Ide Nambah Cuan di Masa Pandemi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 25 Juni 2021
Ide Nambah Cuan di Masa Pandemi

Penerjemah (Sumber: The Trend Spotter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KASUS COVID-19 kembali meningkat. Melonjaknya angka pengidap virus Corona membuat kita harus kembali bekerja dari rumah. Daripada sambat karena enggak bisa aktivitas di luar rumah dan enggak bisa liburan, yuk kita nambah cuan dari rumah dengan deretan pekerjaan ini:

1. Penulis Konten Freelance

Penulis lepas cocok untuk kamu yang jago merangkai kata. (Sumber: The Trend Spotter)

Pekerjaan sempurna untuk kamu yang lihai dalam merangkai kata adalah penulis konten lepas. Ada berbagai hal hebat tentang penulisan yang tersedia untukmu. Pekerjaan semacam ini dapat mencakup copywriting untuk produk atau layanan, penulisan blog, posting media sosial, salinan situs web, atau bahkan penulis buku ghostwriting.

Baca juga:

Pandemi Corona Bukan Halangan untuk Dapat Penghasilan

Serunya lagi, untuk pekerjaan ini tidak memerlukan pendidikan formal. Kamu hanya perlu memiliki pemahaman yang baik tentang bahasa, ejaan, dan tata bahasa.

2. Editor

Setelah naik level dari penulis lepas jadilah editor. (Sumber: The Trend Spotter)

Ingin naik tingkat dari penulis konten? Jadilah editor! Untuk para perangkai kata yang sudah naik level, editor adalah pekerjaan sempurna untukmu. Kamu yang punya perhatian lebih terhadap detail dan akurasi tata bahasa, editor mungkin merupakan pekerjaan rumahan yang sempurna.

Pekerjaan ini memerlukan peran yang lebih terampil, meskipun pendidikan formal tidak diperlukan. Editor memeriksa lebih dari sekadar tata bahasa. Mereka juga mencari konsistensi, pemformatan, gaya, dan mereka mengonfirmasi fakta. Mirip dengan penulis lepas, jenis pekerjaan yang tersedia bisa sangat bervariasi. Suatu hari kamu mungkin mengoreksi tulisan korporat, hari berikutnya, itu bisa menjadi novel.

3. Entri Data

Entri data cocok untuk kamu yang minim pengalaman. (Sumber: The Trend Spotter)

Entri data sangat cocok untuk kamu yang minim pengalaman. Banyaknya manajemen data otomatis, ada persyaratan untuk sentuhan manusia yakni entri data. Tugas seorang entri data termasuk menafsirkan data dari dokumen yang dipindai, gambar, atau informasi tulisan tangan. Perhatian terhadap detail dan dorongan untuk akurasi sangat penting dalam peran ini.

Meskipun pekerjaan ini mungkin bukan yang paling menantang, keunggulan dari entri data adalah jamnya bisa sangat fleksibel. Kamu mungkin bisa melakukannya sembari ngurus anak-anak, melakukan pekerjaan rumah, atau pekerjaan lainnya.

4. Manajer Media Sosial

Banyak bisnis yang membutuhkan sosok manajer media sosial. (Sumber: The Trend Spotter)

Akhir-akhir ini, banyak bisnis yang membutuhkan kehadiran media sosial. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki posisi yang kuat untuk menonjol dari keramaian. Mengelola media sosial perusahaan dari rumah melibatkan pengembangan strategi media sosial, menulis posting, desain grafis dasar, penempatan iklan berbayar, menganalisis data, dan menafsirkan tren. Ini tergantung pada perusahaan dan tingkat keterlibatannya.

Selain itu, manajer media sosial juga dapat mencakup manajemen hubungan masyarakat. Posisi keterampilan campuran ini sangat baik untuk individu yang paham teknologi, dengan kepala untuk desain dan penulisan, serta data.

5. Penerjemah

Penerjemah untuk kamu yang mahir berbicara lebih dari satu bahasa. (Sumber: The Trend Spotter)

Jika kamu cukup mahir berbicara lebih dari satu bahasa, gunakan saat bekerja dari rumah sebagai penerjemah. Penerjemah dapat mengonversi dokumen dari satu bahasa ke bahasa lain atau bertindak sebagai juru bahasa melalui telepon atau panggilan video. Ketika dunia menjadi semakin terhubung, peluang untuk penerjemahan akan meningkat.

