DPR Soroti IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Investor Mulai Khawatir?

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
DPR Soroti IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Investor Mulai Khawatir?

Komisi XI DPR soroti IHSG anjlok. Foto: Dok. Pexels

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi XI DPR RI, Amin Ak, menyoroti pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Hal itu bersamaan dengan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian serius pemerintah karena berkaitan langsung dengan tingkat kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional.

IHSG yang terkoreksi tajam dalam beberapa hari terakhir dan pelemahan rupiah hingga menyentuh level Rp 18.000 per dolar AS merupakan sinyal yang perlu dicermati secara serius.

kata Amin

Ia mengatakan, pemerintah tidak boleh menganggap ini sebagai gejolak biasa. Namun, harus membaca secara utuh pesan yang sedang disampaikan pasar.

Politikus PKS itu menilai, tekanan dari faktor global seperti ketegangan geopolitik, penguatan dolar AS, serta volatilitas pasar internasional memang turut memengaruhi pasar keuangan Indonesia.

Meski demikian, pemerintah diminta tetap fokus memperkuat faktor domestik guna menjaga optimisme investor.

BI, OJK, dan BEI Bekerja Keras Jaga Stabilitas Pasar

Ilustrasi
BI, OJK, dan BEI jaga stabilitas pasar. Foto: MerahPutih/Didik Setiawan

Menurut Amin, pasar keuangan sangat dipengaruhi persepsi dan tingkat kepercayaan pelaku pasar. Karena itu, stabilitas ekonomi dan kepastian arah kebijakan harus terus dijaga.

"Kepercayaan investor adalah aset yang sangat berharga. Ketika pasar melihat adanya ketidakpastian, baik terkait arah kebijakan maupun kondisi ekonomi ke depan, maka respons yang muncul biasanya berupa aksi jual dan perpindahan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman," ujarnya.

Amin juga mengapresiasi langkah yang telah dilakukan pemerintah bersama Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam menjaga stabilitas pasar.

Namun, menurut dia, upaya tersebut perlu diperkuat melalui komunikasi kebijakan yang lebih konsisten dan respons yang cepat terhadap dinamika pasar.

"Fundamental ekonomi memang penting, tetapi fundamental yang baik harus mampu diterjemahkan menjadi keyakinan pasar. Pemerintah perlu memastikan bahwa pesan mengenai kondisi ekonomi nasional tersampaikan dengan baik dan didukung langkah nyata yang dapat meningkatkan keyakinan pelaku pasar," katanya.

Nilai Tukar Rupiah Harus Jadi Perhatian Khusus

Nilai
Nilai rupiah terhadap dolar AS Melemah. Foto: MerahPutih/Didik Setiawan

Selain itu, Amin mengingatkan pelemahan rupiah yang telah menembus level psikologis Rp 18.000 per dolar AS berpotensi menimbulkan dampak lanjutan terhadap sektor riil apabila berlangsung dalam jangka panjang.

"Nilai tukar rupiah harus menjadi perhatian khusus. Pemerintah bersama otoritas moneter perlu memastikan stabilitas nilai tukar tetap terjaga agar tidak menimbulkan efek lanjutan terhadap dunia usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat," tegasnya.

Ia berharap, pemerintah memperkuat koordinasi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Amin juga mendorong peningkatan transparansi kebijakan serta penguatan iklim investasi agar arus modal kembali masuk ke pasar domestik.

"Dengan fondasi ekonomi yang kuat dan kebijakan yang tepat, saya yakin Indonesia mampu melewati fase tekanan ini dengan baik," pungkasnya. (Pon)

#IHSG #Komisi XI DPR #Ekonomi Nasional #Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar AS
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Lifestyle
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Tekanan ekonomi membuat Gen Z harus lebih selektif dalam mengatur keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Indonesia
Imbau Warga Lepas Dolar, Dasco: Minggu Depan Rupiah Menguat, Bisa Rugi Kalau Disimpan
Dasco meyakini nilai tukar rupiah akan menguat pada pekan depan sehingga pemegang dolar berpotensi mengalami kerugian.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Imbau Warga Lepas Dolar, Dasco: Minggu Depan Rupiah Menguat, Bisa Rugi Kalau Disimpan
Indonesia
IHSG dan Rupiah Menguat, Dasco: Kepercayaan ke Pemerintah Meningkat
Dia mengaku mendapat informasi bahwa dalam pekan ini hingga pekan depan pemerintah akan menjalankan sejumlah strategi untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
IHSG dan Rupiah Menguat, Dasco:  Kepercayaan ke Pemerintah Meningkat
Indonesia
80 Persen Bahan Baku Obat Impor, DPR Desak Kemandirian Farmasi
DPR mendesak optimalisasi obat bahan alam (OBA) dengan memanfaatkan kekayaan hayati Indonesia.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
80 Persen Bahan Baku Obat Impor, DPR Desak Kemandirian Farmasi
Indonesia
IHSG Terbang Tinggi 2,71 Persen Pada Penutupan Perdagangan Rabu (10/6), Ini 4 Saham Paling Cuan
Transaksi perdagangan di Jakarta sendiri berlangsung sangat aktif mencapai Rp31,72 triliun dengan volume 46,67 miliar lembar saham
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
IHSG Terbang Tinggi 2,71 Persen Pada Penutupan Perdagangan Rabu (10/6), Ini 4 Saham Paling Cuan
Indonesia
Rupiah Menguat, Dolar AS Tembus Level Rp 17.900 pada Perdagangan Hari ini Rabu (10/6)
Rupiah kini menguat dengan menembus Rp 17.900 per dolar AS pada Rabu (10/6). Rupiah berhasil menekan dolar AS.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
Rupiah Menguat, Dolar AS Tembus Level Rp 17.900 pada Perdagangan Hari ini Rabu (10/6)
Indonesia
Rupiah dan IHSG Ambrol, Banggar DPR Minta Pemerintah Bercermin
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menyoroti tekanan ekonomi nasional akibat mahalnya dolar AS, tingginya yield SBN, dan merosotnya IHSG.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Rupiah dan IHSG Ambrol, Banggar DPR Minta Pemerintah Bercermin
Indonesia
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
PHK 2026 kini sudah menembus 23.470 orang. Komisi IX DPR pun mendesak hak pekerja segera dipenuhi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
Indonesia
Dolar Makin Ganas Bikin Rupiah Babak Belur, Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Demi Jinakkan Pasar
Evaluasi pasca-RDG Bulanan tanggal 19-20 Mei 2026 menunjukkan pergerakan nilai tukar rupiah bergejolak melebihi perkiraan awal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Juni 2026
Dolar Makin Ganas Bikin Rupiah Babak Belur, Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Demi Jinakkan Pasar
Indonesia
BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan 25 bps Untuk Stabilkan Rupiah
Stabilisasi nilai tukar rupiah dimaksud juga, ditempuh agar ketahanan eksternal ekonomi Indonesia tetap terjaga dan sasaran inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap tercapai.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan 25 bps Untuk Stabilkan Rupiah
Bagikan