Hanya Dengan Visa Elektronik Kamu Bisa Masuk Negara Ini

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 31 Maret 2020
Hanya Dengan Visa Elektronik Kamu Bisa Masuk Negara Ini

Visa elektronik dinilai jauh lebih praktis. (Foto: Unsplash/Agus Dietrich)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BILA badai COVID-19 sudah berlalu saatnya kembali melancong ke berbagai tempat yang mungkin belum pernah kamu datangi. Salah satu persyaratan untuk masuk ke satu negara adalah visa. Proses pengurusan visa ini susah-susah mudah namun bukan berarti tidak berhasil didapatkan.

Menariknya ada beberapa negara yang pengurusan visa bisa dilakukan secara elektronik. Jelas ini sangat praktis tidak memerlukan kunjungan ke kedubes atau konjen negara yang akan dituju. Proses pengajuannya cukup melalui situs web kedutaan ataupun situs web resmi lainnya. Laman Airpazz mengungkapkan beberapa negara yang sudah membuat proses pengajuan visa secara elektronik.

Baca Juga:

Inilah Tempat Paling Romantis di Bumi, Menurut Para Ahli Perjalanan

1. Sri Lanka

visa
Hanya butuh dua jam sudah memiliki visa ke Sri Lanka. (Foto: Unsplash/Asantha Abeysooriya)

Pengurusan e-visa ke Sri Lanka bagi para WNI terbilang sangat mudah dan tercepat. Kamu bisa mengajukan e-visa tersebut melalui website resminya. Masukkan sejumlah data pribadi yang dibutuhkan, tanggal keberangkatan dan kepulangan, nomor paspor, serta nomor reservasi tiket pesawat yang digunakan. Prosedurnya sangat sederhana bukan. Bahkan, pengajuan e-visa tersebut hanya membutuhkan waktu tak lebih dari 2 jam dan hasilnya pun bisa dicetak melalui komputer di rumah. Mudah, cepat, dan sangat praktis bukan?

2. India

visa
Bisa membayar visa dengan kartu kredit. (Foto: Unsplash/pavan gupta)

Punya rencana jalan-jalan ke negara India? Kamu bisa memperoleh visa India dengan mengajukan e-tourist visa on arrival (eTV) dengan sangat mudah. Kamu tak perlu jauh-jauh datang ke kantor kedutaan besar India untuk mengajukan visa. Pengajuan e-visa ke India tersebut bisa dibayar dengan menggunakan kartu kredit MasterCard ataupun Visa senilai USD 60 per orang.

3. Turki

visa
E-visa Turki hanya untuk kunjungan wisata dan bisnis. (Foto: Unsplash/Emre Gencer)

Mengurus visa untuk mengunjungi Turki tak harus mendatangi kantor kedutaannya. Kamu bisa mengurus e-visa dengan sangat mudah. Pastikan paspor kamu masih berlaku minimum 6 bulan dari tanggal kepulangan ke Indonesia. Untuk pembayaran e-visa Turki, kamu bisa gunakan kartu kredit ataupun debit (MasterCard, Visa, dan Union Pay). Visa elektronik tersebut berlaku hanya untuk visa wisata dan bisnis dalam jangka waktu tak lebih dari 30 hari.

Baca Juga:

Bukan Cuma Gaya Hidup, ini Manfaat Keren Melancong

4. Saint Kitts and Nevis

visa
E-visa bisa didapatkan dari website resmi negara ini. (Foto: Unsplash/Garrett Gee)

Sebagian orang mungkin masih asing dengan negara yang satu ini. Negara tersebut berada di antara Samudera Atlantik dan Laut Karibia. Ini hanyalah negara kecil yang terdiri dari 2 pulau besar yang menawarkan tempat eksotis dan belakangan mulai populer di kalangan traveler. Bila kamu tertarik untuk mengeksplorasi negara tersebut, kamu bisa mengurus e-visa ke negara tersebut dengan mengunjungi situs web resminya. Pastikan baca persyaratannya secara seksama sehingga proses pengajuan e-visa pun jadi lebih mudah.

5. Bahrain

visa
Visa Bahrain maksimal hanya untuk 1 bulan. (FOto: Unsplash/Charles-Adrien Fournier)

Negara ini terbilang cukup awal dalam memberlakukan e-visa baik untuk visa turis ataupun bisnis dibandingkan negara lainnya di kawasan Timur Tengah. Permohonan pengajuan visa dilakukan secara online. biaya pengajuan e-visa adalah BHD 29 atau sekitar Rp 1 juta untuk multiple entry dalam waktu maksimum 1 bulan.

