Geledah Empat Lokasi, Satgas Antimafia Bola Temukan Mesin Pemusnah Kertas
Satgas Anti Mafia Bola menggeledah Kantor PSSI. (Istimewa).
MerahPutih.com - Satgas Antimafia Bola melakukan penggeledahan di empat lokasi berbeda untuk membongkar kasus pengaturan skor sepak bola di Indonesia.
Dalam penggeledahan tersebut, tim bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian itu menyita sejumlah dokumen-dokumen yang berkaitan dengan tersangka yang sudah ditahan berdasarkan laporan eks manajer Persibara manajer Persibara Lasmi Indaryani.
"Dari keterangan tersangka itu akan kita cari dokumennya seperti apa," kata Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola,, Kombes Pol, Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu, (6/2)
Lanjut Argo, petugas juga menemukan mesin pemusnah kertas yang ada di tempat tersebut. Selanjutnya, mesin itu dibawa oleh Satgas Antimafia Bola dan akan diperiksa siapa orang yang bertanggung jawab atas mesin tersebut.
"Nanti kita akan tanya saksi yang menghancurkan kertas atau dokumen itu," sambungnya.
Namun, Argo tidak menjelaskan apakah barang bukti yang dihancurkan oleh mesin tersebut dokumen yang terkait dengan kasus pengaturan skor.
"Nanti lihat saja, barang bukti yang dimusnahkan dengan mesin penghancur kertas atau dokumen terkait. Itu nanti dari hasil pemeriksaan saksi yang melakukan," tegasnya.
Pada intinya PSSI, jelas Argo, sangat kooperatif yang berkaitan dengan apa yang kita lakukan ini. Di mana pada saat penggeledahan di empat lokasi semuanya kooperatif.
"Ibu Sekjen pun kooperatif bahkan sampai menyampaikan dokumen apa lagi pak yang dibutuhkan. Jadi sangat kooperatif, Bu Sekjen dan staf-staf PSSI," tutupnya. (Gms)
Bagikan
Berita Terkait
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
Tok! DPR Sahkan 8 Poin Reformasi Polri, Kedudukan Tetap di Bawah Presiden
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas
PKB Tolak Reposisi Polri ke Kementerian: Ini Langkah Mundur Reformasi
Eks Kapolda Ingatkan Kapolri: Benahi Adab dan Perilaku Aparat di Lapangan
DPR Sentil Kapolri: Jangan Suruh Anggota Humanis Kalau Perut Masih Lapar, Kesejahteraan Polisi Harga Mati
Kapolri Sigit Tolak Polri di Bawah Kementerian, Nanti Ada 2 Matahari Kembar
Panggil Kapolri, DPR Pertanyakan soal Kebebasan Berekspresi di Indonesia
Kapolri Tegaskan Polri di Bawah Presiden Merupakan Mandat Reformasi 1998