HKTB Umumkan Rencana Kebangkitan Pariwisata Hong Kong
Hong Kong terus tingkatkan infrastruktur untuk kebangkitan pariwisata (Foto: Pixabay/finalart2005)
HONG Kong Tourism Board (HKTB) mengadakan acara Tourism Update tahunan secara online beberapa waktu lalu. Dalam acara tersebut, HKTB mengumumkan rencana kebangkitan yang menyoroti perkembangan dinamis dan pengalaman baru Hong Kong.
Adapun tujuannya yakni untuk menghasilkan suasana positif serta menjadikan Hong Kong sebagai tujuan utama pelancong dari seluruh dunia, ketika perjalanan kembali dibuka.
Baca Juga:
Kangen Jalan-Jalan, Wisatawan Indonesia Inginkan Perjalanan Bebas Repot
Mengusung tema Together Towards New Horizons, Tourism Update 2022 menarik 3.200 perwakilan pedagang dari agen perjalanan, atraksi, hotel, maskapai penerbangan, restoran, retailers, penyelenggara pameran dan pertemuan dari Hong Kong, Mainland Tiongkok dan pasar luar negeri.
HKTB berbagi wawasan tentang tren pariwisata terbaru serta rencana kerjanya untuk tahun mendatang. Dalam acara Tourism Update itu, Chairman HKTB Dr Y K Pang menyoroti kembalinya Hong Kong ke normalitas.
"Gelombang kelima pandemi mereda. Kehidupan sehari-hari dan kegiatan ekonomi Hong Kong sekarang secara bertahap kembali normal. Memungkinkan kami untuk menggelar acara berskala besar dan bersiap untuk menyambut kembali pengunjung," jelas Dr Y K Pang, pada siaran pers yang diterima merahputih.com.
Selain itu, Pang menjelaskan, selama pandemi Hong Kong tidak pernah berhenti membangun dan meningkatkan infrastruktur pariwisatanya. Seperti pembukaan Hong Kong Palace Museum pada musim panas ini.
Kemudian, landasan pacu ketiga di Bandara Internasional Hong Kong, pun diharapkan mulai beroperasi dalam beberapa tahun ke depan. Dengan elemen infrastruktur baru dan dukungan dari pemerintah pusat serta Hong Kong Special Administrative Region, Hong Kong sudah siap bersaing, dan menuju cakrawala baru dengan percaya diri.
Baca Juga:
Pariwisata Lombok Diprediksi Meningkat Setelah Gelaran MotoGP Mandalika
Sementara itu, pada paparannya perihal rencana kerja tahun mendatang, Direktur Eksekutif HKTB Dane Cheng menjelaskan bagaimana HKTB akan fokus untuk menghasilkan suasana positif di kota, merangsang konsumsi, dan mempertahankan profil Hong Kong secara global dengan meluncurkan Hong Kong Summer Treats.
Kampanye tersebut memberikan sejumlam diskon dan penawaran promosi, yang akan dimulai dengan Seni di Hong Kong, kampanye yang mendukung acara seni dan budaya internasional. Saat pembatasan mulai dilonggarkan, HKTB akan mengatur lebih banyak acara bertaraf internasional secara bertahap. Seperti Hong Kong Wine & Dine Festival, Hong Kong Winter Fest, dan Hong Kong Sevens.
Cheng mengungkapkan, bahwa HKTB sudah melakukan penelitian ekstensif di 16 pasar. Mereka menemukan bahwa Hong Kong masih sangat disukai oleh para pelancong di seluruh dunia. Kemudian secara khusus mengidentifikasi sejumlah faktor pendorong utama untuk mengunjungi Hong Kong.
Adapun faktor tersebut ialah kebersihan, budaya lokal, kuliner unik, pengalaman mendalam, aksesibilitas tinggi, dan kemudahan komunikasi. "Dengan pondasi pariwisata kami yang kokoh. Status kami sebagai pusat pertukaran budaya internasional Timur-Barat, serta posisi kami di jantung Wilayah Teluk Besar yang dinamis, dan kekayaan aset dan infrastruktur pariwisata baru kami, masa depan pariwisata Hong Kong penuh potensi," jelas Cheng. (Ryn)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
9 Jenazah Pekerja Migran Korban Kebakaran di Hong Kong Tiba di Indonesia, Langsung Diserahkan ke Keluarga
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Terkendala Aturan, Menlu Sugiono Akui Jasad 9 WNI Bisa Tertahan Lama di Hong Kong