Sains

5 Hewan ini Main Hati untuk Bertahan Hidup

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 19 Februari 2023
5 Hewan ini Main Hati untuk Bertahan Hidup

Singat juga berpoligami. (Foto: Unsplash/Jeremy Avery)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERBURU mangsa, mencari sisa-sisa makanan, hingga bermigrasi, cara-cara ini dilakukan sejumlah hewan untuk bertahan hidup. Namun, tahukah kamu, beberapa hewan memiliki cara unik untuk bertahan hidup. Mereka main hati untuk menyambung kehidupan mereka.

Sejatinya, hewan-hewan ini tidak setia dengan pasangan mereka. Mereka berselingkuh agar peluang hidup mereka lebih baik. Apa saja hewan-hewan tersebut?

1. Bonobo

Salah satu primata yang tinggal di pedalaman hutan Afrika ini memiliki tubuh yang lebih kecil dibandingkan primata-primata besar seperti gorila atau simpanse. Dilansir Scientific American, bonobo memiliki tingkat kehausan seks yang tinggi di alam liar. Mereka melakukan hubungan intim tersebut ke semua Bonobo.

Baca Juga:

Stockholm Syndrome, Kala Korban Malah Main Hati dengan Pelakunya

“Perilaku seksual tidak terpisahkan dalam hubungan sosial antara Bonobo satu dan Bonobo lainnya, dan bukan terjadi kepada jantan dan betina saja,” tulis Scientific American.

Bonobo tidak memiliki batasan untuk melakukan seks. Ia akan berhubungan dengan berbagai Bonobo baik betina maupun yang jantan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan Bonobo berhubungan dengan saudara kandung yang sedarah dengannya.

Bonobo tidak memiliki batasan dalam berhubungan seks. (Foto: Unsplash/Sean Foster)

2. Hyena Tutul

Termasuk ke dalam anjing, hewan karnivora ini bersifat matriarki, yaitu betina yang lebih mendominasi kelompok besar di antara para jantannya. Dilansir Live Science, hyena memiliki strategi kawin secara poligami, ini karena hyena betina memiliki klitoris yang berbentuk seperti Mr.P.

Alhasil, saat berhubungan intim betina akan merasa canggung dan membuat posisi seks sedikit rumit untuk jantannya. Hal ini membuat hyena betina harus memutuskan hyena jantan mana saja yang dapat memiliki 'akses' tersebut.

3. Walrus

Hewan laut berbadan gemuk yang tinggal di Samudera Pasifik dan Atlantik ini termasuk ke dalam kategori hewan polygamous, yaitu hewan jantan yang berhubungan seks lebih dari satu walrus betina.

Baca Juga:

Child-Free, Pilihan untuk Enggak Main Hati Sama Anak?

Animal Bio mengungkapkan setiap musim berbeda, walrus akan berganti pasangan, begitupun selanjutnya di musim selanjutnya. Walrus jantan akan mengeluarkan suara keras untuk menarik perhatian walrus betina.

Kerumunan kelinci sedang memakan rumput. (Foto: Unsplash/Aswathy)

4. Kelinci

Hewan peliharaan yang berbulu nan imut ini siapa sangka melakukan poligami sepanjang hidupnya. Menurut laman Bunny Owner, jika dalam satu kendang terdapat banyak kelinci jantan dan betina, kelinci akan melakukan poligami.

Hewan yang memiliki telinga panjang ini tidak terikat secara emosional, menjadikan kelinci melakukan poligami dan monogami sepanjang hidupnya.

"(Kelinci) tidak memiliki keterikatan emosional dengan pasangannya dan akan berpisah setelah kawin,” tulis Bunny Owner pada lamannya. Pantas saja ya logo playboy berbentuk kelinci.

5. Singa

Sang raja hutan tergolong dalam keluarga kucing besar ini juga termasuk ke dalam hewan yang melakukan poligami. Britannica menjalaskan saat di alam liar, singa memiliki aktivitas seksual yang lebih sering ketimbang di penangkaran. Terlebih lagi saat musim kawin, singa jantan akan berhubungan seksual dengan banyak singa betina. (mro)

Baca Juga:

Ketika Chatbots Memainkan Hati Penggunanya

#Sains #Februari Main Hati
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Fun
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Museum MACAN meluncurkan Water Turbine Project, program pendidikan seni kolaborasi dengan Grundfos Indonesia. Angkat isu air, lingkungan, dan keberlanjutan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Desember 2025
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Lifestyle
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Jejak-jejak yang sebagian berdiameter hingga 40 sentimeter itu tersusun sejajar dalam barisan paralel.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Indonesia
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Founder dan Chairman Mayapada Group, Dato Sri Tahir, menemui Jokowi di Solo. Ia mengatakan, Museum Sains dan Teknologi diresmikan Maret 2026.
Soffi Amira - Jumat, 12 Desember 2025
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
ShowBiz
Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Studi yang dipublikasikan di Journal of Epidemiology & Community Health ini menyebut popularitas mempersingkat usia hingga 4,6 tahun.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
 Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Indonesia
Sepakat Kerja Sama di Bidang Ekonomi dan Sains, Presiden Brasil Harap Bisa Untungkan 2 Negara
Brasil dan Indonesia sepakat bekerja sama di bidang ekonomi dan sains. Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, berharap kerja sama ini bisa menguntungkan dua negara.
Soffi Amira - Kamis, 23 Oktober 2025
Sepakat Kerja Sama di Bidang Ekonomi dan Sains, Presiden Brasil Harap Bisa Untungkan 2 Negara
Dunia
Ilmuwan Peneliti Material Baru Terima Hadiah Nobel Kimia, Temuannya Dapat Bantu Selamatkan Planet
Penemuan mereka berpotensi mengatasi beberapa masalah terbesar di planet ini, termasuk menangkap karbon dioksida untuk membantu mengatasi perubahan iklim dan mengurangi polusi plastik melalui pendekatan kimia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Oktober 2025
 Ilmuwan Peneliti Material Baru Terima Hadiah Nobel Kimia, Temuannya Dapat Bantu Selamatkan Planet
Dunia
Tiga Ilmuwan Raih Hadiah Nobel Fisika, Berjasa dalam Komputasi Kuantum
Membuka jalan bagi lahirnya generasi baru komputer superkuat.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
Tiga Ilmuwan Raih Hadiah Nobel Fisika, Berjasa dalam Komputasi Kuantum
Lifestyle
Kayak Manusia, Kucing Juga Bisa Kena Demensia
Temuan ini akan membantu ilmuwan mencari pengobatan baru bagi manusia.
Dwi Astarini - Jumat, 15 Agustus 2025
Kayak Manusia, Kucing Juga Bisa Kena Demensia
Lifestyle
Populasi Serangga Terancam Alterasi Pola El Nino yang Dipicu Perubahan Iklim
Artropoda disebut menjadi sumber makanan penting bagi burung dan hewan yang lebih besar.??
Dwi Astarini - Kamis, 07 Agustus 2025
Populasi Serangga Terancam Alterasi Pola El Nino yang Dipicu Perubahan Iklim
Dunia
Arkeolog Temukan Bukti Penyintas Letusan Gunung Vesuvius Kembali Tinggal di Reruntuhan Pompeii
Pompeii setelah tahun 79 muncul kembali, bukan sebagai kota, melainkan sebagai kumpulan bangunan yang rapuh dan suram, semacam kamp.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Agustus 2025
Arkeolog Temukan Bukti Penyintas Letusan Gunung Vesuvius Kembali Tinggal di Reruntuhan Pompeii
Bagikan