Selebritas

Rihanna, Beyoncé, Lady Gaga, dan Harry Styles Buka Suara Soal Tragedi George Floyd

annehsannehs - Senin, 01 Juni 2020
Rihanna, Beyoncé, Lady Gaga, dan Harry Styles Buka Suara Soal Tragedi George Floyd

Harry Styles merasa ia memilik hak istimewa karena ia berkulit putih. (Foto: Grazia Middle East)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KASUS kematian George Floyd sedang ramai diperbincangkan di seluruh dunia. Floyd (46) merupakan seorang laki-laki berdarah Afrika-Amerika yang meninggal akibat penangkapan kasar oleh seorang polisi bernama Derek Chauvin.

Berbagai cuplikan video penangkapan Floyd juga telah tersebar luas di internet. Termasuk video ketika ia mengaku tidak bisa bernapas setelah lehernya dijepit ke tanah menggunakan lutut selama kurang lebih delapan menit.

Baca juga:

Pria Kulit Hitam Tewas saat Ditangkap Polisi di Amerika Serikat, ini Kisahnya

Menanggapi kasus tersebut, para musisi juga memberikan opini terkait ketidakadilan dan rasisme yang terasa dalam kematian Floyd. Dilansir dari NME, beberapa artis papan atas seperti Rihanna, Lady Gaga, Harry Styles dan Cardi B menuntut keadilan untuk Floyd.

"Melihat orang-orangku terbunuh dan dihukum mati hari demi hari mendorongku ke tempat yang berat di sudut hatiku," ungkap Rihanna di akun Instagramnya.

drugs

View this post on Instagram For the last few days, the magnitude of devastation, anger, sadness I’ve felt has been overwhelming to say the least! Watching my people get murdered and lynched day after day pushed me to a heavy place in my heart! To the point of staying away from socials, just to avoid hearing the blood curdling agony in George Floyd’s voice again, begging over and over for his life!!! The look of enticement, the pure joy and climax on the face of this bigot, murderer, thug, pig, bum, Derek Chauvin, haunts me!! I can’t shake this! I can’t get over an ambulance pulling up to an arrest, a paramedic checking a pulse without removing the very thing that’s hindering it! Is this that fucking normal??? If intentional MURDER is the fit consequence for or “resisting arrest”....then what’s the fit consequence for MURDER???! #GeorgeFloyd #AhmaudArbery #BreonnaTaylor A post shared by badgalriri (@badgalriri) on May 29, 2020 at 8:10pm PDT

Dr Dre juga buka suara terkait kematian Floyd. "Terasa bahwa polisi itu meletakkan lututnya di leher kita semua, orang-orang berkulit hitam. Dan ya, rasanya sangat sakit. Sangat sakit karena itu terus terjadi. Itu berlanjut dan apa yang bisa kita lakukan? Apa yang kita butuhkan untuk menghentikan hal-hal seperti ini? Apa yang harus terjadi untuk membuat hal ini berhenti? Ini benar-benar harus dihentikan," ungkap Dr Dre kepada Apple Music's Young Money Radio.

Kemarin (30/5), Beyoncé juga telah mengunggah sebuah posting-an mengenai kematian Floyd di Instagram. Tidak hanya membuka suara, ia juga membuat petisi untuk mengumpulkan orang-orang yang ingin menambahkan hukuman bagi orang-orang yang terlibat dalam kematian George Floyd.

Harry Styles juga memberikan ejekan mengenai 'keistimewaan' yang ia dapatkan sebagai orang berkulit putih dalam cuitan Twitternya.

"Aku melakukan apapun tanpa rasa takut setiap hari, karena aku memiliki hak istimewa, dan aku memiliki hak istimewa ini setiap hari karena aku berkulit putih," ungkap Harry Styles.

Baca juga:

Dubai Longgarkan ‘Lockdown’, Aturan Ketat Ini Harus Dipatuhi Warga

Protes juga dilayangkan oleh Lady Gaga lewat akun Twitternya @LadyGaga. Ia membagikan ketiga unggahan gambar yang berisikan tulisan panjang mengenai pandangannya terkait kasus George Floyd.

Lady Gaga juga mengklaim Donald Trump, presiden AS sebagai orang yang sangat rasis. (shn)

Baca juga:

Sudah Dengar Lagu Lady Gaga Bersama Ariana Grande berjudul Rain On Me?

