Hand Sanitizer Buatan Sendiri, Apakah Aman Digunakan?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 19 Maret 2020
Hand Sanitizer Buatan Sendiri, Apakah Aman Digunakan?

Sebagian orang membuat hand sanitizer untuk keperluan terkait pencegahan virus Corona. (Foto: NJ)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MARAKNYA penularan virus Corona di dunia membuat kebutuhan medis sangat pesat, seperti masker, suplemen, hingga hand sanitizer menjadi mahal dan langka di pasaran. Karena sulit mendapatkannya, sebagian orang mulai inisiatif membuatnya sendiri di rumah dengan bahan-bahan tertentu. Lalu, seberapa aman hand sanitizer buatan sendiri untuk digunakan?

Baca juga:

Enggak Salah Pesan Makanan Online, Asal...

Hand sanitizer merupakan produk pembersih tangan yang menggunakan alkohol dalm bentuk gel atau cairan. Produk ini biasanya digunakan untuk membersihkan tangan agar terhindar dari virus dan bakteri. Walaupun tidak seefektif air dan sabun, hand sanitizer dapat dimanfaatkan ketika kamu kesulitan menemukan sabun untuk mencuci tangan. Karena bentuknya yang praktis, hand sanitizer mudah dibawah kemana saja.

Hand Sanitizer Buatan Sendiri, Apakah Aman Digunakan?
Diperlukan bahan-bahan yang rumit untuk membuat hand sanitizer. (Foto: Popular Science)

Semenjak adanya virus Corona, permintaan hand sanitizer pun meroket. Masyarakat bahkan membelinya secara berlebihan untuk persediaan di rumah. Akibat permintaan yang tinggi harga pun juga meningkat drastis, bahkan sampai ada yang tidak masuk akal.

Baca juga:

Vitamin Menaikan Daya Tahan Tubuh

Oleh karena itu, sebagian orang memilih untuk membuat hand sanitizer sendiri. Bahkan, ada yang menggunakan vodka untuk pengganti hand sanitizer. Padahal, kandungan alkohol pada vodka hanya 40 persen yang artinya tidak efektif untuk membunuh kuman. Diperlukan alkohol dengan kadar 60 persen untuk membunuh virus dan bakteri pada tubuh.

Melansir dari laman Alodokter, membuat hand sanitizer sebenarnya bisa dilakukan siapa saja namun dengan syarat. Proses pembuatannya pun tidak mudah, alat dan bahan kimia yang tidak mudah ditemukan. Contohnya, kamu harus menyiapkan etanol 96 persen dan isopropil alkohol 99,8 persen. Bahan-bahan kimia yang kamu beli pun sebenarnya sangat berbahaya dan mudah terbakar.

Hand Sanitizer Buatan Sendiri, Apakah Aman Digunakan?
Lebih efektif mencuci tangan dengan air dan sabun. (Foto: Pixabay/zukunftssicherer)

Untuk memastikan hand sanitizer bersih, kamu juga harus menyiapkan hidrogen peroksida sebanyak tiga persen. Zat kimi ini berfungsi untuk membunuh kuman penyakit yang mungkin ada dalam lartuan. Sama seperti alkohol, hidrogen peroksida sebaiknya tidak dianjurkan disimpan di dalam rumah karena bisa merusak kulit bila terkena secara langsung.

Bahan-bahan kimia yang digunakan juga memiliki harga yang mahal. Jadi, sebenarnya masih lebih baik jika membeli hand sanitizer yang sudah jelas disetujui pemerintah.

Intinya, kamu tidak diharuskan untuk memiliki hand sanitizer. Cukup dengan mencuci tangan dengan air dan sabun sebenarnya lebih efektif untuk membunuh kuman penyakit. Jika sulit mencari tempat mencuci tangan, jaga jarimuu untuk tidak menyentuh wajah sampai kamu mencuci tangan. (And)

Baca juga:

Pandemi Corona, Mengapa 'Social Distancing' Perlu Dilakukan?

#Virus Corona #Hand Sanitizer #Virus #Penyebaran Virus
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Nama Virus Nipah Ternyata Bukan dari Bahasa India, Tapi dari Sebuah Kampung di Tetangga Indonesia
Berdasarkan catatan WHO Southeast Asia Regional Office (SEARO) tahun 2008, identitas ini menjadi permanen untuk menghormati lokasi penemuan resminya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 06 Februari 2026
Nama Virus Nipah Ternyata Bukan dari Bahasa India, Tapi dari Sebuah Kampung di Tetangga Indonesia
Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Virus Nipah belum ditemukan di Jakarta. Dinkes DKI pun meminta warga tetap waspada dan fokus pencegahan dini.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Indonesia
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi buah terbuka. Hal itu dilakukan untuk mencegah virus Nipah.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Dunia
Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan
Kasus virus Nipah di India memicu kewaspadaan regional. Thailand dan Nepal memperketat skrining bandara untuk mencegah penyebaran.
ImanK - Selasa, 27 Januari 2026
Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan
Indonesia
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Ancaman super flu kini mengintai sekolah. DPR pun meminta protokol kesehatan diterapkan kembali di lingkungan sekolah.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Penularan virus Super Flu dinilai lebih cepat dan berbahaya dibanding COVID-19. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Dinkes DKI Jakarta memastikan belum ditemukan kasus Super Flu Influenza A subclade K. Masyarakat diminta tetap waspada tanpa panik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Indonesia
DPR Soroti Ancaman Superflu, Pemerintah Diminta Bertindak Tanpa Tunggu Lonjakan Kasus
Anggota Komisi IX DPR RI meminta pemerintah gencarkan sosialisasi penggunaan masker dan perkuat kesiapan faskes untuk mencegah penularan superflu di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
DPR Soroti Ancaman Superflu, Pemerintah Diminta Bertindak Tanpa Tunggu Lonjakan Kasus
Indonesia
Ribuan Warga Terkena Ispa Akibat Pembakaran Lapak Limbah Ilegal, Virus dan Bakteri Dapat Menular
Aktivitas itu menuai keluhan masyarakat lantaran asap pembakaran mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Oktober 2025
Ribuan Warga Terkena Ispa Akibat Pembakaran Lapak Limbah Ilegal, Virus dan Bakteri Dapat Menular
Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan