ICW Sebut Polisi Lamban Ungkap Kasus Novel

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 23 Mei 2017
ICW Sebut Polisi Lamban Ungkap Kasus Novel

Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW), Tama S Langkun. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Indonesian Corruption Watch (ICW) menyebut bahwa pihak kepolisian lamban mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Karena itu, ICW mendesak Presiden untuk segera membentuk tim gabungan agar menuntaskan kasus tersebut.

Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW), Tama S Langkun mengatakan bahwa perkara ini sudah berlangsung lebih dari 40 hari, namun belum ada titik terang mengenai pelaku teror terhadap Novel.

"Maka dari itu, kita sebenernya sangat mengharapkan ada tim gabungan dibentuk antara Kepolisian dengan KPK, juga melibatkan masyarakat," kata Tama, saat ditemui merahputih.com di Kantor KontraS, Senin (22/5).

Tama menuturkan, pemerintah juga berkewajiban untuk melindungi para agen-agen pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah turun tangan agar kasus ini menjadi terang berderang.

"Kita mengharapkan, Presiden menerbitkan Kepres atau aturan-aturan teknis lainnya, yang berhubungan dengan tim gabungan yang dibentuk," tuturnya.

Menurut Tama, penyerangan terhadap Novel Baswedan bukan penyerangan terhadap individu penyidik senior KPK itu. Namun, penyerangan terhadap KPK dan gerakan pemberantasan korupsi.

"Kalau kemudian hari ini dibiarkan, maka pihak-pihak yang merasa terganggu karena pekerjaan pemberantasan korupsi itu bisa gunakan cara yang sama," tukasnya.

Peneliti ICW ini khawatir, apabila kasus yang menimpa Novel ini tidak segera dituntaskan, maka kejadian serupa akan berulang dikemudian hari.

"Kalau kemudian penyerangan ini dibiarkan, maka kedepan akan terus berulang. Ini harus segera dihentikan Pemerintah juga harus terlibat, KPK dan Kepolisian harus bekerja keras menuntaskan kasus ini," tegasnya.

"Karena kalau dibiarkan maka akan ada Novel-Novel selanjutnya," tandasnya. (Pon)

Baca berita terkait kasus penyerangan Novel lainnya di: Polisi Kantongi Identitas Penyiram Novel Baswedan

#Novel Baswedan #KPK #ICW
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KPK OTT Bupati Klaten, Ruangan Bupati, Wakil dan Sekda Disegel
Ada sejumlah 20 orang yang diamankan KPK di wilayah Klaten dan Jakarta. Para pihak yang diamankan di Klaten diperiksa di Mapolresta Klaten
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK OTT Bupati Klaten, Ruangan Bupati, Wakil dan Sekda Disegel
Berita Foto
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT Bupati Klaten, Gentong Biru Berisi Uang Rp1,2 Miliar
Petugas menunjukkan barang bukti OTT korupsi dugaan suap Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT Bupati Klaten, Gentong Biru Berisi Uang Rp1,2 Miliar
Berita Foto
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Petugas menunjukkan barang bukti hasil OTT terkait dugaan korupsi dana siap pakai BNPB di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Berita Foto
KPK Resmi Tetapkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Tersangka Dugaan Suap
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (209) berjalan menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jum'at (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Resmi Tetapkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Tersangka Dugaan Suap
Berita Foto
Momen Bupati Klaten Terjaring OTT Tiba di Gedung KPK Jakarta
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyotiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
Momen Bupati Klaten Terjaring OTT Tiba di Gedung KPK Jakarta
Indonesia
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Pemkab menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan ditangani KPK.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Indonesia
Nusron Wahid Mangkir Panggilan Kedua, KPK Kaji Strategi Jemput Paksa
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dua kali mangkir dari panggilan KPK kasus korupsi pertanahan. KPK buka peluang jemput paksa dan telah sita Rp 106,3 Miliar!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Nusron Wahid Mangkir Panggilan Kedua, KPK Kaji Strategi Jemput Paksa
Indonesia
Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjaring OTT KPK, dari Reporter TV hingga Jadi Tersangka Suap
Dikenal sebagai salah satu tokoh politik muda di Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjaring OTT KPK, dari Reporter TV hingga Jadi Tersangka Suap
Indonesia
Bupati Klaten Tiba di Jakarta, Penyidik KPK Bawa Tong Diduga Berisi Duit Suap
Jumlahnya sampai saat ini mencapai Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Tiba di Jakarta, Penyidik KPK Bawa Tong Diduga Berisi Duit Suap
Indonesia
Dilema Wabup Lindha Benny, Baru 3 Hari Gantikan Mendiang Suami 'Diuji' OTT Klaten
Wabup Klaten Lindha Benny diuji OTT Bupati Hamenang Wajar Ismoyo hanya 3 hari usai dilantik gantikan mendiang suami. Simak rekap berita selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Dilema Wabup Lindha Benny, Baru 3 Hari Gantikan Mendiang Suami 'Diuji' OTT Klaten
Bagikan