, IHSG diperkirakan akan cenderung konsolidasi pada kisaran 8.150–8.600 pada pekan ini. Jika IHSG mampu bertahan di atas 8.600, berpotensi melanjutkan rebound,” Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, kepada media, Senin (2/2).

Baca juga:

Redakan Gejolak IHSG, OJK Janji Penuhi Rekomendasi MSCI

Faktor Domestik dan Global

Ratna menambahkan pelaku pasar dalam negeri juga masih mencermati gejolak pasar modal setelah beberapa pejabat otoritas mundur.

Menurut dia, pemerintah yang segera menunjuk pejabat sementara di OJK dan BEI serta memberikan pernyataan menenangkan diharapkan mampu meredakan kekhawatiran investor.

“Selanjutnya, investor akan menantikan implementasi dari kebijakan yang sudah dicanangkan,” ujar Ratna, dilansir Antara.

Pekan ini, pasar juga akan menunggu rilis PMI manufacturing, neraca perdagangan, inflasi, pertumbuhan ekonomi, cadangan devisa, dan indeks harga properti.

Baca juga:

Danantara Tegaskan Pembelian Saham BEI tidak Otomatis Jadi BUMN

Dari mancanegara, fokus investor tertuju pada data tenaga kerja dan PMI Amerika Serikat, serta kelanjutan earning season saham teknologi dan AI. Dari Eropa, kebijakan moneter ECB dan Bank of England (BoE) juga menjadi perhatian.

Sinyal Positif dari OJK

Diberitakan sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) akan menggelar pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI), Senin (2/2) sore, untuk meredam gejolak pasar saham.

“Kami sudah memberikan instruksi kepada tim OJK dan SRO yang akan hadir dalam pertemuan bersama salah satu indeks provider global," kata Anggota Dewan Komisioner OJK Hasan Fawzi, kepada media, Minggu (1/2).

Hasan menegaskan OJK bersama SRO menargetkan pasar modal Indonesia untuk semakin selaras dengan standar dan praktik terbaik internasional, sekaligus langkah strategis meningkatkan daya saing dan kredibilitas IHSG.

"Setelah kami cermati, seluruh concern atau permintaan dari pihak indeks provider global tersebut tidak ada yang tidak bisa kami penuhi,” tandas pejabat OJK itu. (*)

#Bursa Efek Indonesia (BEI) #IHSG #OJK
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Dari 61 saham yang masuk daftar high shareholding concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan saham tinggi, sedikitnya 31 saham telah diperiksa
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Indonesia
IHSG Ditutup Terjun Bebas 11,57%, Saham BCA Paling Banyak Dilepas Investor Asing
IHSG ambruk 11,57% ke level 5.185 pada Jumat 16 Oktober 2026. Duit asing Rp 2,9 Triliun melayang usai MSCI kaji ulang status Emerging Market Indonesia!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Ditutup Terjun Bebas 11,57%, Saham BCA Paling Banyak Dilepas Investor Asing
Indonesia
IHSG Anjlok, Danantara Bersiap Investasi di Pasar Modal
Koreksi harga saham membuat valuasi sejumlah perusahaan tercatat, termasuk perusahaan milik badan usaha milik negara (BUMN), berada pada tingkat yang relatif rendah membuka peluang investasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Anjlok, Danantara Bersiap Investasi di Pasar Modal
Indonesia
IHSG Ditutup Anjlok 11 Persen Usai Pengumuman MSCI
Sementara itu, bursa kawasan Asia bergerak menguat menyusul sesi positif di Wall Street, Amerika Serikat (AS)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Ditutup Anjlok 11 Persen Usai Pengumuman MSCI
Indonesia
BEI Ngaku Terkejut MSCI Buka Peluang Turunkan Status Pasar Modal RI, Sebut Jadwal November Dilangkahi
Hasil peninjauan indeks MSCI semestinya diumumkan pada 12 November 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BEI Ngaku Terkejut MSCI Buka Peluang Turunkan Status Pasar Modal RI, Sebut Jadwal November Dilangkahi
Indonesia
Pasar Saham Bergejolak Akibat MSCI, Dasco Perintahkan BEI Berbenah
Masukan dari lembaga penyedia indeks global harus menjadi perhatian otoritas bursa agar persoalan yang menjadi sorotan investor internasional dapat ditangani.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Pasar Saham Bergejolak Akibat MSCI, Dasco Perintahkan BEI Berbenah
Indonesia
BEI Sebut Klasifikasi MSCI Standalone Market bukan yang Terendah
BEI akan segera berkomunikasi dengan MSCI guna memahami pertimbangan di balik usul tersebut sekaligus menjelaskan berbagai perbaikan yang telah dilakukan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BEI Sebut Klasifikasi MSCI Standalone Market bukan yang Terendah
Indonesia
IHSG Anjlok Akibat Penilaian MSCI, Investor Diharapkan Rasional
Investor untuk tidak mengambil keputusan investasi hanya karena mengikuti tindakan investor lain atau merespons pergerakan harga saham dalam jangka pendek.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Anjlok Akibat Penilaian MSCI, Investor Diharapkan Rasional
Indonesia
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta Jadi ‘Standalone Market’ Setara Zimbabwe dan Palestina, ini Dampaknya bagi Investor
Keputusan final dari hasil tinjauan ini dijadwalkan akan diumumkan paling lambat pada 30 Juni 2027.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta Jadi ‘Standalone Market’ Setara Zimbabwe dan Palestina, ini Dampaknya bagi Investor
Indonesia
Heboh Reklasifikasi MSCI Indeks Indonesia Jadi Standalone, Begini Respons BEI
Geger wacana penurunan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market ke Standalone oleh MSCI. Simak respons cepat BEI dan alasan di balik teguran ini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
Heboh Reklasifikasi MSCI Indeks Indonesia Jadi Standalone, Begini Respons BEI
Bagikan