6. Pantai Gading

visa
Visanya dapat diambil di bandara Internasional Abidjan. 9Foto: unitednations)

Ini merupakan salah satu negara di kawasan Afrika yang memberlakukan kebijakan visa elektronik bagi WNI yang ingin berkunjung ke sana baik untuk liburan ataupun urusan bisnis. Untuk mengajukan e-visa ke Pantai gading, kamu bisa mengunjungi situs resminya, isi data diri dengan benar, unggah beberapa dokumen yang disyaratkan, serta lakukan pembayaran secara online. Bila e-visa yang kamu ajukan disetujui maka kamu hanya perlu mengambil visanya di Bandara Internasional Abidjan. (lgi)

Baca Juga:

Fobia-Fobia yang Diidap Pelancong

#Visa #E-Visa #Bebas Visa #Visa Online
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Indonesia
Imigrasi Bantah 300 Juta e-Visa Bocor, Pastikan Cuma Hoaks
Informasi perentasan sistem visa elektronik atau e-Visa Indonesia yang menyebabkan 3 juta data Imigrasi bocor di media sosial.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Imigrasi Bantah 300 Juta e-Visa Bocor, Pastikan Cuma Hoaks
Indonesia
Kartu Debit Visa Bank Jakarta Resmi Meluncur, Pramono Optimistis Layanan Makin Global
Bank Jakarta baru saja meluncurkan kartu debit Visa. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berharap, layanan ini bisa makin kuat secara global.
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
Kartu Debit Visa Bank Jakarta Resmi Meluncur, Pramono Optimistis Layanan Makin Global
Indonesia
Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Perluas Akses Transaksi Global
Bank Jakarta meluncurkan kartu debit Visa. Hal ini dilakukan untuk memperluas akses transaksi global bagi para nasabah.
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Perluas Akses Transaksi Global
Dunia
Warga Asal Negara Dengan Pemerintahan Tidak Stabil Bakal Sulit Masuk AS
Perdebatan terkait kebijakan itu meningkat setelah Trump pada 28 November mengancam akan menghentikan migrasi secara permanen dari apa yang ia sebut “negara dunia ketiga”.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Desember 2025
Warga Asal Negara Dengan Pemerintahan Tidak Stabil Bakal Sulit Masuk AS
Indonesia
Jepang Bakal Naikkan Biaya Visa, Bisa Capai Rp 4,2 Juta Bagi Penduduk Asing
Jepang ingin memanfaatkan pendapatan tambahan tersebut untuk memperkuat kebijakan yang mendukung multikulturalisme, menurut sumber pemerintah, Kamis (20/11).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 November 2025
Jepang Bakal Naikkan Biaya Visa, Bisa Capai Rp 4,2 Juta Bagi Penduduk Asing
Indonesia
Golden Visa Tarik Modal Asing Rp 48 Triliun dari 61 Negara Setahun Terakhir, Sinyal Positif Indonesia Jadi Magnet Utama Investor
Golden Visa Indonesia, yang diluncurkan pada Juli 2024, adalah izin tinggal khusus yang ditujukan bagi WNA kategori tertentu
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 September 2025
Golden Visa Tarik Modal Asing Rp 48 Triliun dari 61 Negara Setahun Terakhir, Sinyal Positif Indonesia Jadi Magnet Utama Investor
Indonesia
UE Rilis Visa Schengen untuk WNI, Waka Komisi VII DPR: Perluas Pasar Produk RI di Eropa
Kebijakan tersebut merupakan hasil pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada 13 Juli 2025 di Brussels, Belgia.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Agustus 2025
UE Rilis Visa Schengen untuk WNI, Waka Komisi VII DPR: Perluas Pasar Produk RI di Eropa
Indonesia
Apa Itu Visa Cascade yang Bikin Orang Indonesia Bisa Bebas ke Eropa Berulang Kali hingga Syarat Mendapatkannya
Untuk mendapatkan visa Schengen multiple entry dengan masa berlaku panjang, pemohon harus memenuhi beberapa persyaratan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 15 Juli 2025
Apa Itu Visa Cascade yang Bikin Orang Indonesia Bisa Bebas ke Eropa Berulang Kali hingga Syarat Mendapatkannya
Indonesia
AS Perketat Visa Pelajar, Wajib Cantumkan Akun Media Sosial di Formulir
AS memperketat visa pelajar dari Indonesia. Jadi, pemohon visa wajib menyantumkan akun media sosial di formulir aplikasi.
Soffi Amira - Sabtu, 21 Juni 2025
AS Perketat Visa Pelajar, Wajib Cantumkan Akun Media Sosial di Formulir
Indonesia
WNI Kini Bisa Kunjungi China Tanpa Visa, ini Syarat yang Wajib Dipenuhi
WNI kini bisa mengunjugi China tanpa visa. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum berkunjung ke sana.
Soffi Amira - Kamis, 12 Juni 2025
WNI Kini Bisa Kunjungi China Tanpa Visa, ini Syarat yang Wajib Dipenuhi
Bagikan