Wisata Indonesia

Pariwisata Lombok Diprediksi Meningkat Setelah Gelaran MotoGP Mandalika

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 23 Maret 2022
Pariwisata Lombok Diprediksi Meningkat Setelah Gelaran MotoGP Mandalika

Pariwisata Lombok Diprediksi Meningkat Setelah Event MotoGP (Foto: pixabay/raw_image6)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEKAN lalu Indonesia diramaikan dengan euforia gelaran MotoGP Mandalika 2022. Setelah ajang balap motor bertaraf internasional tersebut selesai, industri pariwisata di kawasan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya, diprediksi akan terus mengalami peningkatan.

Hal tersebut diungkapkan oleh ujar Area Manager East Indonesia, tiket.com, Rajasa Hadisoemarto di Lombok Tengah. Menurut Rajasa, akan ada peningkatan di sektor pariwisata. "Setelah MotoGP untuk Lombok sudah pasti ada peningkatan. Kami melihat nanti pas April, masuk liburan Lebaran, sekolah akan lebih besar lagi," ujar Rajasa, seperti yang dikutip dari laman ANTARA.

Baca juga:

Pandemi Membuat Wisata Domestik Kian Dilirik

Gelaran MotoGP Mandalika 2022 mendongkrak industri pariwisata di Lombok dan sekitarnya (Foto: pixabay/jingoba)

Rajasa menjelaskan, gelaran MotoGP pada race utama dihadiri Presiden Joko Widodo. Hal itu membangkitkan rasa penasaran sebagian orang terkait Lombok, khususnya Mandalika. Sehingga wilayah tersebut menjadi salah satu daftar destinasi wisata yang diinginkan banyak orang.

"Orang-orang kan penasaran seheboh apa sih. Yang tadinya orang tidak terpikir pergi ke Lombok, Mandalika. Begitu ada heboh-heboh MotoGP, Presiden sampai datang. Akhirnya mereka melihat, Lombok yang awalnya tidak mereka pikirkan sebagai destinasi jadi terpikirkan," ucapnya.

Sementara itu, sejumlah pelonggaran seperti ditiadakannya tes antigen atau PCR untuk perjalanan dalam negeri serta penurunan pembatasan kegiatan masyarakat, pun berdampak positif untuk pertumbuhan industri pariwisata, khususnya di Lombok dan Bali.

Kawasan Lombok sendiri dikenal dengan keindahan alamnya, khususnya pantai dan budaya Suku Sasak. Selain itu, terdapat juga pantai Kuta Mandalika dan PAntai Senggigi yang menjadi daya tarik para wisatawan.

Baca Juga:

Kolaborasi IMI dan Ancol Beach City Gairahkan Wisata Otomotif

Kemudian, ada juga kepulauan Gili yaitu Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air yang menawarkan pengalaman bawah air serta ketenangan jiwa.

Untuk mereka yang ingin icip-icip kuliner khas lokal, bisa berkunjung ke mataram. Di kawasan tersebut, wisatawan dapat mencicipi sejumlah makanan khas, seperti Sate Rembiga dan Nasi Balap dengan cita rasa pedas.

Wisatawan yang berkunjung ke Lombok didominasi anak muda dan keluarga (Foto: pixabay/sulox32)

Perihal karakteristik wisatawan yang berkunjung ke Lombok, Rajasa menilai bahwa masih didominasi oleh keluarga serta anak-anak muda. Biasanya, para wisatawan muda datang di akhir pekan, meski tidak menutup kemungkinan di hari-hari biasa. Sementara wisatawan keluarga, umumnya datang di masa liburan sekolah.

"Wisatawan ke lombok kebanyakan anak muda dan keluarga. Kalau yang agak-agak old mungkin tidak. Lombok dan Bali tidak jauh beda, karena seberang-seberangan. Pantainya mirip-mirip. Kalau anak muda biasanya bisa kapanpun datang, setiap weekend lah. Tetapi kalau family kan mau tidak mau menunggu liburan sekolah," jelas Rajasa. (Ryn)

Baca Juga:

Film Nagih Janji Cinta Hadirkan Keunikan Sejumlah Wisata di Solo

#Wisata Indonesia #Wisata #Pariwisata Indonesia #Lombok #Wisata Bali
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Kalah Saing dengan Negara Tetangga dalam Urusan Pariwisata, DPR 'Semprot' Pemerintah
Guna mengembalikan kepercayaan dunia, Bambang mendesak pemerintah segera membentuk polisi pariwisata khusus seperti yang telah sukses diterapkan di Malaysia dan Filipina
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Indonesia Kalah Saing dengan Negara Tetangga dalam Urusan Pariwisata, DPR 'Semprot' Pemerintah
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Bagikan