Hari Disabilitas Internasional, Kaum Difabel Solo Bagikan Souvernir Hasil Karya Sendiri

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 03 Desember 2019
Hari Disabilitas Internasional, Kaum Difabel Solo Bagikan Souvernir Hasil Karya Sendiri

Anggota komunitas disabilitas Self Help Group (SHG) mengadakan aksi simpatik membagikan souvernir kepada pengguna jalan di Solo, Jawa Tengah, Selasa (3/12). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - empertingati Hari Disabilitas Internasional belasan penyandang disabilitas Solo, Jawa Tengah yang tergabung dalam komunitas Self Help Group (SHG) menggelar aksi simpatik, Selasa (3/12).

Mereka membagikan souvernir berupa tempat ponsel dan makanan kecil hasil karya sendiri kepada pengguna jalan di pertigaan Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah.

Baca Juga:

Dikritik Minimnya Peluang Penyandang Disabilitas Bekerja di Perusahaan

Ketua SHG Solo, Didit, mengungkapkan aksi simpatik ini dilakukan untuk menepis stigma terkait penyandang disabilitas yang kerap dianggap sebagai orang yang meminta-minta kepada pengguna jalan. Lewat kegiatan ini temen-temen disabilitas bisa berbagi kepada masyarakat.

Kaum difabel Solo bagikan souvenir karya sendiri kepada masyarakat
Anggota komunitas disabilitas Self Help Group (SHG), Sarmiyati, Selasa (3/12). (MP/Ismail)

"Jangan salah kami juga bisa berbagi kepada masyarakat dari hasil karya sendiri. Ada 200 souvernir dan snack yang kita bagikan kepada warga," kata dia.

Dia memaparkan pengguna jalan juga sangat antusias dengan aksi sosial ini untuk penyambut Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tanggal 3 Desember. Dirinya berharap, pemerintah untuk semakin berpihak kepada penyandang disabilitas.

"Kami ingin menunjukkan bahwa kami bisa juga produktif. Punya penghasilan dan bekerja membuat souvernir di rumah," terangnya.

Para penyandang disabilitas di Solo bagikan karyanya kepada masyarakat
Para penyandang disabilitas di Solo bagikan souvenir karya sendiri kepada masyarakat (MP/Ismail)

Anggota SHG, Sarmiyati mengakui sulit untuk mengubah stigma terkait keberadaan disabilitas yang ketap dianggap sebagai orang yang meminta-minta di jalanan. Padahal, anggota SHG banyak yang sukses dan mandiri. Bahkan mampu menolong dengan menciptakan lapangan pekerjaan.

Baca Juga:

Didukung Pemkot, Penyandang Disabilitas Kelola Pom Mini Kota Cirebon

"Kami imbau disabilitas lainnya di Solo bisa ikut termotivasi untuk hidup mandiri. Jangan menyerah, kukurangan fisik tidak memadamkan semangat kita berjuang menjalani hidup ini," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Implementasi UU Disabilitas Dinilai Masih Lemah dan Belum Merata

#Hari Disabilitas Internasional #Penyandang Disabilitas #Kota Solo
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Pemprov DKI Tambah Bus Sekolah Ramah Disabilitas
Pemprov Jakarta menambah 32 bus sekolah ramah disabilitas dan lima rute baru pada 2026. Total kini 37 armada melayani 10 rute demi akses pendidikan inklusif.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Pemprov DKI Tambah Bus Sekolah Ramah Disabilitas
Indonesia
Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Tunanetra Jatuh ke Selokan, Janji Bertanggung Jawab
Transjakarta meminta maaf atas insiden tunanetra terjatuh ke selokan. PT Transjakarta pun berjanji akan bertanggung jawab.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Tunanetra Jatuh ke Selokan, Janji Bertanggung Jawab
Indonesia
Insiden Tunanetra Terjatuh di Halte CSW, Pramono Minta Transjakarta Berbenah
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Transjakarta berbenah usai insiden tunanetra terjatuh di Halte CSW.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Insiden Tunanetra Terjatuh di Halte CSW, Pramono Minta Transjakarta Berbenah
Indonesia
Bansos PKD Desember 2025 Cair, 213.789 Warga Jakarta Terima Bantuan Rp 300 Ribu
Bansos PKD Desember 2025 sudah cair. Sebanyak 213.789 warga DKI Jakarta akan menerima bantuan senilai Rp 300 ribu.
Soffi Amira - Rabu, 24 Desember 2025
Bansos PKD Desember 2025 Cair, 213.789 Warga Jakarta Terima Bantuan Rp 300 Ribu
Indonesia
Pemenuhan Fasilitas Bagi Disabilitas Jadi PR Pemerintah dan DPRD Jakarta
peningkatan kualitas terhadap sejumlah fasilitas-fasilitas umum bagi penyandang disabilitas harus jadi prioritas
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Desember 2025
Pemenuhan Fasilitas Bagi Disabilitas Jadi PR Pemerintah dan DPRD Jakarta
Indonesia
Pemerintah DKI Jakarta Luncurkan 13 Unit Bus Sekolah Ramah Disabilitas
Setiap Bus Ramah Disabilitas dilengkapi fasilitas khusus, seperti lift hidrolik untuk kursi roda, guiding block, kamera sensor keselamatan, hingga pemandu suara bagi siswa tunanetra.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 13 Desember 2025
Pemerintah DKI Jakarta Luncurkan 13 Unit Bus Sekolah Ramah Disabilitas
Indonesia
Pemprov DKI Bagikan KLG untuk Penyandang Disabilitas, Rano Karno: Jakarta Harus Inklusif
Pemprov DKI Jakarta membagikan 146 Kartu Layanan Gratis (KLG) bagi penyandang disabilitas untuk mengakses Transjakarta, MRT, dan LRT secara gratis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 01 Desember 2025
Pemprov DKI Bagikan KLG untuk Penyandang Disabilitas, Rano Karno: Jakarta Harus Inklusif
Indonesia
150 Disabilitas Telah Menerima Pekerjaan Setelah Job Fair, Termasuk Zidan
Saat itu, Zidan yang menyandang disabilitas fisik berupa dwarfisme atau bertubuh pendek menarik perhatian Pramono saat job fair berlangsung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 November 2025
150 Disabilitas Telah Menerima Pekerjaan Setelah Job Fair, Termasuk  Zidan
Indonesia
Job Fair Disabilitas Buka 107 Lowongan di Jakarta, Sasaranya Bisa Serap 300 Disabilitas
Untuk mempermudah penyandang disabilitas mengakses lowong pekerjaan yang disediakan, pihaknya telah mengembangkan website khusus dalam kegiatan ini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 November 2025
Job Fair Disabilitas Buka 107 Lowongan di Jakarta, Sasaranya Bisa Serap 300 Disabilitas
Indonesia
Gelar 13 Kali Job Fair, 150 Disabilitas Telah Diterima Kerja di Jakarta
Menurut Pramono, pelatihan hingga meningkatkan keahlian itu penting guna mereka penyandang disabilitas memiliki daya saing.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 November 2025
Gelar 13 Kali Job Fair, 150 Disabilitas Telah Diterima Kerja di Jakarta
Bagikan