Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun

Letusan Gunung Marapi pada 14 Januari 2024 di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan evaluasi aktivitas Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumbar periode 1 hingga 15 April 2026.

Dalam evaluasi aktivitas Gunung Marapi yang dirangkum Badan Geologi, setidaknya terdapat empat jenis gas vulkanik beracun. Pertama, Karbon Dioksida (CO2), Karbon Monoksida (CO), Sulfur Dioksida (SO2) dan Hidrogen Sulfida (H2S).

Ia mengingatkan, masyarakat terkait masih adanya potensi gas vulkanik beracun yang terdapat di sekitar kawah atau puncak Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar).

"Di area kawah atau puncak Gunung Marapi juga terdapat potensi bahaya dari gas-gas vulkanik beracun," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Kementerian ESDM Lana Saria melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Padang, Selasa (21/4).

Baca juga:

Pertama Kali dalam 500 Tahun Gunung Berapi Rusia Meletus, Ahli Sebut Terkait dengan Gempa Besar

Mengingat masih adanya potensi gas beracun yang terdapat di kawah atau puncak gunung api 2.891 meter di atas permukaan laut (MDPL) tersebut, Badan Geologi mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting di antaranya jika terjadi hujan abu masyarakat diimbau menggunakan masker penutup hidung, dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (Ispa).

Selain itu, Badan Geologi bersama Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi Bukittinggi juga melarang masyarakat, pendaki, pengunjung atau wisatawan memasuki dan tidak berkegiatan di dalam wilayah radius tiga kilometer dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.

Badan Geologi juga mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, bantaran atau aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi tetap mewaspadai potensi dan ancaman banjir lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.

Rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi tersebut juga sekaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga kini masih berada pada Level II atau Waspada.

"Tingkat aktivitas Marapi akan dievaluasi secara berkala atau jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan," katanya. (*)

#Gunung Berapi #Gunung Merapi #Badan Geologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Sejumlah wisatawan menjajal Off Road Merapi Lava Tour di Kawasan Desa Kinah Rejo, Yogyakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Indonesia
Suhu Tinggi Konsentrasi Di Atas Ambang Batas Normal Munculkan Blue Fire Papandayan
Suhu dan konsentrasi gas yang sangat tinggi tersebut dinilai juga mampu membakar material belerang yang menempel di sekitar dinding kawah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Suhu Tinggi Konsentrasi Di Atas Ambang Batas Normal Munculkan Blue Fire Papandayan
Indonesia
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Badan Geologi mengonfirmasi tingkat aktivitas Gunung Papandayan saat ini masih dipertahankan pada Level I (Normal).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Indonesia
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Penasaran dengan fenomena munculnya dua pulau baru Anak Krakatau di Selat Sunda pasca erupsi beruntun? Cek fakta dan penjelasan resmi dari Badan Geologi di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Gunung Semeru kembali erupsi sejak Selasa, 15 September dini hari.
Frengky Aruan - Selasa, 15 September 2026
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Indonesia
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Karakter aktivitas Gunung Anak Krakatau juga mengalami perubahan. Setelah fase erupsi menerus berakhir, gunung api tersebut kembali menunjukkan pola erupsi Strombolian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Indonesia
Badan Geologi dan BMKG Diwacanakan Terintegrasi, Ketua Komisi V DPR Soroti Efisiensi dan Koordinasi
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mendukung wacana integrasi Badan Geologi dan BMKG untuk memperkuat koordinasi serta efisiensi penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Badan Geologi dan BMKG Diwacanakan Terintegrasi, Ketua Komisi V DPR Soroti Efisiensi dan Koordinasi
Bagikan