Gubernur Terpilih Sumsel Herman Deru Deklarasi Dukung Jokowi Dua Periode

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juli 2018
Gubernur Terpilih Sumsel Herman Deru Deklarasi Dukung Jokowi Dua Periode

Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan terpilih, Herman Deru-Mawardi Yahya (MP/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan terpilih, Herman Deru-Mawardi Yahya mendeklarasikan dukungannya kepada Joko Widodo untuk kembali maju di Pemilihan Presiden 2019.

Hal itu disampaikan usai keduanya dinyatakan menang dalam Pemilihan Kepala Daerah Sumsel berdasarkan rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum.

"Dengan mengucap Bismilah, saya dan Pak Mawardi dan Insya Allah dengan masyarakat Sumatera Selatan mendukung beliau (Jokowi) untuk dua periode," kata Herman Deru saat jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (11/7).

Menurut dia, dukungan tersebut layak diberikan kepada Jokowi. Pasalnya, kinerja mantan Gubernur DKI Jakarta itu selama menjabat sebagai presiden dinilai telah mensejahterakan rakyat.

"Kita merasakan bagaimana dipimpin seorang Jokowi yang luar biasa mengemban amanah yang bertanggung jawab. Terutama kami di Sumsel, dari infrastruktur, kami bisa merasakan jalan tol, LRT, ruas Pemulutan dan lain sebagainya," ungkap dia.

Dari sisi kebijakan, program yang dikeluarkan pemerintahan Jokowi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Di antaranya adalah Kartu Indonesia Sehat (KIS), dana desa dan sertifikat tanah gratis.

Herman Deru (kedua kanan) didampingi Istri Febrita Lustia (kanan). ANTARA FOTO/Budi Haryanto

"Dan Masjid Agung Palembang juga sudah bersertifikat di jaman Jokowi. Dan saya sebagai timses Jokowi sangat bersyukur. Tidak ada pilihan untuk Jokowi dua periode," imbuh dia.

"Dan dari sisi ekonomi, ada program replanting untuk sawit yang sudah masuk usia tidak produktif. Tidak ada alasan lain, saya sepakat dengan Pak Mawardi bersama warga Sumsel memberikan kesempatan dan berjuang agar pembangunan berkesinambungan ," kata dia menambahkan.

Selain dari sisi program, dukungan itu juga disampaikan karena kecintaannya dengan sosok Jokowi. Bahkan mantan bupati Ogan Komering Ulu Timur ini mengaku terinspirasi menjadi pejabat berkat kinerja Jokowi saat masih menjadi Wali Kota Solo.

"Dalam hal ini, saya sebagai pecinta Jokowi, kagum dengan Jokowi sejak dulu. Sejak beliau Wali Kota dua periode saya bupati dua periode. Saya kenal beliau yang merakyat, mempunyai inovasi yang baik. Beliau yang menginspirasi saya sebagai bupati," pungkas Herman. (Pon)

#Herman Deru #Jokowi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Dito Ariotedjo ikut mendampingi Jokowi bertemu PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud membahas lobi penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Berita
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Jokowi menegaskan memaafkan para tersangka merupakan urusan pribadi, sedangkan masalah hukum tetap jalan.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Bagikan