HUT Ke-77 RI Momentum Perkuat Penerapan Paradigma Sehat

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 19 Agustus 2022
HUT Ke-77 RI Momentum Perkuat Penerapan Paradigma Sehat

Arsip foto - Prof Zubairi Djoerban usai memberikan paparan terkait virus corona di Jakarta, Jumat (24/1/2020). ANTARA/Muhammad Zulfikar.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Republik Indonesia (RI) masih dalam situasi pandemi COVID-19, meskipun sudah dilakukan pelonggaran karena penurunan kasus.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban mengatakan bahwa peringatan HUT Ke-77 RI merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat penerapan paradigma sehat.

"Penerapan paradigma sehat dilakukan dengan penguatan upaya promotif dan preventif, yaitu mencegah masalah kesehatan dengan perilaku hidup bersih dan sehat," kata Prof Zubairi Djoerban, Jumat (19/8).

Baca Juga:

Saat Perayaan HUT RI, Panahan Persembahkan Emas di ISG 2021

Zubairi yang juga seorang dokter spesialis penyakit dalam subspesialis hematologi-onkologi itu menyebut, penerapan paradigma sehat bertujuan untuk mendukung tema peringatan HUT RI Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.

Menurut dia, penerapan paradigma sehat bertujuan untuk mempertahankan kondisi kesehatan agar tetap sehat sehingga berkonsentrasi pada pelayanan promotif dan preventif, tanpa mengesampingkan pelayanan kuratif dan rehabilitatif.

"Penerapan paradigma sehat ini juga sejalan dengan program pemerintah yaitu gerakan masyarakat hidup sehat atau Germas guna mencegah berbagai penyakit," katanya, dikutip Antara.

Baca Juga:

HUT ke-77 RI, KAI Operasikan Lokomotif Bon-Bon dan Kereta Djoko Kendil

Penerapan Germas meliputi tujuh langkah, yakni melakukan aktivitas fisik, makan buah dan sayur, tidak merokok, tidak mengonsumsi minuman beralkohol, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, menjaga kebersihan lingkungan, dan menggunakan jamban.

"Sebagai contoh, kebiasaan olahraga atau aktivitas fisik ini sangat bagus untuk mencegah berbagai penyakit seperti stroke, jantung, dan lain sebagainya. Begitu juga dengan makan sayur dan buah sangat baik untuk kesehatan," katanya.

Menurut dia, seluruh individu perlu terus memperkuat gerakan masyarakat hidup sehat guna menjaga kualitas kesehatan dan daya tahan tubuh terutama dalam kondisi pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.

"Momentum Hari Kemerdekaan Indonesia bisa dimanfaatkan untuk memperkuat Germas agar tetap sehat dan mencegah berbagai penyakit," katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-77 RI merupakan momentum yang tepat bagi masyarakat untuk memperkuat gerakan masyarakat hidup sehat guna mencegah berbagai masalah kesehatan.

"Gerakan masyarakat hidup sehat merupakan program prioritas dalam RPJMN yang pelaksanaannya perlu terus diperkuat," demikian Muhadjir Effendy. (*)

Baca Juga:

Harapan Abu Bakar Ba'asyir di HUT ke-77 RI

#Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Tepis Isu dr Zulfikar Magang IDI Meninggal Akibat Bully, Tapi Penyakit Sensitif
Kemenkes ungkap hasil investigasi kematian dr. Zulfikar peserta internsip di Lampung Timur. Disebut akibat penyakit sensitif, bukan beban kerja atau perundungan.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Kemenkes Tepis Isu dr Zulfikar Magang IDI Meninggal Akibat Bully, Tapi Penyakit Sensitif
Indonesia
Viral Anak Meninggal Dunia dengan Cacing di Otak, Kenali Tanda-Tanda Awal Kecacingan yang Sering Dikira Batuk Biasa
Riza Chalid, selaku pemilik manfaat PT Orbit Terminal Merak, merupakan salah satu dari delapan tersangka baru dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Agustus 2025
Viral Anak Meninggal Dunia dengan Cacing di Otak, Kenali Tanda-Tanda Awal Kecacingan yang Sering Dikira Batuk Biasa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: IDI Publikasikan 19 Minuman yang Sebabkan Diabetes dan Pengerasan Otak
Pesan berantai dengan klaim “IDI rilis 19 minuman yang mengandung Aspartame penyebab pengerasan otak” adalah konten palsu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Mei 2025
[HOAKS atau FAKTA]: IDI Publikasikan 19 Minuman yang Sebabkan Diabetes dan Pengerasan Otak
Indonesia
PB IDI Protes Mutasi dan Pemberhentian Dokter Vertikal oleh Kemenkes, Dinilai Tidak Punya Alasan
PB IDI memohon kepada Kementerian Kesehatan untuk menghormati dan melindungi hak dokter, terutama dalam menyampaikan pendapat serta berpartisipasi dalam pengambilan keputusan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Mei 2025
PB IDI Protes Mutasi dan Pemberhentian Dokter Vertikal oleh Kemenkes, Dinilai Tidak Punya Alasan
Indonesia
Pengungsi Gempa Bandung Raya 5.400 Orang, IDI Terjunkan Tim Medis
Jumlah pengungsi tercatat saat ini sekitar 5.400 orang yang terdiri atasi anak, dewasa, dan lansia.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 September 2024
Pengungsi Gempa Bandung Raya 5.400 Orang, IDI Terjunkan Tim Medis
Indonesia
RS Medistra Minta Maaf Terkait Syarat Diterima Kerja Harus Lepas Hijab
Dokter Diani Kartini melayangkan surat yang mempertanyakan soal kesediaan melepas hijab jika diterima di RS Medistra
Wisnu Cipto - Senin, 02 September 2024
RS Medistra Minta Maaf Terkait Syarat Diterima Kerja Harus Lepas Hijab
Indonesia
Kemenkes Bantah Terlibat Pemecatan Dekan FK Unair Penolak Dokter Asing
"Kabar itu tidak ada hubungannya dengan Kemenkes. Itu masalah internal Unair," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juli 2024
Kemenkes Bantah Terlibat Pemecatan Dekan FK Unair Penolak Dokter Asing
Indonesia
Dekan FK Unair yang Tolak Dokter Asing Praktik di Indonesia Dipecat
Universitas berdalih pencopotan dekan FK Unair itu merupakan kebijakan internal untuk penguatan lembaga.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juli 2024
Dekan FK Unair yang Tolak Dokter Asing Praktik di Indonesia Dipecat
Indonesia
IDI Ingatkan Dokter Tidak Boleh Beriklan Terutama Terkait Produk
Dokter menggunakan media sosial juga diwanti-wanti untuk menjaga kerahasiaan informasi kesehatan pasien, serta membedakan akun pribadinya dan yang digunakan untuk kepentingan umum.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 03 Maret 2024
IDI Ingatkan Dokter Tidak Boleh Beriklan Terutama Terkait Produk
Bagikan