Harkitnas Jadi Momentum Gotong Royong Pulihkan Ekonomi Nasional

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 20 Mei 2021
Harkitnas Jadi Momentum Gotong Royong Pulihkan Ekonomi Nasional

Anggota DPR RI Sonny T Danaparamita (kanan) (ANTARA/Dok. Sonny T)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh pada 20 Mei, hari ini, dinilai menjadi momentum yang tepat untuk bergotong royong demi mendukung pemulihan ekonomi nasional.

"Secara historis, kekuatan gotong royong inilah yang membuat kita bertahan sejak jaman penjajahan, hingga pada masa pandemi sekarang ini," kata Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Sonny T Danaparamita, kepada wartawan, Kamis (20/5).

Baca Juga

Harkitnas Jadi Momentum Bangkit Dari Dampak COVID-19

Menurut Sonny, setidaknya ada tiga konsep gotong royong yang perlu terus dilakukan di tengah kondisi pandemi COVID-19 seperti saat ini. Yakni, mensukseskan vaksinasi COVID-19, membranding produk lokal, serta memberi support bagi pengembangan UMKM dan ekonomi kerakyatan.

"Konsep gotong royong dalam upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi ini perlu terus di tingkatkan, pertama mendukung pemerintah dalam proses vaksinasi nasional, membranding produk lokal, dan supporting UMKM," ujarnya.

Anak buah Megawati Soekarnoputri itu menekankan, masyarakat harus saling bergotong royong dalam mendukung vaksinasi agar penyebaran COVID-19 bisa cepat dikendalikan.

Sonny T Danaparamita

Selanjutnya, konsep gotong royong dalam mempopulerkan produk lokal juga perlu digalangkan sehingga masyarakat lebih tertarik membeli produk lokal dan membatasi masuknya barang impor.

Sedangkan, untuk menunjang daya beli produk lokal, Sonny meminta pemerintah memberikan support pada sektor UMKM, karena sektor UMKM menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

"Secara konsep, sebuah upaya bahu membahu melalui tiga hal tersebut di sangat efektif dilakukan agar mempercrpat pemulihan ekonomi," imbuhnya.

Selain itu, Anggota Komisi VI DPR RI ini juga meminta masyarakat untuk terlibat aktif melakukan mitigasi penanganan COVID-19 secara mandiri, yang paling utama adalah dengan menaati protokol kesehatan.

"Dengan bergotong royong dan selalu saling mengingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, insyaallah kita akan segera dapat melakukan lompatan yang lebih tinggi," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

Jurnalis di Tanah Air Bersatu Dukung Konflik Palestina dengan Israel Berakhir

#Hari Kebangkitan Nasional #DPR RI #PDIP
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Ia menekankan bahwa pemerintah harus hadir dengan bantuan konkret agar anak-anak tidak berlama-lama terjebak dalam situasi pendidikan yang tidak layak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Indonesia
DPR Curiga Program Magang Cuma Akal-akalan Perusahaan Cari Upah Murah, Buruh Tetap Terancam
Perusahaan dianggap memiliki celah untuk membuang pekerja lama demi efisiensi biaya melalui skema magang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
DPR Curiga Program Magang Cuma Akal-akalan Perusahaan Cari Upah Murah, Buruh Tetap Terancam
Indonesia
Komisi I DPR Minta Pemerintah Mainkan Peran Diplomasi Internasional, Cegah Perang Dunia III
Indonesia mesti memiliki posisi moral dan politik yang kuat sebagai negara nonblok dan pengusung perdamaian dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Komisi I DPR Minta Pemerintah Mainkan Peran Diplomasi Internasional, Cegah Perang Dunia III
Indonesia
Dugaan Siswa Fiktif Terima MBG Gegerkan Sampang, Legislator Tegaskan Wajib Diusut
Jika benar sebuah sekolah menerima program negara tanpa siswa yang nyata, ini bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan bisa menjadi pelanggaran serius dalam dunia pendidikan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Dugaan Siswa Fiktif Terima MBG Gegerkan Sampang, Legislator Tegaskan Wajib Diusut
Indonesia
Masa Transisi KUHP Baru Dinilai Rawan, DPR Wanti-Wanti Kekosongan Hukum
DPR mengingatkan potensi kekosongan dan ketidakpastian hukum di masa transisi penerapan KUHP Nasional, terutama pada ribuan perkara pidana berjalan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Masa Transisi KUHP Baru Dinilai Rawan, DPR Wanti-Wanti Kekosongan Hukum
Indonesia
Indonesia Kalah Saing dengan Negara Tetangga dalam Urusan Pariwisata, DPR 'Semprot' Pemerintah
Guna mengembalikan kepercayaan dunia, Bambang mendesak pemerintah segera membentuk polisi pariwisata khusus seperti yang telah sukses diterapkan di Malaysia dan Filipina
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Indonesia Kalah Saing dengan Negara Tetangga dalam Urusan Pariwisata, DPR 'Semprot' Pemerintah
Indonesia
Nasib Hakim Luar Jawa Dianaktirikan, DPR Desak Aturan Karier Segera Disahkan
Safaruddin menyoroti adanya ketimpangan yang nyata antara hakim yang bertugas di Pulau Jawa dengan mereka yang berada di pelosok daerah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Nasib Hakim Luar Jawa Dianaktirikan, DPR Desak Aturan Karier Segera Disahkan
Indonesia
DPR Tegaskan Dana Haji Harus Steril Korupsi dan Dikelola Profesional
Iman menyarankan BPKH menggunakan otoritasnya untuk mengamankan fasilitas pelayanan di Arab Saudi jauh-jauh hari guna menekan harga
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
DPR Tegaskan Dana Haji Harus Steril Korupsi dan Dikelola Profesional
Indonesia
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Tak hanya soal navigasi, Lasarus juga menerima laporan mengenai riwayat teknis armada yang kurang prima
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Indonesia
MK Putuskan Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana, DPR Soroti Penguatan Perlindungan Pers
MK memutuskan wartawan tak bisa langsung dituntut pidana atas karya jurnalistik. DPR menilai putusan ini memperkuat perlindungan hukum jurnalis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
MK Putuskan Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana, DPR Soroti Penguatan Perlindungan Pers
Bagikan