MerahPutih.com - Tiga stasiun pada rute LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai hingga kini belum beroperasi untuk melayani naik turun penumpang. Padahal, trayek tersebut telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (16/9).
Ketiga stasiun yang belum melayani penumpang tersebut yakni Stasiun Pramuka, Stasiun Matraman, dan Stasiun Proklamasi.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengakui, Selasa (6/10), masih terdapat tiga stasiun LRT Jakarta yang belum beroperasi. Menurut dia, persoalan yang tersisa berkaitan dengan entrance atau akses masuk stasiun.
Iya, sebenarnya ini sebentar lagi selesai, ya itu terkait entrance-nya saja yang belum, ya, dan mudah-mudahan dalam beberapa waktu juga itu bisa digunakan,
Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin.
LRT Jakarta Tetap Melintasi Tiga Stasiun
Budi menjelaskan, ketiga stasiun tersebut belum dapat digunakan untuk melayani penumpang yang hendak naik maupun turun dari LRT Jakarta.
Dengan kondisi tersebut, kereta LRT Jakarta tetap melintasi Stasiun Pramuka, Matraman, dan Proklamasi, tetapi belum melakukan pemberhentian untuk menaikkan atau menurunkan penumpang.
Meski demikian, Budi memastikan ketiga stasiun itu akan segera dapat digunakan. Namun, dia belum dapat memastikan waktu operasionalnya.
"Secepatnya. Itu sih sebenarnya sudah selesai tinggal nanti kita koordinasi juga dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian, ya," ujarnya.
Baca juga:
DPRD DKI Minta Tarif LRT Jakarta Terjangkau dan Terintegrasi Transum Lainnya
LRT Jakarta Melayani 11 Stasiun
Lintasan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang 12,2 kilometer dan melalui 11 stasiun.
Sebelas stasiun tersebut yakni Kelapa Gading, Boulevard Utara Summarecon Mall, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.
Dengan tiga stasiun yang belum beroperasi penuh, layanan LRT Jakarta saat ini belum sepenuhnya memberikan akses naik turun penumpang di seluruh stasiun pada lintasan tersebut.
Baca juga:
Lanjutan Proyek LRT Manggarai ke Dukuh Atas di Mulai Januari 2027
Penumpang LRT Jakarta Tembus 9.000 Orang per Hari
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan tersambungnya LRT Jakarta hingga Manggarai memberikan pengaruh besar terhadap peningkatan jumlah pengguna transportasi umum di Jakarta.
Menurut Pramono, jumlah penumpang LRT Jakarta kini telah mencapai 9.000 orang per hari. Angka tersebut meningkat dibandingkan rata-rata penumpang harian yang hanya sekitar 4.000 orang ketika LRT Jakarta masih melayani rute Kelapa Gading-Velodrome.
"Sekarang dengan sudah dilanjutkan, baru trainset-nya yang terbatas, (meski) ada tiga stasiun yang belum operasi sepenuhnya, sudah di atas 9.000, bahkan 10 ribu," ucap Pramono.
Pramono meyakini jumlah penumpang LRT Jakarta masih akan terus meningkat. Ketika seluruh layanan telah beroperasi penuh, jumlah penumpang LRT Jakarta diproyeksikan mencapai 60 ribu hingga 80 ribu orang per hari. (Asp)