Tidak diperlukan pendidikan formal untuk jadi penerjemah. Namun kamu harus fasih dalam semua bahasa tempatmu bekerja. Selain itu, kemampuan untuk melakukan banyak tugas dan berpikir cepat bermanfaat ketika menafsirkan komunikasi lisan antar pihak.

6. Desainer Grafis

Beberapa perusahaan memerlukan seorang desainer grafis. (Sumber: pexels/anthony shkraba)

Semakin banyak keterampilan yang kamu miliki dalam desain grafis, semakin banyak dapat memperoleh penghasilan dengan bekerja dari rumah. Beberapa perusahaan hanya memerlukan grafik sederhana yang dibuat menggunakan program seperti Canva. Pekerjaan semacam ini tidak memerlukan pendidikan formal, hanya mata yang jeli untuk desain.

Namun, jika kamu memiliki kualifikasi dan pengalaman dengan Adobe Suite, kamu dapat dengan mudah mendapat kenyamanan dengan bekerja dari rumah. Pekerjaan dapat bervariasi mulai dari desain logo, branding, hingga pengeditan foto atau bahkan karya seni yang dipesan. Ada banyak marketplace desain grafis, sehingga mudah untuk mencari pekerjaan, terutama jika kamu memiliki portofolio yang lengkap. (avia)

Baca juga:

4 Pekerjaan Menyenangkan dengan Upah Fantastis, Tertarik?

#Pekerjaan #Freelancer
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Indonesia
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
PHK Krakatau Osaka Steel menjadi alarm. DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan industri baja nasional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
Indonesia
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Jumlah pengangguran di Jakarta kini mencapai 333 ribu orang. Lulusan SMA/SMK paling terdampak.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Indonesia
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Jakarta Fair Kemayoran 2026 membuka lowongan kerja part time. Ada 20 posisi yang dibuka untuk event tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Indonesia
Program MBG Perkuat Ekonomi Rakyat, Sudah Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja
Program MBG telah memperkuat ekonomi rakyat. Kini, MBG sudah menyerap sebanyak 1,18 juta tenaga kerja di Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
Program MBG Perkuat Ekonomi Rakyat, Sudah Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja
Indonesia
Perusahaan Bebas Tentukan Hari WFH Pekerja Swasta
Penentuan hari pelaksanaan WFH tidak diatur secara baku oleh pemerintah karena kebijakan tersebut bersifat imbauan sehingga fleksibilitas menjadi pertimbangan utama bagi perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 April 2026
Perusahaan Bebas Tentukan Hari WFH Pekerja Swasta
Indonesia
Menaker Minta Perusahaan Swasta Terapkan WFH Seminggu Sekali, Upah Tetap Dibayar Penuh
Adapun ketentuan dalam SE WFH tersebut meliputi upah atau gaji dan hak lainnya tetap dibayarkan sesuai ketentuan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Menaker Minta Perusahaan Swasta Terapkan WFH Seminggu Sekali, Upah Tetap Dibayar Penuh
Indonesia
Tekanan dan Pengeluaran Keuangan Meningkat, Mayoritas Pekerja Tunda Pensiun
Kelompok yang sebelumnya yakin untuk pensiun jadi memilih untuk tidak pensiun karena melihat perkembangan situasi yang ada saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Februari 2026
Tekanan dan Pengeluaran Keuangan Meningkat, Mayoritas Pekerja Tunda Pensiun
Indonesia
Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Kematian Rp 8.400 Per Bulan Bagi Pekerja Informal Diperpanjang
Menaker Yassierli pun telah menerima aspirasi dari sejumlah perwakilan pekerja platform, yang berkaitan dengan keadilan dan transparansi dalam ekosistem kerja platform.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Februari 2026
Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Kematian Rp 8.400 Per Bulan Bagi Pekerja Informal Diperpanjang
Indonesia
Tersengat Listrik, Pekerja Bangunan di Solo Terjatuh dari Ketinggian 7 Meter
Seorang pekerja bangunan di Solo terjatuh dari ketinggian tujuh meter, setelah tersengat listrik. Kini, korban sudah mendapat penanganan medis.
Soffi Amira - Selasa, 10 Februari 2026
Tersengat Listrik, Pekerja Bangunan di Solo Terjatuh dari Ketinggian 7 Meter
Indonesia
BPS Catat Ledakan Serapan Tenaga Kerja Baru di Indonesia, Sektor Makanan Minuman Jadi Primadona
Meskipun sektor jasa modern berkembang, pertanian tetap menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
BPS Catat Ledakan Serapan Tenaga Kerja Baru di Indonesia, Sektor Makanan Minuman Jadi Primadona
Bagikan