Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Hindari Loss of Learning pada Siswa, Nadiem Dorong Pemda Segera Adakan PTM

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 13 September 2021
Hindari Loss of Learning pada Siswa, Nadiem Dorong Pemda Segera Adakan PTM

Mendikbudristek Nadiem Makarim meninjau PTM di sejumlah sekolah SMAN 4 Solo dan SMPN 1 Solo, Senin (13/9). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendorong seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) yang berada di level tiga sampai satu PPKM untuk segera membuka sekolah. Pasalnya, terlalu lama menggelar Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dikhawatirkan membuat siswa akan mengalami 'loss of learning' yang menyebabkan penurunan kompetensi peserta didik.

"Saya meminta Pemda untuk segera melaksanakan PTM Jika terlalu lama jalani PJJ tidak baik untuk siswa," kata Mendikbudristek, Nadiem Makarim saat meninjau PTM di sejumlah sekolah SMAN 4 Solo dan SMPN 1 Solo bersama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Senin (13/9).

Baca Juga:

Aplikasi Belajar Online, Solusi Sukses SBMPTN di Masa Pandemi

Daerah yang masuk Level 1 hingga 3 untuk segera menggelar PTM terbatas tentunya dengan protokol kesehatan yang dikelola dengan baik. Ia menilai selama ini, PJJ belum berjalan optimal.

"PJJ yang jelas-jelas tidak optimal dan tidak bergerak cepat maka kita akan menghadapi loss of learning yang permanen pada anak-anak kita,” ujar dia.

Mendikbudristek Nadiem Makarim meninjau PTM di sejumlah sekolah SMAN 4 Solo dan SMPN 1 Solo, Senin (13/9). (MP/Ismail)

PJJ selama pandemi juga bisa mempengaruhi kesehatan mental dan psikis para siswa. Dimana siswa merasa kesepian, selama belajar di rumah mereka juga dihadapkan pada berbagai macam konflik.

"Pandemi COVID-19 ini kita tidak hanya menghadapi risiko kesehatan, tetapi juga risiko kehilangan generasi sekarang. Ini yang sekarang sedang diperjuangkan Kemendikbud," tegas dia.

Baca Juga:

Anak Makin Antusias Mengikuti PJJ Lewat Video Animasi

Walikota Solo, Gibran Rakabuming meminta pada orang tua agar tidak perlu khawatir anak-anaknya menjalani PTM. Hal itu dilakukan dengan syarat siswa menerapkan protokol kesehatan 5M dan memakai dobel masker.

"Untuk yang TK dan SD juga tidak perlu khawatir, meski anaknya tidak bisa divaksin, tapi sudah terbentuk kekebalan komunitas. Karena guru-guru dan stafnya kan sudah divaksin semua," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Nadiem Makarim #Sekolah #Sekolah Tatap Muka #Seragam Sekolah Anak #Belajar Tatap Muka
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Buka Peluang Kantin Sekolah Jadi Alternatif MBG, Minta Dikaji Dulu
Presiden RI, Prabowo Subianto, membuka opsi kantin sekolah jadi alternatif MBG. Ia pun meminta hal itu dikaji.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Prabowo Buka Peluang Kantin Sekolah Jadi Alternatif MBG, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Banyak Sekolah Kekurangan Murid Baru, Puan Desak Pemerintah Lakukan Pemetaan
Pemerintah perlu terlebih dahulu memetakan penyebab fenomena tersebut sebelum menentukan langkah penanganan agar kebijakan yang diambil sesuai dengan kondisi di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Banyak Sekolah Kekurangan Murid Baru, Puan Desak Pemerintah Lakukan Pemetaan
Indonesia
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Ledakan diduga bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 menyebut pelaku merupakan siswa berinisial R (17).
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Indonesia
Komisi X DPR Ingatkan MPLS 2026 Harus Bebas Perploncoan dan Perundungan
Anggota Komisi X DPR RI Dedi Wahidi meminta pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 bebas dari perploncoan, kekerasan, dan perundungan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Komisi X DPR Ingatkan MPLS 2026 Harus Bebas Perploncoan dan Perundungan
Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Polisi menangkap MY (34), pria yang diduga mengirim ancaman bom ke SDN 15 Srengseng Sawah, Jagakarsa. Pelaku mengaku melakukan aksi tersebut karena iseng.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Indonesia
Usai Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Masuk Sekolah Seperti Biasa
Disdik DKI Jakarta memastikan KBM dan MPLS di SDN Srengseng Sawah 15 tetap berlangsung normal pada Selasa (14/7) usai ancaman bom.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Usai Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Masuk Sekolah Seperti Biasa
Indonesia
Polisi Periksa 3 Saksi, Kantongi Nomor Pengirim Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
Polisi memeriksa tiga saksi dan telah mengantongi nomor pengirim ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Polisi Periksa 3 Saksi, Kantongi Nomor Pengirim Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
Indonesia
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Telusuri Pengirim Pesan WhatsApp
Ancaman bom melalui WhatsApp menggegerkan SDN Srengseng Sawah 15 di hari pertama sekolah. Polisi kini memburu pengirim pesan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Telusuri Pengirim Pesan WhatsApp
Indonesia
Hasil Penyisiran Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Pastikan Lokasi Aman
Tim Gegana melakukan penyisiran bom di SDN Srengseh Bawah 15. Polisi memastikan, bahwa tidak ada bom di lokasi.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Hasil Penyisiran Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Pastikan Lokasi Aman
Bagikan