Terkendala Aturan, Menlu Sugiono Akui Jasad 9 WNI Bisa Tertahan Lama di Hong Kong

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 06 Desember 2025
Terkendala Aturan, Menlu Sugiono Akui Jasad 9 WNI Bisa Tertahan Lama di Hong Kong

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono ditemui di Kantor Kementerian Luar Negeri (Kemlu) di Jakarta, Selasa (5/8/2025). (ANTARA/Nabil Ihsan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Otoritas Hong Kong telah resmi menghentikan operasi pencarian korban kebakaran besar di bangunan apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, yang menewaskan ratusan orang, termasuk sembilan Warga Negara Indonesia (WNI).

Namun, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengakui pemerintah belum bisa segera memulangkan jenazah sembilan WNI ke tanah akhir dalam waktu dekat karena terkendala masalah administrasi aturan pemerintah Hong Kong.

“Memang ada kendala peraturan setempat mengenai pemulangan," kata Sugiono, ketika dikonfirmasi media, Jakarta, dikutip Sabtu (6/12).

Baca juga:

Data Terbaru WNI Korban Kebakaran Hong Kong: 9 Tewas

Prosedur Pemulangan Jenazah WNI dari Hong Kong

Menlu menjelaskan prosedur pemulangan jenazah dari Hong Kong pada umumnya berjalan cukup lama, tanpa memberikan detail kendala administrasi yang dimaksud kepada media.

Namun, Menteri Sugiono menegaskan Kemenlu terus berkoordinasi dengan otoritas Hong Kong untuk mempercepat proses pemulangan jenazah 9 WNI ke tanah air.

"Tapi kami juga terus berusaha mencari jalan supaya prosesnya dipercepat," tandas Menlu, yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra itu, dilansir Antara.

Berdasarkan data terakhir Kepolisian Hong Kong, kebakaran besar di kompleks apartemen Wang Fuk Court di Tai Po, yang terjadi 26 November 2025 itu menyebabkan 159 orang tewas, 79 orang terluka, dan 31 lainnya masih hilang.

Baca juga:

9 WNI Tewas, KJRI Hong Kong Bentuk Tim Koordinasi Pemulangan Jenazah

140 WNI Tinggal di Kompleks Wang Fuk Court yang Terbakar

Kemenlu RI mencatat ada 140 WNI yang tinggal di kompleks apartemen tersebut, seluruhnya bekerja di sektor domestik. Rinciannya:

  • 9 WNI meninggal dunia

  • 129 WNI selamat

  • 1 WNI masih dalam perawatan medis

  • 1 WNI belum ditemukan

KJRI Hong Kong telah membentuk tim koordinasi khusus untuk menangani pemulangan jenazah dan memastikan perlindungan bagi WNI yang selamat dan terluka. (*)

#Kebakaran #Hong Kong #WNI #Sugiono
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Tiga unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan bus. Penyemprotan pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
 Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Indonesia
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Berdasarkan laporan pemantauan awal Kantor SAR Jakarta, indikasi kebakaran ditandai asap tebal berkadar gas beracun di area tambang emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/1) dini hari.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Indonesia
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Berdasarkan penilaian KBRI dan dengan memperhatikan kondisi di lapangan hingga Senin (12/1), evakuasi juga belum diperlukan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Dunia
Kronologis ABK WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Kapal Disergap Dini Hari
Insiden pembajakan ini berujung pada penculikan sembilan awak kapal, termasuk empat warga negara Indonesia (WNI).
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Kronologis ABK WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Kapal Disergap Dini Hari
Indonesia
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Hingga saat ini, belum ada laporan WNI yang terdampak aksi unjuk rasa di berbagai wilayah Iran, meski beberapa korban sipil dilaporkan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Indonesia
Demo di Iran Tewaskan Sekitar 500 Orang, DPR: Siapkan Rencana Evakuasi WNI, Jangan Tunggu Situasi Memburuk
Menurut anggota Komisi I DPR, keamanan dan keselamatan WNI harus menjadi prioritas utama pemerintah Indonesia.
Frengky Aruan - Senin, 12 Januari 2026
Demo di Iran Tewaskan Sekitar 500 Orang, DPR: Siapkan Rencana Evakuasi WNI, Jangan Tunggu Situasi Memburuk
Indonesia
KJRI Johor Bahru Jemput Bola Selesaikan Rencana Pemulangan WNI Bermasalah
KJRI Johor Bahru telah menerbitkan 1.825 SPLP, di mana 1.570 WNI di antaranya berhasil dipulangkan ke tanah air berkat dukungan sistem Si Mata Depo.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
KJRI Johor Bahru Jemput Bola Selesaikan Rencana Pemulangan WNI Bermasalah
Indonesia
Kemenlu Pulangkan 3 WNI Terjebak di Yaman
Pemulangan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Perwakilan RI di Kawasan Timur Tengah, khususnya KBRI Muscat, KBRI Riyadh, KBRI Abu Dhabi, KJRI Jeddah
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
 Kemenlu Pulangkan 3 WNI Terjebak di Yaman
Dunia
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Sebagian besar wilayah Australia dilanda kondisi gelombang panas ekstrem.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Indonesia
37 WNI di Venezuela Diimbau Waspada, KBRI Buka Hotline Darurat
WNI di Venezuela diharapkan dapat langsung menghubungi hotline KBRI Caracas dan juga hotline Direktorat Perlindungan WNI
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
37 WNI di Venezuela Diimbau Waspada, KBRI Buka Hotline Darurat
Bagikan