Geledah Empat Lokasi, Satgas Antimafia Bola Temukan Mesin Pemusnah Kertas

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 06 Februari 2019
Geledah Empat Lokasi, Satgas Antimafia Bola Temukan Mesin Pemusnah Kertas

Satgas Anti Mafia Bola menggeledah Kantor PSSI. (Istimewa).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Satgas Antimafia Bola melakukan penggeledahan di empat lokasi berbeda untuk membongkar kasus pengaturan skor sepak bola di Indonesia.

Dalam penggeledahan tersebut, tim bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian itu menyita sejumlah dokumen-dokumen yang berkaitan dengan tersangka yang sudah ditahan berdasarkan laporan eks manajer Persibara manajer Persibara Lasmi Indaryani.

"Dari keterangan tersangka itu akan kita cari dokumennya seperti apa," kata Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola,, Kombes Pol, Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu, (6/2)

Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola,, Kombes Pol, Argo Yuwono. Foto: MP/Gomes

Lanjut Argo, petugas juga menemukan mesin pemusnah kertas yang ada di tempat tersebut. Selanjutnya, mesin itu dibawa oleh Satgas Antimafia Bola dan akan diperiksa siapa orang yang bertanggung jawab atas mesin tersebut.

"Nanti kita akan tanya saksi yang menghancurkan kertas atau dokumen itu," sambungnya.

Namun, Argo tidak menjelaskan apakah barang bukti yang dihancurkan oleh mesin tersebut dokumen yang terkait dengan kasus pengaturan skor.

"Nanti lihat saja, barang bukti yang dimusnahkan dengan mesin penghancur kertas atau dokumen terkait. Itu nanti dari hasil pemeriksaan saksi yang melakukan," tegasnya.

Pada intinya PSSI, jelas Argo, sangat kooperatif yang berkaitan dengan apa yang kita lakukan ini. Di mana pada saat penggeledahan di empat lokasi semuanya kooperatif.

"Ibu Sekjen pun kooperatif bahkan sampai menyampaikan dokumen apa lagi pak yang dibutuhkan. Jadi sangat kooperatif, Bu Sekjen dan staf-staf PSSI," tutupnya. (Gms)

#Pengaturan Skor Indonesia #Polri
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Kapolres Jakpus mengakui kasus es gabus terjadi karena aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa terlalu terburu-buru tanpa berkoordinasi dengan pihak berkompeten.
Wisnu Cipto - 1 jam, 8 menit lalu
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Indonesia
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
Wacana penempatan Polri di bawah Kementerian menjadi perdebatan. Pengamat menilai, hal itu bisa menimbulkan ruang politisasi hukum.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
Indonesia
Tok! DPR Sahkan 8 Poin Reformasi Polri, Kedudukan Tetap di Bawah Presiden
Delapan poin yang telah ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersifat mengikat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Tok! DPR Sahkan 8 Poin Reformasi Polri, Kedudukan Tetap di Bawah Presiden
Indonesia
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas
Polri memutasi 85 perwira pada Januari 2026. Pengamat kepolisian mengingatkan mutasi harus jadi instrumen reformasi, bukan sekadar rutinitas administratif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas
Indonesia
PKB Tolak Reposisi Polri ke Kementerian: Ini Langkah Mundur Reformasi
PKB menegaskan Polri harus tetap berada di bawah Presiden dan menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
PKB Tolak Reposisi Polri ke Kementerian: Ini Langkah Mundur Reformasi
Indonesia
Eks Kapolda Ingatkan Kapolri: Benahi Adab dan Perilaku Aparat di Lapangan
Kepercayaan publik tidak dibangun dari pidato atau laporan, tetapi dari tindakan nyata
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Eks Kapolda Ingatkan Kapolri: Benahi Adab dan Perilaku Aparat di Lapangan
Indonesia
DPR Sentil Kapolri: Jangan Suruh Anggota Humanis Kalau Perut Masih Lapar, Kesejahteraan Polisi Harga Mati
Peningkatan kesejahteraan bukan sekadar soal angka di atas kertas
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
DPR Sentil Kapolri: Jangan Suruh Anggota Humanis Kalau Perut Masih Lapar, Kesejahteraan Polisi Harga Mati
Indonesia
Kapolri Sigit Tolak Polri di Bawah Kementerian, Nanti Ada 2 Matahari Kembar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan penolakannya terhadap wacana penempatan Polri di bawah kementerian.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Kapolri Sigit Tolak Polri di Bawah Kementerian, Nanti Ada 2 Matahari Kembar
Indonesia
Panggil Kapolri, DPR Pertanyakan soal Kebebasan Berekspresi di Indonesia
Semakin persuasif respons Polri, semakin baik citranya. Sebaliknya, semakin represif, maka akan semakin negatif.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Panggil Kapolri, DPR Pertanyakan soal Kebebasan Berekspresi di Indonesia
Indonesia
Kapolri Tegaskan Polri di Bawah Presiden Merupakan Mandat Reformasi 1998
Pemisahan dari TNI menjadi pijakan Polri untuk bertransformasi menuju konsep civilian police.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Kapolri Tegaskan Polri di Bawah Presiden Merupakan Mandat Reformasi 1998
Bagikan