#Rasisme #Artis Hollywood
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

Indonesia
Polri Diminta Jangan Lindungi Anak Perwira Polisi Pembuat Konten Lomba Rasis, Bisa Dijerat Pakai UU ITE dan KUHP
Tindakan menormalisasi rasisme demi konten dan popularitas sangat berbahaya karena berpotensi merusak harmoni sosial dan memicu konflik horizontal di tengah masyarakat
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Polri Diminta Jangan Lindungi Anak Perwira Polisi Pembuat Konten Lomba Rasis, Bisa Dijerat Pakai UU ITE dan KUHP
Olahraga
Ricky Kambuaya Dapat ‘Serangan’ Rasisme Usai Laga Dewa United Banten FC Vs Persib Bandung, Beri Respons Berkelas
Gelandang Dewa United Banten FC menjadi sasaran serangan rasisme di akun media sosial.
Frengky Aruan - Selasa, 21 April 2026
Ricky Kambuaya Dapat ‘Serangan’ Rasisme Usai Laga Dewa United Banten FC Vs Persib Bandung, Beri Respons Berkelas
Olahraga
Komentar Pedas Sneijder Soal Dugaan Rasisme Prestianni Berujung 5 Ribu Teror Maut dari Netizen Argentina
Kemarahan publik Argentina disinyalir berakar dari sikap Sneijder mendukung langkah tegas otoritas sepak bola Eropa
Angga Yudha Pratama - Jumat, 27 Februari 2026
Komentar Pedas Sneijder Soal Dugaan Rasisme Prestianni Berujung 5 Ribu Teror Maut dari Netizen Argentina
Olahraga
UEFA Bertindak, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Leg 2 Playoff Liga Champions
Gianluca Prestianni absen lawan Real Madrid di leg kedua playoff Liga Champions. Ia terancam dilarang main 10 pertandingan.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
UEFA Bertindak, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Leg 2 Playoff Liga Champions
Olahraga
Ratchaburi FC Kampanyekan Anti Rasisme Usai Leg Kedua 16 Besar Melawan Persib Bandung di GBLA
Laga Persib vs Ratchaburi FC diwarnai sejumlah insiden dan pelanggaran yang dilakukan suporter. Seperti penyalaan suar dan petasan, pelemparan benda, hingga invasi ke lapangan
Frengky Aruan - Kamis, 19 Februari 2026
Ratchaburi FC Kampanyekan Anti Rasisme Usai Leg Kedua 16 Besar Melawan Persib Bandung di GBLA
Olahraga
Prestianni Bantah Ucapkan Kalimat Rasis, Benfica Pasang Badan
Pemain muda Argentina, Gianluca Prestianni, bergerak cepat menangkis tudingan yang menyebut dirinya melontarkan hinaan rasis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Prestianni Bantah Ucapkan Kalimat Rasis, Benfica Pasang Badan
Olahraga
Gianluca Prestianni Bantah Tuduhan Rasis ke Vinicius, Sebut Cuma Salah Dengar
Pemain Benfica, Gianluca Prestianni, membantah tuduhan rasis ke Vinicius Junior. Ia mengatakan, bahwa Vinicius salah dengar.
Soffi Amira - Rabu, 18 Februari 2026
Gianluca Prestianni Bantah Tuduhan Rasis ke Vinicius, Sebut Cuma Salah Dengar
Olahraga
Insiden Rasisme Warnai Laga Benfica vs Real Madrid, Vinicius Junior Geram
Vinicius Junior menjadi korban rasisme di laga Benfica vs Real Madrid. Hal itu dilakukan oleh Gianluca Prestianni.
Soffi Amira - Rabu, 18 Februari 2026
Insiden Rasisme Warnai Laga Benfica vs Real Madrid, Vinicius Junior Geram
Indonesia
Transjakarta Pasang Badan Lindungi Korban Rasisme, Manajemen Sediakan Hotline Jika Darurat
Transjakarta sangat menyesalkan adanya kejadian yang dilakukan oleh salah satu pelanggan terhadap pelanggan lain, seperti yang terekam pada video
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Transjakarta Pasang Badan Lindungi Korban Rasisme, Manajemen Sediakan Hotline Jika Darurat
ShowBiz
Catherine O’Hara Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun, Bintangi Film Ikonis 'Home Alone'
Sepanjang kariernya yang membentang lebih dari empat dekade, Catherine O’Hara dikenal sebagai salah satu figur paling berpengaruh di dunia komedi dan akting.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Catherine O’Hara Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun, Bintangi Film Ikonis 'Home Alone'
Bagikan