Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Golkar Belum Dapat Undangan dari PDIP Bahas Dukungan Ganjar Pranowo

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 11 Juni 2023
Golkar Belum Dapat Undangan dari PDIP Bahas Dukungan Ganjar Pranowo

Bakal capres Ganjar Pranowo berswafoto bersama relawan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (10/6/2023). ANTARA/ Marul

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sinyal merapatnya Partai Golkar ke PDI Perjuangan untuk mendukung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (capres) semakin menguat.

Partai Golkar mengaku, belum dapat undangan dari PDIP untuk bahas rencana dukungan terhadap Ganjar Pranowo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan, sejauh ini belum ada agenda soal pertemuan dengan partai berlambang banteng moncong putih.

Baca Juga:

Gabungan Seniman Indonesia Deklarasikan Dukungan untuk Ganjar

"Jadi belum ada undangan, kemudian belum ada juga rencana untuk bertemu," ujar Nurul.

Artis lawas ini menerangkan, Partai Golkar masih membuka pintu komunikasi dengan semua parpol untuk mencari kawan politik dalam pengusungan capres dan cawapres.

"Jadi saya kira semuanya masih wait and see dan masih cair," imbuh Nurul.

Anggota DPR RI ini mengklaim bahwa Golkar adalah partai yang diperlukan oleh parpol lain dalam membentuk koalisi. Sebab, Golkar merupakan partai peringkat kedua di DPR dengan 85 kursi.

"Golkar itu memang partai yang memang diperlukan keberadaannya. Di samping suara, jumlah kursi, juga memang pemimpin Partai Golkar memang seseorang yang sangat mumpuni," kata Nurul.

Baca Juga:

Ganjar Pranowo Ajak Relawan Perangi Hoaks Politik

Sebelumnya, PDI Perjuangan menyebut bahwa ada dua partai politik yang diharapkan bisa ikut mendukung Ganjar sebagai calon presiden.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto membeberkan, ciri-ciri partai politik yang dimaksud identik dengan warna hijau dan emas.

Hasto mengungkapkan bahwa PDI Perjuangan rutin melakukan komunikasi politik dengan Golkar dan PKB, mengingat mereka bekerja sama selama Presiden Jokowi memimpin 2 periode.

"Ya ada. Kan warna hijau sudah ada, nah nanti akan semakin hijau, itu juga nanti diharapkan bisa bergabung. Kemudian kita lihat Indonesia emas Pak Jokowi, sehingga warna keemasan itu juga nanti diharapkan bisa bekerja sama," ujar Hasto. (Asp)

Baca Juga:

PDIP Ajak Demokrat Dukung Ganjar Pranowo

#Ganjar Pranowo #PDIP #Golkar #Pemilu 2024 #Pilpres
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Ganjar Pranowo merespons rencana Kaesang Pangarep yang maju di Pileg Solo 2029. Ia mengatakan, siapa pun boleh maju.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Seluruh partai politik dan elemen bangsa pada dasarnya memiliki cita-cita yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
 Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Bagikan