Hendak Kabur, Bandar Narkoba Asal Tiongkok Didor Polisi
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
MerahPutih.com - Peredaran narkoba di Indonesia sudah cukup mengkhawatirkan. Maka polisi pun tak segan-segan menindak merela. Salah satu aksi nyata diperlihatkan Satuan Narkona Polrestabes Bandung yang menembak mati seorang bandar yang berasal dari Cina. Bandar bernawa Xiao ini tewas tertembus timah panas pada bagian dada saat hendak ditangkap petugas pada Sabtu (13/01) pagi.
Kapolrestabes Bandung Hendro Pandowo menegaskan pelaku membawa dua kilogram bahan pembuat sabu-sabu atau Ketamine yang di selundupkan dari Cina ke Kota Bandung.
"Pengungkapan kasus tersebut bermula saat Bea Cukai mengamankan Zhang yang baru saja mendarat di Bandara Husein Satranegara pada Rabu 10 Januari 2018. Dari tangan Zhang, polisi mendapat barang bukti ketamine sebanyak dua kilogram," ujar Kapolrestabes Kombes Hendro.
Kemudian penyidik melakukan pendalaman dan penyelidikan. Hasilnya, petugas berhasil meringkus Ucok dan Uud yang bertugas sebagai kurir sekaligus sopir.
"Ucok dan Uud ini perannya kurir yang mengantar Zhang asal China untuk menyerahkan ketamine ke daerah Cengkareng," tambah Hendro.
Dari hasil keterangan pelaku, kemudian dikatakan Hendro anggotanya langsung bergerak ke kawasan Cengkareng.
"Di Cengkareng kita berhasil menangkap Xiao dan seorang wanita bernama Huang. Keduanya merupakan WN China," bebernya.
Dari mereka polisi mengamankan barang bukti berupa, dua gram sabu dan satu butir pil inex. Namun sewaktu penggeledahan, Xiao berontak dan melawan dengan cara menusuk seorang polisi menggunakan pisau. Lantaran membahayakan, bandar narkoba itu ditembak mati.
"Kemarin pagi saat kita lakukan penangkapan, pelaku Xiao ini melakukan perlawanan. Akhirnya kita lakukan tindakan tegas dan terukur, pelaku tewas dengan luka tembak di bagian dada kiri," terangnya.
Bahkan saat penangkapan itu dikatakan Kapolrestabes, pelaku ini melakukan perlawanan dengan cara menusuk Brigadir Hendra pada bagian tangan kanannya.
"Itu alasan kami melumpuhkan pelaku karena sudah membahayakan petugas," tegas Kombes Pol Hendro Pandowo.(*)
Berita ini ditulis berdasarkan laporan Yugie Prasetyo, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya.
Bagikan
Berita Terkait
Satnarkoba Polresta Solo Sita 1 Kilogram Sabu dari Jaringan Lintas Provinsi
DPRD DKI Bahas Raperda P4GN, Pramono Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkoba
DPRD DKI Usulkan Cabut Izin Permanen Tempat Hiburan Malam Terkait Narkoba
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Bahan Baku Lab Narkoba Apartemen Pluit Impor dari India, Bos Besarnya Masih di Luar Negeri
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
Apartemen Lab Narkoba di Ancol Dikelola Sindikat Internasional, Produk Dikemas Mirip Minuman Saset
Peredaran Narkoba untuk Malam Tahun Baru Digagalkan Polisi, Modus Baru Digunakan Pengedar