Headline

Ganjil Genap di Tol Jagorawi, Pengamat: Harus Tambah Angkutan Umum

Eddy FloEddy Flo - Senin, 16 April 2018
Ganjil Genap di Tol Jagorawi, Pengamat: Harus Tambah Angkutan Umum

Pengamat transportasi Azas Tigor Nainggolan. (Foto: MP/John Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pengamat Transportasi dari Forum Warga Kota Jakarta, Azas Tigor Nainggolan mendukung pemerintah memberlakukan kebijakan pembatasan kendaraan berplat nomor ganjil dan genap di Gerbang Tol Cibubur (Tol Jagorawi).

Tigor mengatakan, secara garis besar aturan ganjil dan genap mengurangi volume kendaraan yang akan masuk ke tol Jagorawi tersebut. Karena kendaraan akan masuk gerbang tol sesuai dengan tanggal dan plat nomor kendaraan.

"Secara itung-itungan begini, cara itung-itungan paling tidak itu kan berkurang, yang hari ini ganjil ga boleh lewat, genap boleh lewat," kata Tigor saat dihubungi merahPutih.com, di Jakarta, Senin (14/4).

Namun Tigor mengaku dirinya belum mengetahui apa hasil evaluasi dari peraturan ganjil dan genap di gerbang tol Jagorawi itu hari ini. Sebab kebijakan itu masih dalam pelaksanaan uji coba.

Situasi kendaraan di Tol Jagorawi
Kendaraan mengantre selepas pintu tol Gadog, Ciawi menuju jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/6). (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

"Bagaimana ininya progresnya di lapangan hari ini saya belum tau itu loh. Kalo cara itung-itungan kalo progresnya seperti apa ga tau," jelas Tigor.

Namun, Tigor berkata, kebijakan itu harus diimbangi dengan kendaraan angkutan umum dengan melakukan penambahan, agar pengguna mobil pribadi bisa beralih ke angkot.

"Tapi paling penting begini pengandalian ini oke, tapi dilakukan asal ada arternatif angkutan umumnya gitu, dalam waktu dekat dia akan pindah kedepannya tidak mengunakan terus kendaraan pribadi, dia pindah keangkutan umum masal begitu," jelas Tigor Nainggolan.

"Jadi angkutan umum masalnya harus bagus seperti di Bekasi gitu loh, jadi dia ditingkatkan angka perpindahannya dari kendaraan pribadi ke angkutan umum," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Andri Yansyah mengaku dihubungi oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Dalam koordinasi itu BPTJ meminta kepada Dishub DKI menerapkan ganjil dan genap di gerbang tol di Jakarta ditambah.

"Beliau (BPTJ) juga menginginkan, menyarankan untuk waktu ganjil genap di DKi jakarta ditambah," kata Andri di Balai Kota DKI Jakarta Pusat, Senin (14/4).

Tol Jagorawi
Arus kendaraan di Tol Jagorawi (Foto: Twitter TMC Polda Metro Jaya)

Namun, mantan Camat Jatinegara ini menuturkan, pelaksanaan kebijakan tersebut harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

"Tetapi saya bilang saya akan koordinasi terlebih dulu dengan pihak Dirlantas Polda Metro Jaya untuk sekitanya usulan ini bisa dibahas dalam forum lalu lintas," jelas Andri.

Seperti diketahui, Menteri Perhubungan (Menhub) baru saja melakukan uji coba pembatasan kendaraan berpelat nomor ganjil dan genap yang diterapkan di gerbang tol Cibubur (Tol Jagorawi).

