Apa Itu Visa Cascade yang Bikin Orang Indonesia Bisa Bebas ke Eropa Berulang Kali hingga Syarat Mendapatkannya

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 15 Juli 2025
Apa Itu Visa Cascade yang Bikin Orang Indonesia Bisa Bebas ke Eropa Berulang Kali hingga Syarat Mendapatkannya

Ilustrasi. (Foto: Ditjen Imigrasi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Mulai akhir Juli 2025, warga Indonesia akan lebih mudah bepergian ke Eropa berkat visa cascade yang memungkinkan pengajuan visa kunjungan ganda (multiple entry) ke Uni Eropa.

Ini berarti pemegang paspor Indonesia dapat memasuki wilayah Uni Eropa berkali-kali tanpa perlu mengajukan visa baru untuk setiap perjalanan, selama masa berlaku visa. Skema ini berlaku bagi mereka yang sudah pernah berkunjung ke Uni Eropa.

Untuk mendapatkan visa Schengen multiple entry dengan masa berlaku panjang, pemohon harus memenuhi beberapa persyaratan:

Dokumen yang Diperlukan

Berikut adalah dokumen dan persyaratan yang perlu dipenuhi saat mengajukan visa Schengen multiple entry:

  1. Formulir Aplikasi: Isi dan tandatangani formulir aplikasi visa Schengen dengan informasi yang lengkap dan akurat.
  2. Paspor atau Dokumen Perjalanan: Pastikan paspor Anda berlaku setidaknya tiga bulan setelah tanggal kepulangan (atau keberangkatan terakhir untuk kunjungan ganda), memiliki minimal dua halaman kosong, dan diterbitkan dalam 10 tahun terakhir.
  3. Foto Ukuran Paspor: Lampirkan pas foto terbaru (maksimal enam bulan) dengan latar belakang putih. Wajah harus terlihat jelas, menghadap langsung ke kamera, dengan pencahayaan dan kontras yang baik. Penutup kepala hanya diizinkan untuk alasan keagamaan, selama wajah tetap terlihat. Disarankan memakai kemeja berkerah.
  4. Rencana Perjalanan: Sertakan detail rencana perjalanan, seperti bukti pemesanan tiket pesawat dan reservasi hotel.
  5. Dokumen Tujuan Perjalanan: Berikan penjelasan dan dokumen pendukung yang menunjukkan alasan kunjungan Anda ke wilayah Schengen, sebagai dasar permohonan visa multiple-entry.
  6. Informasi Akomodasi: Berikan detail tempat Anda akan menginap selama di Eropa, lengkap dengan bukti dana yang cukup untuk menanggung biaya akomodasi.
  7. Bukti Keuangan: Tunjukkan bukti bahwa Anda memiliki dana yang cukup untuk membiayai seluruh masa tinggal, perjalanan pulang, atau perjalanan ke negara ketiga (jika transit). Disarankan memiliki minimal Rp 50 juta di rekening dan stabil selama tiga bulan terakhir.
  8. Asuransi Kesehatan Perjalanan: Anda perlu memiliki asuransi perjalanan yang berlaku di semua negara anggota Schengen, mencakup seluruh durasi kunjungan, dengan pertanggungan minimal EUR 30.000. Anda juga harus menandatangani pernyataan bahwa Anda menyadari pentingnya asuransi ini untuk setiap kunjungan berikutnya.
  9. Untuk Pasangan atau Anak yang Ikut Serta: Jika bepergian dengan pasangan atau anak, sertakan dokumen yang menunjukkan hubungan keluarga, seperti akta nikah atau akta kelahiran. (Knu)
#Visa #Bebas Visa #E-Visa #Visa Online #Golden Visa #Eropa #Uni Eropa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan
Laporan tersebut menambahkan bahwa pejabat AS mengaitkan lambatnya proses imigrasi tersebut disebabkan oleh prosedur peninjauan permohonan yang lebih ketat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan
Indonesia
Transaksi QRIS Meningkat Pesat, Pembayaran Kartu Tetap Bertumbuh Mewujudkan Cashless Society
Meski QRIS semakin mendominasi transaksi digital di berbagai sektor, Visa menilai kondisi tersebut bukan ancaman bagi pembayaran menggunakan kartu.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Transaksi QRIS Meningkat Pesat, Pembayaran Kartu Tetap Bertumbuh Mewujudkan Cashless Society
Indonesia
Ribuan Imigran Menyebrang ke Kota Otonom Spanyol Ceuta di Afrika Utara
ota Ceuta mengalami lonjakan tajam kedatangan jumlah migran dari Maroko yang berusaha memasuki kota otonom Spanyol yang terletak di Afrika Utara itu dengan berenang maupun berjalan kaki.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Ribuan Imigran Menyebrang ke Kota Otonom Spanyol Ceuta di Afrika Utara
Indonesia
Perketat Aturan Imigrasi, AS Persingkat Visa Pelajar dan Jurnalis
DHS menyatakan peraturan baru itu akan memberikan perlindungan dan pengawasan tambahan terhadap non-imigran kategori tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
 Perketat Aturan Imigrasi, AS Persingkat Visa Pelajar dan Jurnalis
Indonesia
Kekeringan Parah Landa Eropa, Penggunaan Air Mulai Dibatasi dan Dilarang Isi Kolam Renang
Warga dilarang mengisi atau mengoperasikan kolam renang pribadi. Larangan itu juga mencakup air mancur pribadi, fasilitas bermain air, dan fasilitas pribadi serupa lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Kekeringan Parah Landa Eropa, Penggunaan Air Mulai Dibatasi dan Dilarang Isi Kolam Renang
Travel
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Package Visa merupakan inisiatif digital yang mengintegrasikan penerbitan visa wisata secara langsung ke dalam pemesanan paket perjalanan yang telah dikurasi.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Indonesia
Aturan Baru, Berkunjung ke Vietnam 2 Pekan Lebih Harus Pakai Visa
Kebijakan itu sekaligus mengakhiri aturan sebelumnya yang memberikan fasilitas bebas visa hingga 30 hari bagi WNI.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Aturan Baru, Berkunjung ke Vietnam 2 Pekan Lebih Harus Pakai Visa
Indonesia
Gelombang Panas Tewaskan Ribuan Orang, Nasib Keselamatan WNI di Eropa Jangan Sampai Luput
Gelombang panas ekstrem di Eropa menewaskan lebih dari 1.300 orang. DPR mendesak Kemenlu segera membuka posko siaga darurat untuk melindungi WNI di wilayah terdampak.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Gelombang Panas Tewaskan Ribuan Orang, Nasib Keselamatan WNI di Eropa Jangan Sampai Luput
Dunia
WHO Peringatkan Gelombang Panas yang Menyapu Eropa Sebabkan 1.300 Kematian
Suhu panas ekstrem tercatat terjadi di Jerman, Polandia, dan Rpublik Ceko.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
WHO Peringatkan Gelombang Panas yang Menyapu Eropa Sebabkan 1.300 Kematian
Olahraga
Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah
Timnas Iran sudah tiba di Meksiko jelang Piala Dunia 2026. Namun, mereka mengkritik FIFA atas visa yang dinilai bermasalah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah
Bagikan