Karier

Hati-Hati, 5 Hal Ini Bisa Membuatmu Gagal saat 'Interview' Kerja

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Juni 2019
Hati-Hati, 5 Hal Ini Bisa Membuatmu Gagal saat 'Interview' Kerja

Ingin sukses saat interview kerja? hindari 5 hal ini (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH kamu menyelesaikan jenjang akademik atau lulus kuliah, kamu akan mengalami yang namanya dilema apa yang harus kamu lakukan setelahnya. Salah satu opsi yang biasanya banyak orang lakukan setelah lulus kuliah adalah mencari pekerjaan.

Mencari pekerjaan tidaklah mudah, banyak hal-hal yang akan perusahaan pertimbangkan untuk memasukkan orang ke dalam sebuah perusahaan. Interview dalam pekerjaan adalah salah satu cara yang mereka lakukan untuk mensortir mana yang akan cocok atau diterima dalam perusahaan.

Jika kamu ingin sukses dalam melamar pekerjaan, lebih baik hindari untuk melakukan beberapa hal ini. Selain membuat dirimu terlihat buruk, kamu juga akan beresiko tidak mendapatkan kesempatan untuk bekerja di perusahaan tempat kamu melamar.

1. Telat datang

Hati-Hati, 5 Hal Ini Bisa Membuatmu Gagal saat 'Interview' Kerja
Datang tidak tepat waktu saat interview kerja (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Telat datang saat interview, entah apapun alasannya, apalagi jika tidak mengabari orang yang akan bertemu denganmu, bukan hanya membuat dirimu tidak menepati janji, tetapi kamu juga tidak menghargai waktu yang diluangkan untuk berbicara denganmu, terlebih jika orang tersebut harus menunggu lama akan kehadiranmu.

Orang yang akan bertemu denganmu dalam interveiw, mungkin akan berpikir jika kamu adalah orang yang tidak tepat waktu, kemungkinan untuk berbagai pekerjaan yang dihadapi nantinya. Hal tersebut tentunya akan mengurangi penilaian terhadapmu saat melamar pekerjaan.

2. Tidak serius saat Interview

Hati-Hati, 5 Hal Ini Bisa Membuatmu Gagal saat 'Interview' Kerja
Tidak Serius saat di Interview (Foto: Pexels/energepic.com)

Untuk mendapatkan pekerjaan yang kamu mau, sifat profesional pun juga harus kamu cerminkan agar sukses mendapat pekerjaan yang kamu inginkan.

Jika kamu tidak profesional atau tidak serius, untuk apa sebuah perusahaan menerima atau memasukkanmu sebagai pegawai.

Beri perusahaan tersebut respect dan profesionalisme darimu, dan berpakaianlah dengan sopan sesuai tempat kamu melamar kerja.

3. Terlihat atau berperilaku sombong

Hati-Hati, 5 Hal Ini Bisa Membuatmu Gagal saat 'Interview' Kerja
Terlihat atau Berperilaku Sombong saat interview (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Walaupun dirimu memiliki nilai akademis jauh diatas rata-rata, bukan berarti kamu bisa langsung mendapatkan posisi yang kamu mau. Terlebih jika dibarengi "iming-iming" kamu seorang anak bangsawan.

Baca juga:

Tips Curi Perhatian HRD Saat Interview Kerja, Dijamin Ampuh

Hindari 7 Bahasa Tubuh Ini Saat Interview Kerja

Jawaban Terbaik Jika Ditanya Alasan Resign Saat Wawancara Kerja

Menghancurkan interview kamu dengan berlagak sombong pun akan membawa dirimu keluar dari proses melamar pekerjaan di sebuah perusahaan, atau mungkin saja kamu akan "ditandai" sebagai seorang yang buruk untuk perusahaan lain jika kamu memang nekat untuk bertingkah sombong.

4. Berbicara di luar konteks pekerjaan

Hati-Hati, 5 Hal Ini Bisa Membuatmu Gagal saat 'Interview' Kerja
Berbicara di luar konteks pekerjaan saat interview (Foto: Pexels/Tim Gouw)

Walaupun orang yang bertemu denganmu di sebuah perusahaan adalah orang yang baik, atau mungkin ia adalah teman atau kerabat kamu, bukan berarti kamu bisa seenaknya bercerita tentang apapun menjadi di luar koteks pekerjaan saat interview kerja.

Seperti contohnya membagi pengalaman tentang penyakit alergi, agama, atau sekedar orientasi seksual pun sudah seharusnya dikesampingkan jika kamu sedang tahap melamar pekerjaan di sebuah perusahaan.

