Idrus Akui Partainya Terbuka Jika Jokowi Mau Gabung Golkar
Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi). (Foto: MerahPutih/Ismail)
MerahPutih.com - Wakil Ketua DPP Partai Golkar, Idrus Marham menegaskan partainya terbuka, termasuk untuk Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Saat ditanya adanya aspirasi Jokowi menjadi kader Golkar, Idrus mengatakan partainya terbuka seperti perusahaan yang go public.
“Apalagi Pak Jokowi mantan presiden 10 tahun, kecintaan masyarakat sampai hari ini masih tinggi. Jadi kan nggak ada masalah siapa saja,” ujar Idrus di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (8/11).
Idrus mengatakan Golkar bukan milik rakyat Indonesia dan tidak ada pemegang saham dominan. Oleh sebab itu, ia mempersilahkan siapa saja bergabung.
Baca juga:
“Kalau ada tokoh-tokoh mau masuk ya silakan. Semakin banyak ke depan semakin bagus. Kalau ada hambatan-hambatan administratif bisa dibicarakan, nggak ada masalah,” ucapnya.
Eks Mensos ini menegaskan Partai Golkar berbeda dengan partai-partai lain yang kerap bersyukur jika ada tokoh-tokoh yang ikut bergabung.
Meski demikian, ia tak mengetahui apakah Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia sudah membicarakan soal itu kepada Jokowi.
“Ini kan baru, saya nggak tahu ketua umum Pak Bahlil. Tapi saya lihat Pak Bahlil dalam komunikasinya itu cair orang ini,” kata dia.
Baca juga:
Bahlil Sempat Buka Kemungkinan Masukkan Jokowi dan Gibran di Kepengurusan Golkar
Menurutnya, Bahlil kerap berkomunikasi dengan siapa saja. Selain Jokowi, Idrus mengatakan ketua umumnya juga acap berbincang dengan Presiden Prabowo Subianto.
“Komunikasi dengan siapa saja, dengan Pak Prabowo dengan Pak Jokowi hampir juga ketum-ketum parpol ini kan dari Golkar semua era orde baru dan era reformasi,” pungkasnya. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro