Pesona Indonesia

Canggih, Kondisi Merapi Bisa Dilihat Lewat Aplikasi Ponsel

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 14 Februari 2019
Canggih, Kondisi Merapi Bisa Dilihat Lewat Aplikasi Ponsel

Eko Suwanto anggota DPRD DIY menjelaskan aplikasi Jogja Istimewa (MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Para wisatawan yang hendak berlibur ke sekitar Gunung Merapi di perbatasan Yogyakarta dan Jateng kini tak perlu khawatir. Kondisi terkini Gunung Merapi bisa dipantau melalui aplikasi ponsel. Aplikasi ini bernama Jogja Istimewa.

Kecanggihan ini terjadi karena Cctv yang terpasang disekitar Merapi sudah terkoneksi dengan aplikasi ini. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY, Eko Suwanto menjelaskan cara melihat aktivitas Merapi cukup mudah.

Pertama masyarakat mengunduh aplikasi ini ini di Google store. Kemudian klik menu Jogja streaming.

Aplikasi Jogja Istimewa dalam Ponsel
Aplikasi Jogja Istimewa yang bisa digunakan para wisatawan saat berkunjung ke Yogyakarta (MP/Teresa Ika)

"Pilih CCTV Diskominfo Pemda DIY lalu klik Merapi. Aktifitas Merapi dari kejauhan bisa langsung terlihat," jelas Eko di Gedung DPRD DIY, Rabu (13/2) kemarin.

Tak hanya Merapi, masyarakat juga bisa melihat kondisi sungai yang ada di Yogyakarta, termasuk sungai yang berhulu di kaki gunung Merapi. Dengan mengetahui kondisi sungai, warga dan wisatawan bisa mengetahui ke sungai mana arah aliran lava panas atau dingin mengalir.

Eko menambahkan tak perlu membayar untuk bisa mengunduh aplikasi ini. Aplikasi Jogja Istimewa bisa dijalankan di seluruh sistem ponsel baik Android maupun IOS.

Eko berharap dengan mengetahui kondisi Merapi, masyarakat siap untuk mitigasi bencana. "Semoga aplikasi ini bisa mempermudah masyarakat di sekitar Merapi dan yang hendak menuju Merapi,"tutur ketua Komisi A DPRD DIY yang membawahi urusan Kebencanaan ini.

Penampakan terkini Gunung Merapi
Situasi terkini Gunung Merapi (Foto: BPPTKG)

Eko menambahkan masyarakat juga bisa mengetahui perkembangan Merapi melalui twitter resmi @BPPTKG.

Seperti yang diketahui, aktifitas Merapi meningkat sejak Juni 2018. Bahkan Merapi "batuk-batuk" beberapa hari lalu. Awan panas nampak keluar dari kubah gunung pada Senin 11/2. Status Merapi masih di level II atau waspada.

Berdasarkan informasi dari Twitter BPPTKG, Rabu 13 Februari telah terjadi 23 kali guguran di Merapi pada 13. Guguran terjadi sejak pukul 06.00 hingga 18.00 wib. Durasi guguran sekitar 9- 65 detik. Guguran ini mengarah ke timur laut dan tenggara yakni hulu kali Gendol. jarak luncurnya sekitar 50-600 meter.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Klaim Daya Beli Turun, Jubir PSI Tuding Fadli Zon Bohong Lagi

#Gunung Merapi #Aplikasi Mobile #Wisata Yogyakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Dua orang tersebut dari keterangan rekannya yang turun nekat naik ke Gunung Merapi. Padahal sudah jelas dilarang naik Gunung Merapi berstatus siaga III.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Indonesia
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Satu dari tujuh pendaki ilegal Gunung Merapi ialah perempuan. Mereka rata-rata masih berumur belasan tahun, yakni antara 17 dan 19 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Indonesia
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas
Warga yang tinggal dekat puncak gunung diminta meningkatkan kewaspadaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Oktober 2025
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas
Indonesia
Pendaki Viral di TikTok Nekat Masuk Kawasan Puncak Merapi Dihukum Bersihkan OWA Kalitalang
4 Pendaki dijatuhi sanksi lantaran nekat masuk kawasan puncak Merapi secara ilegal saat gunung itu masih berstatus Siaga (Level III).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Juni 2025
Pendaki Viral di TikTok Nekat Masuk Kawasan Puncak Merapi Dihukum Bersihkan OWA Kalitalang
Indonesia
BPBD DIY Ingatkan Masyarakat Soal Status Siaga Gunung Merapi, Jangan Coba-Coba Mendaki!
BPBD DIY mengingatkan untuk tidak mendaki Gunung Merapi saat status siaga. Simak info terbaru dan upaya mitigasi yang dilakukan.
Hendaru Tri Hanggoro - Selasa, 15 April 2025
BPBD DIY Ingatkan Masyarakat Soal Status Siaga Gunung Merapi, Jangan Coba-Coba Mendaki!
Indonesia
Puluhan Pendaki Ilegal Gunung Merapi Diamankan Polisi, Dicegat Saat Turun
Gunung Merapi ditutup karena berstatus naik level III yang dapat membahayakan jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 14 April 2025
Puluhan Pendaki Ilegal Gunung Merapi Diamankan Polisi, Dicegat Saat Turun
Indonesia
BNPB Fokus ke Tiga Gunung Berapi Ini Karena Sedang 'Aktif'
Aktivitas erupsi Gunung Merapi yang masih cukup tinggi sampai awal 2025 menjadi catatan bagi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Januari 2025
BNPB Fokus ke Tiga Gunung Berapi Ini Karena Sedang 'Aktif'
Bagikan