Jangan juga terlalu membeberkan informasi yang pribadi kepada perusahaan, karena mereka belum tentu juga ingin mendengarnya. Mungkin juga orang yang berbicara denganmu saat interview akan jengkel dan membuatnya berpikir dua kali untuk menerimamu sebagai pegawai.

5. Menjadi pendengar yang Buruk

Hati-Hati, 5 Hal Ini Bisa Membuatmu Gagal saat 'Interview' Kerja
Menjadi Pendengar yang Buruk (Foto: Pexels/Startup Stock Photos)

Setelah kamu sukses pada sesi interview kerja, biasanya orang yang berbicara denganmu akan mengenalkan perusahaan tempat kamu melamar. Seperti visi misi, job description yang akan kamu lakukan, dan juga pengenalan terhadap lingkungan perusahaan.

Lebih baik kamu menyimak semua yang dijelaskan dengan baik, jadi kamu tidak perlu bertanya dua kali. Apalagi jika kamu sampai menanyakan sesuatu yang sudah dijelaskan sebelumnya. (dnz)

#Pekerjaan #Sukses Dalam Pekerjaan #Perusahaan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
PHK Krakatau Osaka Steel menjadi alarm. DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan industri baja nasional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
Indonesia
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Jumlah pengangguran di Jakarta kini mencapai 333 ribu orang. Lulusan SMA/SMK paling terdampak.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Indonesia
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Jakarta Fair Kemayoran 2026 membuka lowongan kerja part time. Ada 20 posisi yang dibuka untuk event tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Indonesia
Program MBG Perkuat Ekonomi Rakyat, Sudah Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja
Program MBG telah memperkuat ekonomi rakyat. Kini, MBG sudah menyerap sebanyak 1,18 juta tenaga kerja di Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
Program MBG Perkuat Ekonomi Rakyat, Sudah Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja
Indonesia
Perusahaan Bebas Tentukan Hari WFH Pekerja Swasta
Penentuan hari pelaksanaan WFH tidak diatur secara baku oleh pemerintah karena kebijakan tersebut bersifat imbauan sehingga fleksibilitas menjadi pertimbangan utama bagi perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 April 2026
Perusahaan Bebas Tentukan Hari WFH Pekerja Swasta
Indonesia
Menaker Minta Perusahaan Swasta Terapkan WFH Seminggu Sekali, Upah Tetap Dibayar Penuh
Adapun ketentuan dalam SE WFH tersebut meliputi upah atau gaji dan hak lainnya tetap dibayarkan sesuai ketentuan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Menaker Minta Perusahaan Swasta Terapkan WFH Seminggu Sekali, Upah Tetap Dibayar Penuh
Indonesia
Menkeu Buru 10 Perusahaan Penyebab Kebocoran Penerimaan Negara, Angka Kerugian Masih Dihitung
Sepuluh perusahaan itu terindikasi melakukan praktik ilegal underinvoicing, yakni membayar lebih rendah dari nilai seharusnya dalam transaksi perdagangan.
Wisnu Cipto - Selasa, 17 Maret 2026
Menkeu Buru 10 Perusahaan Penyebab Kebocoran Penerimaan Negara, Angka Kerugian Masih Dihitung
Indonesia
Pemerintah Tegaskan Perusahaan Swasta Wajib Bayar THR H-7 Lebaran 2026, tak Boleh Dicicil
Perusahaan swasta wajib membayar THR H-7 Lebaran 2026. Pemerintah meminta THR tak boleh dicicil dan harus cair tepat waktu.
Soffi Amira - Selasa, 03 Maret 2026
Pemerintah Tegaskan Perusahaan Swasta Wajib Bayar THR H-7 Lebaran 2026, tak Boleh Dicicil
Indonesia
Pemkot Solo Buka Posko Aduan THR, Perusahaan Wajib Bayar H-7 Lebaran 2026
Pemkot Solo membuka posko aduan THR 2026. Perusahaan pun wajib membayar THR maksimal H-7 Lebaran 2026.
Soffi Amira - Jumat, 27 Februari 2026
Pemkot Solo Buka Posko Aduan THR, Perusahaan Wajib Bayar H-7 Lebaran 2026
Indonesia
Tekanan dan Pengeluaran Keuangan Meningkat, Mayoritas Pekerja Tunda Pensiun
Kelompok yang sebelumnya yakin untuk pensiun jadi memilih untuk tidak pensiun karena melihat perkembangan situasi yang ada saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Februari 2026
Tekanan dan Pengeluaran Keuangan Meningkat, Mayoritas Pekerja Tunda Pensiun
Bagikan