Hanura Kubu Daryatmo Minta Menteri Yasonna Tak Perkeruh Suasana

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 19 Januari 2018
Hanura Kubu Daryatmo Minta Menteri Yasonna Tak Perkeruh Suasana

Ketua DPP Hanura kubu Marsekal Madya (Purn) Daryatmo, Rufinus Hutauruk. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPP Hanura kubu Marsekal Madya (Purn) Daryatmo, Rufinus Hutauruk meminta Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly tak memperkeruh persoalan yang ada di dalam tubuh partai yang didirikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto itu.

"Ingat Kemenkumham pelayan masyarakat, jangan memperkeruh persoalan yang ada di dalam tubuh partai yang sedang berkonflik. Beliau setuju," kata Rufinus di Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Jumat (18/1).

Diketahui, Yasonna sebelumnya telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan untuk Hanura kubu Oesman Sapta Odang (Oso).

Menurut dia, setelah dirinya menjelaskan duduk perkara mengenai pengajuan SK Kepengurusan Hanura kubu Oso, yang tak sesuai mekanisme partai, Yasonna kaget.

"Saya jelaskan tadi kepada pak Menteri beliau kaget. Makanya dikatakan (Yasonna), 'tolong nanti jelaskan ini kepada publik supaya kami tidak teraniaya'," jelasnya.

Dalam pertemuan dengan Yasonna, kata Rufinus, Yasonna mengaku mengeluarkan SK Kepengurusan baru untuk kubu Oso karena ada ada surat rekomendasi dari Dewan Kehormatan Hanura.

Padahal, lanjut Rufinus, Dewan Kehormatan tidak memiliki otoritas untuk menyatakan pengurus Hanura melakukan pelanggaran. Otoritas tersebut, jelas dia, berada pada Mahkamah Partai.

"Di Partai Hanura tidak bisa Dewan Kehormatan memberikan justifikasi atas sebuah pelanggaran yang dilakukan teman-teman kita di DPD," pungkasnya.

Diketahui, Partai Hanura kubu Marsekal Madya (Purn) Daryatmo resmi menyerahkan sejumlah berkas termasuk susunan pengurus baru hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Hanura kepada Kementerian Hukum dan HAM hari ini, Jumat (19/1).(Pon)

#Partai Hanura #Yasonna Laoly #Menteri Yasonna
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hanura Usul Sistem Proporsional Setengah Terbuka untuk Pemilu 2029, Partai Diberi Peran Tentukan Caleg
Sistem pemilu harus terus dievaluasi agar menghasilkan wakil rakyat yang lebih berkualitas.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Hanura Usul Sistem Proporsional Setengah Terbuka untuk Pemilu 2029, Partai Diberi Peran Tentukan Caleg
Indonesia
Hanura Siap Hadapi Berapa Pun Ambang Batas Parlemen Pemilu 2029
Besaran angka ambang batas bukan satu-satunya tolok ukur yang menentukan apakah sebuah partai bisa menembus Senayan atau tidak
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Hanura Siap Hadapi Berapa Pun Ambang Batas Parlemen Pemilu 2029
Indonesia
OSO Pimpin 9 Partai Nonparlemen, Bentuk Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat untuk Lawan Parliamentary Threshold
Sembilan partai yang telah bergabung adalah Partai Hanura, PBB, Partai Buruh, Perindo, PKN, Prima, PPP, Partai Berkarya, dan Partai Ummat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 September 2025
OSO Pimpin 9 Partai Nonparlemen, Bentuk Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat untuk Lawan Parliamentary Threshold
Indonesia
Yasonna Bantah Ada Perbedaan Sikap soal Mundurnya Kongres PDIP
Ketua DPP PDIP, Yasonna Laoly, membantah adanya perbedaan sikap soal mundurnya Kongres PDIP.
Soffi Amira - Kamis, 17 April 2025
Yasonna Bantah Ada Perbedaan Sikap soal Mundurnya Kongres PDIP
Indonesia
Dipecat dari Dirjen Imigrasi Terkait Informasi Harun Masiku, Ronny Sompie: Tanya Yasonna
Ronny Sompie, tidak membantah saat ditanya apakah pemecatannya berkaitan dengan pengungkapan informasi perlintasan mantan caleg PDI Perjuangan (PDIP) Harun Masiku.
Frengky Aruan - Jumat, 03 Januari 2025
Dipecat dari Dirjen Imigrasi Terkait Informasi Harun Masiku, Ronny Sompie: Tanya Yasonna
Indonesia
KPK Minta Yasonna Laoly Proaktif Beri Informasi Buronan Harun Masiku
KPK meminta semua pihak yang mengetahui posisi Harun Masiku memberi informasi kepada KPK
Wisnu Cipto - Kamis, 19 Desember 2024
KPK Minta Yasonna Laoly Proaktif Beri Informasi Buronan Harun Masiku
Indonesia
KPK Cecar Eks Menkumham Yasonna soal Surat ke MA Minta Fatwa PAW Harun Masiku
Yasonna mengaku ditanya penyidik terkait dua poin utama.
Wisnu Cipto - Rabu, 18 Desember 2024
KPK Cecar Eks Menkumham Yasonna soal Surat ke MA Minta Fatwa PAW Harun Masiku
Indonesia
Eks Menkumham Yasonna Laoly Penuhi Panggilan KPK
Yasonna Laoly memenuhi panggilan KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang menjerat eks Caleg PDIP, Harun Masiku.
Frengky Aruan - Rabu, 18 Desember 2024
Eks Menkumham Yasonna Laoly Penuhi Panggilan KPK
Indonesia
KPK Periksa Eks Menkumham Yasonna Laoly pada Hari Ini
Sedianya Yasonna Laoly dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang menjerat eks Caleg PDI Perjuangan (PDIP), Harun Masiku pada Jumat (13/12) lalu
Frengky Aruan - Rabu, 18 Desember 2024
KPK Periksa Eks Menkumham Yasonna Laoly pada Hari Ini
Indonesia
Eks Menkumham Yasonna tidak Jadi Diperiksa Hari Ini, KPK Setuju Penjadwalan Ulang
"Untuk YSL, info dari penyidik minta dijadwalkan ulang karena sudah ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan," kata Jubir KPK.
Wisnu Cipto - Jumat, 13 Desember 2024
Eks Menkumham Yasonna tidak Jadi Diperiksa Hari Ini, KPK Setuju Penjadwalan Ulang
Bagikan