Hampir Sebulan di Pengungsian, Warga Merapi Mulai Merasa Jenuh

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 November 2020
Hampir Sebulan di Pengungsian, Warga Merapi Mulai Merasa Jenuh

Gunung Merapi. (Foto: MP/Teresa Ika).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Warga lereng Gunung Merapi di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang mengungsi di kantor desa mulai merasakan jenuh. Namun demikian, warga tidak ada pilihan tetap bertahan di pengungsian mengingat situasi gunung merapi masih siaga.

"Saya berada di pengungsian mulai pekan kedua bulan November atau tak lama setelah status Gunung Merapi naik status siaga pada 5 November lalu," ujar warga Desa Balerante, Aini (60), Sabtu (28/11).

Setelah hampir sebulan berada di pengungsian, ia mengaku mulai merasakan jenuh karena harus duduk berlama-lama dalam satu ruangan. Padahal, sebelum mengungsi setiap hari bercocok tanam di ladang dan mencari rumput.

Baca Juga:

Canggih, Kondisi Merapi Bisa Dilihat Lewat Aplikasi Ponsel

"Terlalu lama di pengungsian jenuh. Saya berharap bisa segera kembali ke rumah serta menjalani hidup normal," kata dia.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten Nur Cahyono Suharto, tidak menampik banyak mendapatkan keluhan dari pengungsi merapi yang mulai merasakan jenuh.

"Warga Desa Balerante dan Desa Tegalmulyo yang mulai mengeluh merasakan jenuh tinggal di pengungsian," ujar Cahyono.

Pengungsi Merapi
Pengungsi Merapi. (Foto: Antara).

Ia bisa memaklumi kedua warga di desa tersebut mulai merasakan jenuh. Namun, BPBD Klaten tetap membujuk mereka dan memberikan pemahaman jika BPPTKG belum menurunkan status merapi.

"Sampai saat ini kondisi Merapi masih memiliki tingkat aktivitas yang cukup tinggi sehingga dapat membahayakan jiwa warga. Kami minta warga bisa mengerti," papar dia.

Sesuai rencana kontijensi erupsi Merapi, kata dia, pada level siaga harus ada warga di wilayah rawan bencana yang turun, terutama untuk kelompok rentan. Atas dasar tersebut BPBD minta warga untuk tetap tinggal di pengungsian. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Gunung Merapi Erupsi Lagi, Ketahui 4 Dampak Negatif dari Abu Vulkanis

#Gunung Merapi #Letusan Gunung Merapi #BNPB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Laut Hindia, Lampung hingga Jakarta Lebih Kondusif
BNPB menyebut abu vulkanik Gunung Anak Krakatau cenderung bergerak ke Laut Hindia. Lampung, Banten, Jawa Barat hingga Jakarta lebih kondusif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Laut Hindia, Lampung hingga Jakarta Lebih Kondusif
Indonesia
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
BNPB minta tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 triliun ke Kemenkeu untuk mempercepat penanganan bencana 2026. Anggaran rutin Rp 1,08 triliun dinilai tak cukup
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
Indonesia
OMC Dimulai, BMKG Berupaya Percepat Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
BMKG bersama BNPB dan pihak terkait menggelar OMC sejak 7 September 2026 untuk mempercepat pembersihan atmosfer dari abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
OMC Dimulai, BMKG Berupaya Percepat Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Indonesia
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Banjir dan karhutla mendominasi, 111 ribu rumah rusak, ribuan fasilitas publik terdampak.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
Indonesia
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Kerusakan meluas ke sarana publik, mencakup 2.361 unit fasilitas pendidikan, 867 unit rumah ibadah, 230 unit fasilitas kesehatan dasar maupun rujukan, 751 unit perkantoran, serta 92 unit jembatan terputus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Indonesia
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
BNPB sebelumnya telah menerima kucuran Dana Siap Pakai (DSP) tahap awal tahun 2026 sebesar Rp 4,62 triliun untuk penanggulangan tanggap darurat di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
Indonesia
Mengintip Kerennya Operasi Modifikasi Cuaca BNPB, Cara Canggih Padamkan Karhutla Jateng
Jateng dikepung api dan abu vulkanik? Santai, Operasi Modifikasi Cuaca BNPB resmi dimulai! Cek kecanggihan teknologi hujan buatan yang siap bersihkan langit Jawa Tengah di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026
Mengintip Kerennya Operasi Modifikasi Cuaca BNPB, Cara Canggih Padamkan Karhutla Jateng
Indonesia
2 Langkah BNPB Kurangi Persebaran Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Saat ini, BNPB dan BMKG terus memantau perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau dan persebaran abu vulkanik di wilayah terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
2 Langkah BNPB Kurangi Persebaran Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca
BNPB menggencarkan operasi modifikasi cuaca hingga malam untuk membantu mengatasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Jakarta, Banten, dan Lampung.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca
Indonesia
BNPB Gunakan Drone Thermal untuk Deteksi Titik Api di Bawah Permukaan Tanah
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memanfaatkan teknologi drone thermal untuk mendeteksi sumber api yang berada di bawah permukaan tanah.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 05 September 2026
BNPB Gunakan Drone Thermal untuk Deteksi Titik Api di Bawah Permukaan Tanah
Bagikan