Harga Minyak Turun Dibayangi Pasokan dan Aksi Ambil Untung

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 13 Oktober 2015
Harga Minyak Turun Dibayangi Pasokan dan Aksi Ambil Untung

Ilustrasi petugas di kilang minyak (Foto Antara/Rivan Awal Lingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Para pedagang mengkhawatirkan pasokan berlebihan dan aksi ambil untung setelah menguat minggu lalu. Akibatnya, harga minyak dunia merosot tajam pada perdagangan Senin (12/10). 

Dilaporkan AFP yang dilansir Antara, harga patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November anjlok 2,53 dolar AS menjadi ditutup pada 47,10 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, turun sekitar lima persen.

Patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman November merosot 2,79 dolar AS menjadi menetap di 49,86 dolar AS per barel di London.

Laporan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menunjukkan pengurangan lebih dalam di produksi minyak non-OPEC dan mengatakan faktor-faktor yang telah menekan harga minyak mentah "mulai menunjukkan tanda-tanda pengurangan" sehingga harga minyak sempat terangkat. 

Tapi, harga minyak tiba-tiba berubah turun tajam disebabkan aksi ambil untung setelah harga minyak mentah AS melonjak sembilan persen pada pekan lalu. Analis juga masih melihat banyak bukti kelebihan pasokan minyak global akan bertahan.

Tim Evans, analis di Citi Futures, mengatakan produksi minyak OPEC tetap jauh di atas kebutuhan yang diharapkan. Kartel memproduksi 31,57 juta barel per hari pada September, naik 109.000 barel per hari dari bulan sebelumnya, menurut laporan bulanan OPEC.

"Para menteri minyak OPEC dan spekulatif bergairah (bullish) sama-sama dapat mendukung sentimen pasar dengan pembicaraan senang tentang pasar yang tampaknya telah mencapai posisi terendahnya, tapi kami melihat prospek 12 bulan lainnya dari kenaikan persediaan sebagai risiko penurunan berkelanjutan untuk harga," katanya. (Luh)

Baca Juga:

  1. IHSG Melemah Tipis
  2. Emas Antam Naik Jadi Rp557.000 per Gram
  3. Rupiah Terkulai ke Posisi Rp13.556 
  4. Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 per Gram
  5. Rp300 Triliun untuk Beli Rokok, Siapa yang Nikmati?
#OPEC #Harga Minyak Dunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya risiko gangguan pasokan (supply disruption risk).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Indonesia
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Langkah tersebut akan memungkinkan harga bahan bakar di stasiun pengisian turun sebesar 12-18 sen euro per liter.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Dunia
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan
Dilakukan sebagai tanggapan atas melonjaknya harga dan meningkatnya volatilitas di pasar energi global.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan
Indonesia
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Harga minyak dunia meroket tembus US$ 107 per barel akibat konflik AS-Iran. Pemerintah pastikan Pertalite tidak naik, namun BBM nonsubsidi bakal disesuaikan!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Indonesia
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Salah satu upaya perluasan pasar ekspor adalah melalui Trade Expo Indonesia 2026 yang akan digelar pada 14-18 Oktober.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Indonesia
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Pemerintah mematok asumsi harga minyak mentah Indonesia USD75 per barel dalam RAPBN 2027. Lifting minyak ditargetkan 610 ribu barel per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Indonesia
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Bahlil menjelaskan bahwa dinamika pasar energi global menjadi perhatian utama pemerintah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Dunia
IRGC Kembali Blokade Total Selat Hormuz dan Tembak Kapal Pelanggar, Rute Kapal Tanker Dunia Berubah Total
IRGC menuduh sejumlah kapal asing sengaja melintasi zona terlarang serta mengabaikan instruksi navigasi internasional
Angga Yudha Pratama - Minggu, 12 Juli 2026
IRGC Kembali Blokade Total Selat Hormuz dan Tembak Kapal Pelanggar, Rute Kapal Tanker Dunia Berubah Total
Indonesia
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan, bahwa harga Pertamax berpotensi turun. Hal itu dikarenakan pergerakan harga minyak dunia.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Dunia
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Harga Minyak Tergelincir
Harga minyak mentah Brent, yang menjadi acuan harga minyak dunia, turun 4,8 persen menjadi USD 83,18 (sekitar Rp 1,36 juta) per barel.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
 AS dan Iran Capai Kesepakatan, Harga Minyak Tergelincir
Bagikan