Harkitnas Jadi Momentum Bangkit Dari Dampak COVID-19

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Mei 2021
Harkitnas Jadi Momentum Bangkit Dari Dampak COVID-19

Warga Jakarta. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) haru jadi momentum yang tepat untuk bersama-sama menegaskan usaha membangkitkan kehidupan sosial dan ekonomi yang terdampak pandemi COVID-19.

Ketua DPR Puan Maharani meyakini bangsa Indonesia pasti bisa melalui tantangan berat tersebut dengan cara bergotong royong, disiplin, dan manjaga kesadaran bersama akan pentingnya mencegah penularan COVID-19.

Baca Juga:

150 Orang Anggota KKB di Papua Masuk Daftar Buruan Polisi

Kebangkitan bangsa Indonesia, kata ia, bisa diwujudkan dengan peran bersama dan saling berkontribusi positif antara pemerintah dengan seluruh komponen masyarakat.

"Kesadaran bersama sangat penting untuk mencegah penularan pandemi adalah kunci menghindari terjadinya gelombang kasus COVID-19," ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan mengatakan, Harkitnas harus menjadi momentum penguat persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai kebinekaan dan pengingat bangsa ini selalu optimistis bakal keluar dari berbagai ujian.

"Kita adalah bangsa yang tangguh, bangsa yang optimistis, dan kita pasti bisa bangkit," katanya.

Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)
Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman Muhammad Fauzan mengatakan peringatan Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat rasa solidaritas antarsesama masyarakat di tengah kondisi pandemi COVID-19.

"Momentum Harkitnas seyogianya dapat memperkuat persatuan dan kesatuan serta rasa solidaritas antarsesama anak bangsa di tengah kondisi pendemi COVID- 19 yang belum tahu kapan akan berakhir," katanya.

Dengan memperkuat persatuan dan kesatuan, seluruh elemen masyarakat akan dapat berkontribusi dalam mengatasi ujian bangsa ini dalam menghadapi COVID-19 beserta dampak sosial maupun ekonomi yang ditimbulkan.

Harkitnas yang diperingati setiap tanggal 20 Mei, bisa dijadikan momentum untuk bahu-membahu memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Caranya adalah dengan saling mengingatkan dan saling menyosialisasikan mengenai kebiasan-kebiasan yang harus diterapkan dalam rangka disiplin protokol kesehatan," katanya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Jurnalis di Tanah Air Bersatu Dukung Konflik Palestina dengan Israel Berakhir

#Hari Kebangkitan Nasional #PDIP #COVID-19
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
14.237 Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Jakarta
Polda Metro Jaya mengerahkan 14.237 personel gabungan untuk mengamankan aksi demo Hari Kebangkitan Nasional 2026 di sejumlah titik Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
14.237 Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Jakarta
Indonesia
10 Ucapan Bijak untuk Rayakan Kebangkitan Nasional
Hari Kebangkitan Nasional menjadi refleksi sejarah bahwa kemajuan Indonesia tidak lahir begitu saja.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
10 Ucapan Bijak untuk Rayakan Kebangkitan Nasional
Indonesia
20 Mei dan Kelahiran Semangat Kebangkitan Nasional, ini Sejarah dan Tokoh Cendekiawan di Baliknya
Penetapan Hari Kebangkitan Nasional disahkan Presiden Soekarno pada 16 Desember 1959 untuk memperingati hari lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
20 Mei dan Kelahiran Semangat Kebangkitan Nasional, ini Sejarah dan Tokoh Cendekiawan di Baliknya
Lifestyle
Hari Kebangkitan Nasional 2026: Sejarah, Makna, Logo dan 20 Ucapan Harkitnas ke-118
Hari Kebangkitan Nasional 2026 diperingati 20 Mei dengan tema Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara. Simak sejarah, makna, filosofi logo dan 20 ucapan Harkitnas ke-118 terbaru
ImanK - Selasa, 19 Mei 2026
Hari Kebangkitan Nasional 2026: Sejarah, Makna, Logo dan 20 Ucapan Harkitnas ke-118
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Bagikan