IHSG Menguat Didorong Sentimen Global

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 11 September 2015
IHSG Menguat Didorong Sentimen Global

Ilustrasi Indeks Saham Gabungan (foto Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini menguat pada pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pergerakan indeks di zona hijau diprediksi bakal terus berlangsung. 

IHSG menguat 20,19 poin atau setara 0,5 persen ke posisi 4.363 pada Jumat (11/9). 45 saham unggulan atau indeks LQ45 juga menguat 5,17 poin menjadi 736, serta JII naik 4,80 poin ke 581.

Pantuan hari ini, hampir semua saham menguat, utamanya saham sektor perkebunan yang naik sebesar 12,98 poin, yang disusul dari sektor konsumer naik sebesar 10,50 poin. Kecuali saham sektor perdagangan yang melemah tipis sebesar 0,09 poin.

Volume perdagangan saham pagi ini dibuka sebesar 253 juta lembar saham senilai Rp272,7 miliar. Sebanyak 103 saham menguat, 21 saham melemah, 52 saham stabil, dan 380 saham tidak ada perdagangan.

Penguatan bursa Wall Street di New York, memicu penguatan saham global. Indeks komposit teknologi Nasdaq melonjak 39,72 poin (0,84 persen) menjadi ditutup pada 4.796,25. Sementara indeks Dow Jones naik 76,83 poin (0,47 persen) menjadi berakhir di 16.330,40, sedangkan indeks berbasis luas S&P 500 bertambah 10,25 poin (0,53 persen) menjadi 1.952,29. 

Kenaikan saham biotek dan Apple memicu kenaikan bursa saham Wall Street. Mengutip AFP, saham Apple menguat 2,2 persen sehari setelah meluncurkan serentetan produk-produk baru dan yang ditingkatkan, telepon pintar, tablet dan televisi. Sedangkan saham biotek seperti Gilead Sciences dan Biogen juga mencatat keuntungan besar, masing-masing naik 3,3 persen dan 3,0 persen. (Luh)

Baca Juga: 

Harga Emas Antam Rp560.000 per Gram

Harga Minyak Melonjak 1,77 Dolar AS

Perbankan Tolak Beri KPR untuk Tukang Klontong, Nelayan, dan Sopir Angkot

Menteri Darmin Pastikan Presiden Segera Umumkan Paket Kebijakan II

REI Minta Pemerintah Turunkan Uang Muka KPR

 

#Wall Street #IHSG #Indeks Saham
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
DPR mendesak pemerintah memulihkan kepercayaan investor setelah IHSG turun ke 5.644,23, rupiah menembus Rp 18.041 per dolar AS, dan capital outflow mencapai Rp 66,20 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
Indonesia
IHSG Pagi Ini Bolak-Balik Bikin Jantungan dan Berpotensi Volatil, Analis Warning Risiko Longsor ke Level 5.500
Sentimen luar negeri menunjukkan perbaikan selera risiko investor setelah koreksi tajam harga minyak mentah meredakan kekhawatiran inflasi jangka pendek
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
IHSG Pagi Ini Bolak-Balik Bikin Jantungan dan Berpotensi Volatil, Analis Warning Risiko Longsor ke Level 5.500
Indonesia
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tolak Intervensi Bursa Saham Saat IHSG Terjun Bebas Lebih dari 4 Persen
Purbaya mengungkapkan optimisme bahwa IHSG mampu berbalik menguat berkat sokongan soliditas fundamental perekonomian
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tolak Intervensi Bursa Saham Saat IHSG Terjun Bebas Lebih dari 4 Persen
Indonesia
IHSG Terseok Jatuh ke Level 5.919,56
Purbaya menilai gejolak IHSG saat ini bersifat kekhawatiran jangka pendek, yang dipengaruhi oleh isu-isu negatif di dalam negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
IHSG Terseok Jatuh ke Level 5.919,56
Indonesia
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Pada perdagangan pukul 11.10 WIB, papan informasi pasar uang menunjukkan rupiah bertengger pada level Rp17.928,50 per dolar AS.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Indonesia
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Pelaku pasar global saat ini menghadapi ketidakpastian ekonomi tinggi, sehingga memicu tren risk-off
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Indonesia
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Namun, pasar modal masih menghadapi sejumlah risiko. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp1,39 triliun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Indonesia
Rupiah Melorot ke Rp17.859 per Dolar AS, IHSG Malah Meroket Pada Pembukaan Perdagangan Selasa 2 Juni 2026
Pelemahan ini berbanding terbalik dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Rupiah Melorot ke Rp17.859 per Dolar AS, IHSG Malah Meroket Pada Pembukaan Perdagangan Selasa 2 Juni 2026
Indonesia
IHSG Berpotensi Volatil, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Kaburkan Kepercayaan Investor Pasar Saham
Meskipun bursa saham AS membaik, risalah rapat The Fed tetap menunjukkan nada ketat (hawkish)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Mei 2026
IHSG Berpotensi Volatil, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Kaburkan Kepercayaan Investor Pasar Saham
Indonesia
IHSG Hari Ini Ambles ke 6.352, Saham Unggulan LQ45 Malah Meroket Tipis
Penguatan indeks LQ45 memberi angin segar di tengah pelemahan indeks utama pasar modal
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
IHSG Hari Ini Ambles ke 6.352, Saham Unggulan LQ45 Malah Meroket Tipis
Bagikan