Golkar Diprediksi Menang Banyak Jika Sukses Gandeng Ganjar di Pilpres 2024

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 15 November 2021
Golkar Diprediksi Menang Banyak Jika Sukses Gandeng Ganjar di Pilpres 2024

Baliho Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dipasang di sejumlah lokasi di Kota Solo, Rabu (11/8). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo selalu menempati posisi teratas dalam beberapa hasil survei. Tak heran, jika Partai Golkar kini membuka peluang untuk mencalonkan kader PDI Perjuangan (PDIP) itu pada Pilpres 2024.

Jika tawaran Golkar diterima kader Banteng itu, pengamat politik melihatnya akan membawa keuntungan besar bagi partai beringin, alias menang banyak. Direktur Eksekutif Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN) Yasin Mohammad mengungkapkan Golkar akan mendapat limpahan elektoral dari pencalonan Ganjar di pileg dan pilpres 2024.

Baca Juga:

Golkar Siap Tampung Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024

"Di saat bersamaan elektabilitas Airlangga Hartarto (Ketum Golkar) juga belum beranjak naik. Golkar mempertimbangkan menggandeng Ganjar di 2024 sesuatu yang menguntungkan," kata Yasin kepada wartawan, Senin (15/10).

ganjar
Ganjar Pranowo dan kader PDIP Solo menunjukkan kaos bergambar banteng celeng, Jumat (12/11). (MP/Ismail)

Menurut Yasin, peluang Ganjar untuk maju lewat PDIP terhitung tipis. Apalagi, kata dia, di internal PDI Perjuangan (PDIP) ada sosok Puan Maharani yang santer disebut akan dipasangkan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Popularitas Ganjar di Jateng dan kalangan massa PDIP, lanjut Yasin, tentu akan ikut mengerek Golkar. Menurut dia, jika isu ini terus bergulir Golkar bisa menjadi parpol yang populer.

Baca Juga:

Ganjar Pranowo: Urusan Capres, Urusan Ibu Mega

Pencalonan Ganjar diyakininya akan menjadi magnet elektoral masyarakat untuk memilih partai berlogo pohon beringin. "Artinya Golkar bisa mendapatkan limpahan dari simpatisan Ganjar secara elektabilitas saat ini tertinggi merujuk hasil survei dibanding capres lain," imbuh pengamat politik itu.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurdin Halid mengungkapkan, partainya membuka peluang untuk mencalonkan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Langkah itu akan ditempuh jika Ganjar tidak dicalonkan oleh PDIP.

Nurdin Halid menyampaikan informasi tersebut dalam sebuah diskusi bersama para pendukung Ganjar. Partai Golkar siap menampung Ganjar jika tidak mendapat rekomendasi dari PDIP sebagai Capres 2024. (Pon)

Baca Juga

Garda Relawan Indonesia Semesta Deklarasi Dukung Ganjar Capres 2024

#Pemilu #Golkar #Ganjar Pranowo
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Ganjar menambahkan bahwa media seni dan budaya penting untuk melatih kepekaan agar para pemimpin dan masyarakat selalu sadar terhadap realitas.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Indonesia
Legislator Golkar Dorong Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu Lewat DSI, Beberkan Keluhan Petani
Komisi IV DPR RI minta pemerintah evaluasi kebijakan ekspor sawit satu pintu lewat DSI.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Legislator Golkar Dorong Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu Lewat DSI, Beberkan Keluhan Petani
Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Lagu Mas Bahlil Ganteng Viral di Medsos, Golkar Angkat Suara
Golkar menilai fenomena viral lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ sebagai kreativitas netizen sekaligus bentuk apresiasi terhadap ketum mereka di Kabinet Merah Putih.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Lagu Mas Bahlil Ganteng Viral di Medsos, Golkar Angkat Suara
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
MK memutuskan ketentuan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen dalam pencalonan anggota DPR dan DPRD bersifat wajib dipenuhi partai politik.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
Indonesia
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
PAN angkat bicara soal pembatasan uang tunai di Pemilu. Hal itu dinilai membutuhkan revisi UU dan sistem pengawasan.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
KPK Bongkar Celah Korupsi di Parpol, Soroti soal Mahar hingga Biaya Pemilu
KPK mengungkap akar korupsi politik berasal dari internal partai. Soroti mahar politik, biaya Pemilu tinggi, hingga lemahnya transparansi keuangan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Bongkar Celah Korupsi di Parpol, Soroti soal Mahar hingga Biaya Pemilu
Indonesia
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Apabila RUU Pemilu semakin cepat dibahas lantaran idealnya RUU tersebut sudah selesai pada 2 tahun dan 6 bulan masa pemerintahan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Bagikan