Namun kebijakan itu berdampak pada aksi mogok sopir angkutan umum jurusan Cileungsi ke Jakarta. Calon penumpang pun telantar akibat aksi mogok para sopir angkutan.(Asp)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Terapkan Ganjil Genap, Polisi Diludahi Pengendara Mobil

#Sistem Ganjil-Genap #Tol Jagorawi #Dishub DKI Jakarta #Angkutan Umum
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3 Stasiun LRT Jakarta Belum Layani Penumpang, Dishub: Secepatnya Digunakan
Tiga stasiun LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai belum melayani penumpang. Dishub DKI menyebut operasional akan dilakukan secepatnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
3 Stasiun LRT Jakarta Belum Layani Penumpang, Dishub: Secepatnya Digunakan
Indonesia
Indonesia vs Singapura di GBK, Cek Rute Alternatif dan Lokasi Parkir yang Disiapkan
Dishub DKI menyiagakan 80 petugas dan 10 kantong parkir saat Indonesia vs Singapura di GBK. Simak rute alternatif dan kapasitas parkirnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Indonesia vs Singapura di GBK, Cek Rute Alternatif dan Lokasi Parkir yang Disiapkan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Indonesia
Kadishub DKI Jakarta Minta Maaf Tarif Parkir Naik Rp 60 Ribu Bikin Gaduh
Diketahui, tarif parkir di Jakarta diusulkan mengalami penyesuaian.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kadishub DKI Jakarta Minta Maaf Tarif Parkir Naik Rp 60 Ribu Bikin Gaduh
Indonesia
HUT RI ke-81 di Istana 17 Agustus, Ada 21 Lokasi Parkir dan Tarif Transportasi Rp 8
HUT RI ke-81 di Istana Negara pada 17 Agustus 2026 didukung 21 lokasi parkir dengan 20.578 SRP serta tarif Transjakarta, MRT, dan LRT Rp 8.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
HUT RI ke-81 di Istana 17 Agustus, Ada 21 Lokasi Parkir dan Tarif Transportasi Rp 8
Indonesia
Rekayasa Lalu Lintas HUT RI ke-81 di Jakarta 17 Agustus 2026, Ini Rute Alternatifnya
Dishub DKI menyiapkan rekayasa lalu lintas saat HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026. Simak jadwal pengalihan dan rute alternatif di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Rekayasa Lalu Lintas HUT RI ke-81 di Jakarta 17 Agustus 2026, Ini Rute Alternatifnya
Indonesia
CFD Bundaran HI 9 Agustus: Dishub DKI Luncurkan Call Center, Pelopor Kita Jakarta, dan Rute Baru Transjakarta
Dishub DKI meluncurkan Call Center 1500813, Pelopor Kita Jakarta, dan rute Transjakarta HBKB Ancol saat CFD Bundaran HI 9 Agustus 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
CFD Bundaran HI 9 Agustus: Dishub DKI Luncurkan Call Center, Pelopor Kita Jakarta, dan Rute Baru Transjakarta
Indonesia
Tarif TransBandara Blok M–Bandara Soekarno-Hatta Jadi Rp 15.000 Mulai 1 September 2026
Pemprov DKI Jakarta menetapkan tarif TransBandara rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta sebesar Rp 15.000 mulai 1 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Tarif TransBandara Blok M–Bandara Soekarno-Hatta Jadi Rp 15.000 Mulai 1 September 2026
Indonesia
Pengguna Transportasi Umum di Jakarta Naik Sekitar 9,7 Persen, Tercatat 230,8 Juta Penumpang di Juni 2026
Pemprov DKI terus meningkatkan layanan transportasi publik dan infrastruktur pendukung yang semakin baik dan terintegrasi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Pengguna Transportasi Umum di Jakarta Naik Sekitar 9,7 Persen, Tercatat 230,8 Juta Penumpang di Juni 2026
Indonesia
Kritik Sopir Penabrak JPO Tendean Terbukti Sahih, Dishub DKI Janjikan Rambu Batas Tinggi
Batas ketinggian kendaraan mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yaitu maksimal 4.200 mm (4,2 meter).
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Kritik Sopir Penabrak JPO Tendean Terbukti Sahih, Dishub DKI Janjikan Rambu Batas Tinggi
Bagikan