BNN Ungkap Ratusan Liquid Vape Mengandung Narkotika, Wamenkes: Bahaya bagi Generasi Muda

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
BNN Ungkap Ratusan Liquid Vape Mengandung Narkotika, Wamenkes: Bahaya bagi Generasi Muda

Wakil Menteri (Wamen) Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Benjamin Paulus Octavianus, mengaku terkejut setelah mengetahui rokok elektrik atau vape kini disalahgunakan sebagai media untuk mengonsumsi narkoba.

Informasi tersebut diperolehnya dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Suyudi Ario Seto, dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua bulan lalu.

"Saya bertemu dengan ketua BNN dua bulan lalu, saya kaget sekali. Beliau sampaikan dengan paparan dengan data begitu banyaknya vape digunakan untuk narkoba," kata Wamenkes Benjamin saat menghadiri Konferensi Pers Kampanye #SehatTanpaRokok 2026 di Ballroom Mutiara, JW Marriott Hotel Jakarta, Rabu (3/6).

Temuan Vape Mengandung Narkotika Meningkat Signifikan

Berdasarkan laporan BNN RI, pada tahun 2025 ditemukan 98 sampel isi vape yang mengandung narkotika.

Sementara itu, pada tahun 2026 jumlah temuan meningkat menjadi 298 sampel isi vape yang diketahui mengandung narkoba.

Peningkatan tersebut menjadi perhatian serius karena menunjukkan tren penyalahgunaan vape yang semakin meluas.

Adapun jenis narkotika yang ditemukan dalam liquid vape adalah synthetic cannabinoids atau kanabinoid sintetis.

Kanabinoid sintetis merupakan zat kimia yang dibuat di laboratorium untuk meniru efek tetrahydrocannabinol (THC), senyawa psikoaktif utama yang terdapat dalam ganja.

Zat tersebut umumnya disemprotkan ke bahan tanaman kering untuk dihisap atau dipasarkan dalam bentuk cairan yang digunakan pada perangkat vape.

Baca juga:

BNN Usul Vape Dilarang di RUU Narkotika, Temuan 341 Sampel Ungkap Fakta Mengkhawatirkan

Benjamin menilai penyalahgunaan vape sebagai sarana konsumsi narkoba dapat menimbulkan dampak yang sangat berbahaya, khususnya bagi kalangan generasi muda.

Bayangkan bahayanya. Vape (mulanya) dengan kadar nikotin, sekarang dimanfaatkan sekian puluh persen untuk peredaran narkoba di Indonesia. Bayangkan dampak kehancuran buat generasi muda kita,

Wamenkes RI, Benjamin Paulus Octavianus.

Kemenkes Siapkan Langkah Penanganan

Menurut Benjamin, persoalan penyalahgunaan vape untuk mendapatkan efek narkotika menjadi salah satu pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius dari Kementerian Kesehatan.

Ia menegaskan fokus penanganan terhadap persoalan tersebut penting karena dampaknya dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

"Saya lebih fokus pada hal-hal seperti itu menurut saya jadi berdampak langsung," pungkas dokter spesialis paru tersebut. (Asp)

#Wamenkes #Benjamin Paulus Octavianus #Bnn #Vape #Narkoba
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Genjot Pembangunan Puskesmas, 1.988 Unit Baru Mulai Dibangun 2027
Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan dasar sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 04 September 2026
Pemerintah Genjot Pembangunan Puskesmas, 1.988 Unit Baru Mulai Dibangun 2027
Indonesia
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
RS (38), pria yang disebut bandar besar obat keras di Tanah Abang, ditangkap polisi setelah masuk DPO. Total tersangka dalam kasus ini menjadi enam orang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
Indonesia
Polda Metro Bongkar Dugaan Industri Rumahan Produksi Etomidate di Jaksel, WN Malaysia Ditangkap
Polda Metro Jaya membongkar dugaan industri rumahan produksi etomidate di Jakarta Selatan. Seorang WN Malaysia berinisial LYL ditangkap.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Polda Metro Bongkar Dugaan Industri Rumahan Produksi Etomidate di Jaksel, WN Malaysia Ditangkap
Indonesia
Bareskrim Bongkar Jaringan King_Garden, Ungkap Penyamaran 9,4 Kg Ganja di Paket Tekstil
Petugas menemukan paket berisi 2 kilogram ganja yang dikirim menggunakan mobil ekspedisi dari Medan menuju Pasuruan dan Brebes.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Bareskrim Bongkar Jaringan King_Garden, Ungkap Penyamaran 9,4 Kg Ganja di Paket Tekstil
Indonesia
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Pengungkapan bermula ketika Tim Subdit I Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Indonesia
Terciduk Kasus Narkoba Lagi, Aktor Revaldo Kenal Bandar di Tempat Rehab
Aktor Revaldo Fifaldi Surya Permana kembali tersandung kasus narkoba untuk keempat kalinya.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Terciduk Kasus Narkoba Lagi, Aktor Revaldo Kenal Bandar di Tempat Rehab
Indonesia
Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang
Dalam penyisiran lokasi yang dikenal sebagai ‘Kampung Ambon’ tersebut, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang
Indonesia
Hati-Hati! Polisi Ungkap Peredaran Permen Mengandung Narkotika Golongan I Dari Inggris
Bukti permen diduga mengandung THC, cokelat LSD diduga mengandung THC, cairan diduga mengandung THC, serta permen mengandung THC yang diungkap penyidik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Hati-Hati! Polisi Ungkap Peredaran Permen Mengandung Narkotika Golongan I Dari Inggris
Indonesia
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung penggerebekan narkoba BNN di Kampung Bahari. Tiga tersangka ditangkap dalam operasi tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Indonesia
Profil Bos Gendut Gembong Narkoba Beraset Rp 40 Miliar, Tertangkap Saat Mau Sedot Lemak
Bos Gendut, gembong narkoba Kampung Bahari, ditangkap saat sedot lemak di Mangga Besar. BNN menyita aset Rp 40,77 miliar
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Profil Bos Gendut Gembong Narkoba Beraset Rp 40 Miliar, Tertangkap Saat Mau Sedot Lemak
Bagikan