Gerindra Sebut Ucapan Giring Hanya Buat Konten TikTok-nya

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 24 Desember 2021
Gerindra Sebut Ucapan Giring Hanya Buat Konten TikTok-nya

Tangkapan layar Ketua Umum PSI Giring Ganesha saat membuka acara puncak HUT Ke-7 PSI. ANTARA/Tri Meilani Ameliya

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pidato Ketua Umum PSI Giring Ganesha terkait sosok yang tidak layak menggantikan Presiden Joko Widodo menuai kontroversi. Hal itu ia utarakan saat membuka acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-7 PSI yang juga dihadiri Presiden Jokowi.

Giring menyebut sosok tersebut adalah orang yang punya rekam jejak menggunakan isu SARA dan menghalalkan segala cara untuk menang dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).

Dia juga menyatakan, Indonesia akan hancur bila dipimpin oleh seorang pembohong yang pernah dipecat dalam kabinet Jokowi. Pernyataan Giring tersebut dipandang sebagian pihak ditujukan untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca Juga:

Ucapan dan Serangan Giring Bakal Untungkan Anies

"Kalau saya sih memaklumi saja, kan dia lagi nyari konten buat TikTok-nya, buat medsosnya," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Jumat (24/12).

Kendati demikian, menurut Taufik, harusnya sebagai anak muda, eks vokalis Nidji itu memperlihatkan cara berpolitik yang bagus dan baik.

Oleh karena itu, Penasihat Fraksi Gerindra DPRD DKI itu menantang Giring untuk membuktikan perkataannya ihwal sosok pembohong yang pernah dipecat dalam kabinet Jokowi.

"Ya dia harus buktikan lah. Bohong apa? Ya harus dibuktikan lah, bohong apa? Nah dia tinggal di mana? Di Jakarta?" cetus Taufik.

Baca Juga:

PKS Sebut Narasi yang Dilontarkan Giring Tidak Menyehatkan

Taufik pun memandang, kalau pemimpin PSI itu tidak ada capeknya mencari kesalahan orang yang belum tentu salah.

"Itu mah nyari konten aja. Enggak usah ditanggapi terlalu serius, orang dia lagi bikin konten. Dia kan rajin bikin TikTok, bikin konten medsos," tandasnya.

Seperti diketahui, di hadapan Jokowi juga, Giring Ganesha secara terang-terangan akan mengajukan diri sebagai calon presiden (capres) 2024 mendatang.

"Saya Giring Ganesha, memang mencalonkan diri menjadi Presiden RI di 2024 karena menurut saya sudah saatnya ada yang mewakili dari generasi saya dan misalnya kita berpikir bahwa di masa depan itu milik kita," ujar Giring. (Asp)

Baca Juga:

Giring Sang Penggerus Popularitas Anies dan Bumerang untuk PSI

#TikTok #Giring Ganesha #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Tekno
Blink-182 Kembali ke MySpace, Bangkitkan Nostalgia Era 2000-an di Tengah Gempuran Algoritma TikTok
Keputusan Blink-182 ini bukan sekadar gimmick, melainkan bagian dari perayaan 25 tahun album legendaris Take Off Your Pants and Jacket.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Blink-182 Kembali ke MySpace, Bangkitkan Nostalgia Era 2000-an di Tengah Gempuran Algoritma TikTok
Lifestyle
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
Bagian hook yang mudah diingat serta nuansa lagu yang unik membuat trek berdurasi tiga menit itu semakin melekat di benak pendengar
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
ShowBiz
'EVERYTHING HALLELUJAH' Viral di TikTok, Bentuk Refleksi Diri Justin Bieber
Lagu “EVERYTHING HALLELUJAH” banyak dipakai sebagai latar video karena memiliki nuansa emosional yang kuat sekaligus mudah melekat di telinga pendengar.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
'EVERYTHING HALLELUJAH' Viral di TikTok, Bentuk Refleksi Diri Justin Bieber
Fun
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Lebih dari 1 dari 3 pengguna TikTok di Indonesia tertarik pada museum.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Indonesia
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Tersangka NS mempelajari cara membuat kosmetik ilegal melalui video di YouTube dan memasarkan produknya melalui akun TikTok Lavia Skincare, Fiana Store, dan Hetty Skincare.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Indonesia
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Jaringan produsen kosmetik ilegal mengandung merkuri yang dijual melalui sejumlah akun TikTok digerebek Bareskrim di Cirebon, Jawa Barat. Empat orang diamankan, termasuk pemilik akun TikTok.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Indonesia
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Kemkomdig) menegaskan, 6 Juni 2026 menjadi batas akhir bagi penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk melaporkan evaluasi mandiri atau self-assesment risiko
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak, Jadi Pertama Penuhi Kewajiban PP Tunas
Selain menyampaikan angka deaktivasi akun anak di bawah usia 16 tahun, Meutya mengatakan bahwa TikTok juga telah menyampaikan rencana aksi kepatuhan yang lebih rinci dan terukur di masa mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak, Jadi Pertama Penuhi Kewajiban PP Tunas
Indonesia
Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Meta, Google, dan TikTok akan diberi kesempatan untuk menjalin kesepakatan konten dengan penerbit berita lokal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Bagikan