[HOAKS atau FAKTA] : DWP Bocorkan Daftar Nama Polisi Pelaku Pemerasan Penonton

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 09 Januari 2025
[HOAKS atau FAKTA] : DWP Bocorkan Daftar Nama Polisi Pelaku Pemerasan Penonton

Tangkapan layar informasi hoaks. (Foto: Dok Mafindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus pemerasan yang diduga melibatkan sejumlah anggota Polda Metro Jaya terhadap para penonton Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 masih menjadi pembahasan di media sosial.

Kini beredar informasi yang menyebut pihak DWP merilis nama-nama terduga oknum polisi yang diduga melakukan pemerasan miliaran rupiah. Informasi ini diunggah akun Facebook “Kimberly Rebeca”.

Baca juga:

Uang Penonton DWP Yang Diperas Polisi Bakal Dikembalikan

Bahkan, akun itu juga mengklaim informasi tersebut dibagikan DWP secara resmi. Berikut narasinya:

“OFFICIAL STATEMENT FROM DWP. INI DAFTAR NAMA ANGGOTA POLRI YANG DIDUGA MELAKUKAN PEMERASAN 400 PENONTON DWP SENILAI RP 32M DAN SAAT INI SUDAH DITAHAN DI DIVPROPAM MABES POLRI:
AKBP Malvino Edward Y. S.H., S.I.K., M.H., M.S.S (Kasubdit Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)
KOMPOL Jamalinus L.P.N., S.H., S.I.K (Kasatresnarkoba Polrestro Jakpus)
KOMPOL Dzul Fodian S.H.. S.I.K. (Kanit Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)
AKP Yudhy Triananta Syaeful, S.T.K., S.I.K. (Kanit Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)
IPTU Sehatma Manik S.H. (Panit Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)
IPTU Syaharuddin S.I. P. (Panit Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)
AIPTU Armadi Juli Marasi Guttom (Banit Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)
BRIGADIR Fahrudin Rizki Sucipto (Banit Ditresnarkoba Polda Metro Jaya
BRIGADIR Dwi Wicaksono S.H (Banit Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)
BRIPKA Wahyu Tri Haryanto S.H (Banit Ditresnarkoba Polda Metro Jaya
BRIPKA Ready Pratama (Banit Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)
BRIPTU Dodi (Banit Ditresnarkoba Polda Metro Jaya).”

Baca juga:

34 Polisi Dimutasi terkait Kasus Dugaan Pemerasan Pengunjung DWP 2024

FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran fakta, ternyata Ismaya Live sebagai penyelenggara DWP telah membantahnya. Mereka menegaskan tidak pernah mengeluarkan poster berisi daftar polisi yang diduga melakukan pemerasan di DWP 2024. Di akun media sosial DWP juga tidak ditemukan unggahan soal daftar polisi yang diduga melakukan pemerasan.

KESIMPULAN
Ismaya Live sebagai penyelenggara DWP membantah narasi dalam unggahan yang beredar, sehingga dapat disimpulkan informasi yang beredar itu hoaks. (Knu)

#Djakarta Warehouse Project #Polisi Nakal #Kasus Pemerasan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPK Akan Periksa Kepala Kantor Imigrasi Jaksel soal Temuan Uang SGD 8.500 dalam Kasus Dugaan Pemerasan WNA
KPK akan memeriksa Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Selatan terkait temuan uang tunai SGD 8.500 dalam penyidikan dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal WNA.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
KPK Akan Periksa Kepala Kantor Imigrasi Jaksel soal Temuan Uang SGD 8.500 dalam Kasus Dugaan Pemerasan WNA
Indonesia
Kasus Dugaan Pemerasan WNA, KPK Amankan Uang SGD 8.500 dari Kantor Imigrasi Jakarta Selatan
KPK menyita uang tunai senilai SGD 8.500 saat menggeledah Kantor Imigrasi Jakarta Selatan dalam penyidikan dugaan pemerasan terkait pengurusan izin tinggal warga negara asing.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Kasus Dugaan Pemerasan WNA, KPK Amankan Uang SGD 8.500 dari Kantor Imigrasi Jakarta Selatan
Indonesia
Dewas Telusuri Isi Ponsel Pegawai KPK Tersangka Dugaan Pemerasan di Pemalang
Dewas KPK akan membuka seluruh riwayat komunikasi di ponsel Setya Budi Dias yang menjadi tersangka dugaan pemerasan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Dewas Telusuri Isi Ponsel Pegawai KPK Tersangka Dugaan Pemerasan di Pemalang
Indonesia
KPK Bongkar Dugaan Pemerasan dalam Kasus OTT Pemalang, Libatkan Pegawainya
Pegawai KPK diduga memeras Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, terkait penanganan perkara.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
KPK Bongkar Dugaan Pemerasan dalam Kasus OTT Pemalang, Libatkan Pegawainya
Indonesia
Polisi Sopir Alphard Arogan di HI Cuma Minjam, Dulunya Punya Dokter Dibeli Temannya
Mobil Alphard yang dikendarai polisi di Bundaran HI bukan milik Polri, melainkan pinjaman dari warga sipil. Awalnya mobil itu milik dokter, kini menunggak pajak dan gunakan pelat palsu.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Polisi Sopir Alphard Arogan di HI Cuma Minjam, Dulunya Punya Dokter Dibeli Temannya
Indonesia
KPK Geledah Kantor Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Bawa 3 Koper Barang Bukti
KPK menggeledah kantor Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan sejumlah OPD Pemkab Sukoharjo. Penggeledahan berlangsung lima jam dan penyidik membawa tiga koper.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
KPK Geledah Kantor Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Bawa 3 Koper Barang Bukti
Indonesia
Kasusnya Sampai Bareskrim, Polisi Tegal Aniaya Perempuan Cirebon Sejak 2023 Akhirnya Ditangkap
Propam Polda Jateng menahan Aiptu N, oknum Polres Tegal Kota, atas dugaan penganiayaan terhadap perempuan Cirebon sejak 2023. Kasus pidana ditangani Bareskrim Polri.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Kasusnya Sampai Bareskrim, Polisi Tegal Aniaya Perempuan Cirebon Sejak 2023 Akhirnya Ditangkap
ShowBiz
Djakarta Warehouse Project 2026 kembali Digelar, Ayo Segera Berburu Tiket Presale
DWP membuka penjualan tiket presale mulai 28 Juni 2026 pukul 15.00 WIB.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Djakarta Warehouse Project 2026 kembali Digelar, Ayo Segera Berburu Tiket Presale
Berita
Kasus Dugaan Pencurian Dihentikan, Kuasa Hukum Bangun Paulus Tudungta Pertanyakan Mengapa Terlapor Belum Diperiksa
Kuasa hukum Bangun Paulus Tudungta meminta Polri membuka kembali penyelidikan dugaan pencurian. Menilai penghentian penyelidikan dilakukan sebelum pemeriksaan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 28 Juni 2026
Kasus Dugaan Pencurian Dihentikan, Kuasa Hukum Bangun Paulus Tudungta Pertanyakan Mengapa Terlapor Belum Diperiksa
Indonesia
KPK Bongkar Dugaan Setoran Ilegal di Imigrasi Bali, Biro Jasa Wajib Bayar agar KITAS Diproses
KPK membongkar adanya dugaan pungli di Imigrasi Bali. Biro Jasa kabarnya wajib menyetorkan uang agar KITAS dipermudah.
Soffi Amira - Jumat, 26 Juni 2026
KPK Bongkar Dugaan Setoran Ilegal di Imigrasi Bali, Biro Jasa Wajib Bayar agar KITAS Diproses
Bagikan