Kesehatan

IdsMED Gelar Edukasi Pentingnya Alat Kesehatan yang Legal

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Selasa, 16 Januari 2024
IdsMED Gelar Edukasi Pentingnya Alat Kesehatan yang Legal

IdsMED edukasi pentingnya memilih alat kesehatan yang legal. (Foto: Merahputih.com/Andrew Francois)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAHAYA penyebaran produk alat kesehatan ilegal bagi konsumen dan produsen. Keberadaan produk ilegal ini tidak hanya merugikan produsen asli, tetapi juga dapat membahayakan kesehatan dan keamanan konsumen.

Karena itu, penting memilih alat kesehatan yang legal. Dalam upaya melindungi konsumen dari ancaman produk alat kesehatan ilegal, idsMED, distributor eksklusif produk Rejuran, Rejuran i, dan Rejuran S itu berupaya meningkatkan kesadaran publik akan alat kesehatan yang legal.

Rejuran merupakan produk treatment anti-aging injeksi terbaru yang menggunakan molekul biologis polinukleotida (PN) dari ekstrak DNA sel reproduksi salmon, menjadi tren kecantikan terkini di Asia dan Eropa.

Hervana Wahyu Prihatmaka, SH, Legal Counsel PT IDS Medical Systems Indonesia, menyoroti masalah penyebaran produk Rejuran ilegal, baik melalui penjualan daring di situs e-commerce maupun secara luring di klinik-klinik.

Baca juga:

Bentuk Massa Otot untuk Cegah Beragam Penyakit

IdsMED beri contoh alat kesehatan yang original. (Foto:
IdsMED beri contoh alat kesehatan yang original. (Foto: Merahputih.com/Andrew Francois)

"IdsMED terus melakukan berbagai upaya maksimal untuk membangun kesadaran masyarakat umum, maupun stakeholder di bidang kesehatan akan pentingnya untuk menggunakan produk Rejuran yang asli agar terjamin keaslian dan kualitasnya," ujar Hervana.

Melalui talkshow nasional #RejuranProtects You, Rejuran Melindungi Anda di Seribu Rasa, Jakarta Selatan (16/1), idsMED mengajak masyarakat untuk memilih produk alat kesehatan yang asli dan legal, termasuk Rejuran.

IdsMED mengidentifikasi kerugian yang timbul akibat peredaran produk alat kesehatan ilegal. Kerugian itu berdampak pada berbagai pihak, mulai dari konsumen, dokter, distributor, bahkan penerimaan negara.

Pengguna tidak memiliki jaminan atas keaslian, kualitas, dan keamanan produk ilegal, sementara negara mengalami kerugian karena tidak ada pembayaran pajak dari impor produk ilegal.

Distributor resmi yang memikul tanggung jawab peredaran produk secara sah dirugikan karena pembelian produk ilegal tidak melalui saluran resmi.

IdsMED melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan produk Rejuran asli.

"Kami sebagai distributor juga tidak bertanggung jawab terhadap konsumen yang terdampak secara kesehatan maupun kecantikan, dari produk-produk kesehatan yang ilegal itu," kata Head of Aesthetics idsMED Marisa Theresia.

Baca juga:

Bayer Finerenone Bantu Perlambat Progresivitas Diabetes Tipe 2

Alat kesehatan ilegal rugikan banyak pihak. (Foto
Alat kesehatan ilegal rugikan banyak pihak. (Foto: Merahputih.com/Andrew Francois)

Talkshow nasional itu menjadi salah satu cara untuk mencapai tujuan pencegahan dampak negatif produk ilegal itu.

IdsMED yang telah bersertifikasi Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik (CDAKB) dan ISO 13485:2016, memberikan jaminan bahwa setiap produk Rejuran yang mereka distribusikan menjalani proses yang aman, benar, dan tepat.

Hervana Wahyu Prihatmaka menegaskan komitmen idsMED untuk mengambil tindakan hukum terhadap peredaran produk Rejuran ilegal.

IdsMED meminta untuk menghentikan pemasaran dan penjualan Rejuran ilegal tanpa persetujuan resmi dan menegaskan kesiapan mereka untuk mengambil tindakan hukum, termasuk upaya perdata dan pidana, guna melindungi hak idsMED. (waf)

Baca juga:

Yuk, Sukseskan Resolusi Sehat 2024 dengan Diet Paleo

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan