Selebritas

Harry dan Meghan Markle Diam-Diam Mendukung Gerakan Anti Rasialisme

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2020
Harry dan Meghan Markle Diam-Diam Mendukung Gerakan Anti Rasialisme

Harry dan Meghan Markle dukung gerakan 'Black Lives Matter' di balik layar (Foto: Instagram/@sussexroyal)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGAI figur suami istri yang dikenal di seluruh dunia, Harry dan Meghan Markle langsung turun tangan menanggapi kasus ketidakadilan rasialisme menyusul kasus kematian George Floyd.

Melansir laman Harper's Bazaar, keduanya diberitakan mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh penting pergerakan Black Lives Matter.

Baca juga:

Rihanna, Beyoncé, Lady Gaga, dan Harry Styles Buka Suara Soal Tragedi George Floyd

Beberapa waktu lalu, Meghan Markle membuat sebuah video pesan kelulusan kepada murid SMA Immaculate Heart, Los Angeles. Video berisi diskusi seputar gerakan Black Lives Matter.

Namun, selain menyampaikan pendapatnya secara langsung, ternyata baik Meghan maupun Harry juga mendukung gerakan ini di balik layar. Demikian laporan dari Omid Scobie, editor kerajaan Bazaar.com.

Harry dan Meghan Markle Diam-Diam Mendukung Gerakan Anti Rasialisme
Video Meghan Markle anti rasialisme dari tahun 2012 (Foto: The Sun UK)

"Harry dan Meghan melakukan percakapan privat dengan pemimpin komunitas dan orang-orang di segala level," tulis sebuah sumber.

Harapannya dengan semakin banyak kesempatan untuk berbicara dengan banyak orang maupun organisasi, keduanya dapat merasa lebih terhubung dengan segala kejadian yang terjadi dan memahami 'maksud' dari gerakan Black Lives Matter.

"Ini adalah sesuatu yang sangat personal bagi Megan. Apalagi mengingat semua yang pernah dialaminya. Dan sebagai pasangan tentu ini adalah sesuatu yang sangat penting. Mereka merasakannya, sama seperti kita semua," kata seorang sumber yang didapatkan Scobie.

Baca juga:

Kanye West Donasikan Hartanya untuk Korban Rasis

George Floyd's life mattered and Breonna Taylor's life mattered and Philando Castile's life mattered and Tamir Rice's life mattered.

Duchess Meghan has shared a powerful video with @IHPandas Immaculate Heart High School’s class of 2020 for their graduation.#BlackLivesMatter pic.twitter.com/BzUmfnKICb — Omid Scobie (@scobie) June 4, 2020

Dalam pesan video yang diberikan Duchess of Sussex dalam acara kelulusan mantan sekolahnya itu, Meghan mengatakan, "Hidup George Floyd penting, hidup Breonna Taylor penting, hidup Philando Castile penting, dan hidup Tamir Rice penting, begitu pula orang lain yang kita ketahui namanya maupun tidak."

Markle juga menambahkan bahwa mulanya ia tidak tahu apa yang harus dikatakan, karena ia ingin mengucapkan sesuatu yang benar.

Namun akhirnya mantan pemain Suits itu menyadari bahwa satu-satunya hal yang salah untuk dikatakan adalah dengan tidak mengatakan apapun.

Harry dan Meghan Markle Diam-Diam Mendukung Gerakan Anti Rasialisme
Video Meghan Markle anti rasialisme dari tahun 2012 (Foto: The Sun UK)

Meghan Markle memang terkenal dengan sikapnya yang anti rasialisme. Mengutip laman The Sun UK, bahkan sebelum menikah dengan Harry dan menjadi seorang Duchess.

ia juga pernah membicarakan tentang rasialisme yang dialaminya karena merupakan seorang birasial dalam sebuah video dari tahun 2012. Video tersebut direkam sebagai bagian dari kampanye #IWontStandForRacism dan menceritakan pengalamannya sendiri menghadapi isu tersebut. (sam)

Baca juga:

Tanggapi Tragedi George Floyd, Nike Rilis Video Anti Rasisme ‘Don’t Do It’

#Rasialisme #Pangeran Harry #Meghan Markle #Rasisme
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Polri Diminta Jangan Lindungi Anak Perwira Polisi Pembuat Konten Lomba Rasis, Bisa Dijerat Pakai UU ITE dan KUHP
Tindakan menormalisasi rasisme demi konten dan popularitas sangat berbahaya karena berpotensi merusak harmoni sosial dan memicu konflik horizontal di tengah masyarakat
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Polri Diminta Jangan Lindungi Anak Perwira Polisi Pembuat Konten Lomba Rasis, Bisa Dijerat Pakai UU ITE dan KUHP
Olahraga
Ricky Kambuaya Dapat ‘Serangan’ Rasisme Usai Laga Dewa United Banten FC Vs Persib Bandung, Beri Respons Berkelas
Gelandang Dewa United Banten FC menjadi sasaran serangan rasisme di akun media sosial.
Frengky Aruan - Selasa, 21 April 2026
Ricky Kambuaya Dapat ‘Serangan’ Rasisme Usai Laga Dewa United Banten FC Vs Persib Bandung, Beri Respons Berkelas
Olahraga
Komentar Pedas Sneijder Soal Dugaan Rasisme Prestianni Berujung 5 Ribu Teror Maut dari Netizen Argentina
Kemarahan publik Argentina disinyalir berakar dari sikap Sneijder mendukung langkah tegas otoritas sepak bola Eropa
Angga Yudha Pratama - Jumat, 27 Februari 2026
Komentar Pedas Sneijder Soal Dugaan Rasisme Prestianni Berujung 5 Ribu Teror Maut dari Netizen Argentina
Olahraga
UEFA Bertindak, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Leg 2 Playoff Liga Champions
Gianluca Prestianni absen lawan Real Madrid di leg kedua playoff Liga Champions. Ia terancam dilarang main 10 pertandingan.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
UEFA Bertindak, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Leg 2 Playoff Liga Champions
Olahraga
Ratchaburi FC Kampanyekan Anti Rasisme Usai Leg Kedua 16 Besar Melawan Persib Bandung di GBLA
Laga Persib vs Ratchaburi FC diwarnai sejumlah insiden dan pelanggaran yang dilakukan suporter. Seperti penyalaan suar dan petasan, pelemparan benda, hingga invasi ke lapangan
Frengky Aruan - Kamis, 19 Februari 2026
Ratchaburi FC Kampanyekan Anti Rasisme Usai Leg Kedua 16 Besar Melawan Persib Bandung di GBLA
Olahraga
Prestianni Bantah Ucapkan Kalimat Rasis, Benfica Pasang Badan
Pemain muda Argentina, Gianluca Prestianni, bergerak cepat menangkis tudingan yang menyebut dirinya melontarkan hinaan rasis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Prestianni Bantah Ucapkan Kalimat Rasis, Benfica Pasang Badan
Olahraga
Gianluca Prestianni Bantah Tuduhan Rasis ke Vinicius, Sebut Cuma Salah Dengar
Pemain Benfica, Gianluca Prestianni, membantah tuduhan rasis ke Vinicius Junior. Ia mengatakan, bahwa Vinicius salah dengar.
Soffi Amira - Rabu, 18 Februari 2026
Gianluca Prestianni Bantah Tuduhan Rasis ke Vinicius, Sebut Cuma Salah Dengar
Olahraga
Insiden Rasisme Warnai Laga Benfica vs Real Madrid, Vinicius Junior Geram
Vinicius Junior menjadi korban rasisme di laga Benfica vs Real Madrid. Hal itu dilakukan oleh Gianluca Prestianni.
Soffi Amira - Rabu, 18 Februari 2026
Insiden Rasisme Warnai Laga Benfica vs Real Madrid, Vinicius Junior Geram
Indonesia
Transjakarta Pasang Badan Lindungi Korban Rasisme, Manajemen Sediakan Hotline Jika Darurat
Transjakarta sangat menyesalkan adanya kejadian yang dilakukan oleh salah satu pelanggan terhadap pelanggan lain, seperti yang terekam pada video
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Transjakarta Pasang Badan Lindungi Korban Rasisme, Manajemen Sediakan Hotline Jika Darurat
Olahraga
Persija Kecam Keras Serangan Rasisme terhadap Allano Lima
Allano Lima mendapat ‘serangan’ di kolom komentar akun Instagram-nya.
Frengky Aruan - Selasa, 13 Januari 2026
Persija Kecam Keras Serangan Rasisme terhadap Allano Lima
Bagikan