Ganjar Usulkan Polisi Jujur Hoegeng Sebagai Pahlawan Nasional

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2020
Ganjar Usulkan Polisi Jujur Hoegeng Sebagai Pahlawan Nasional

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov Jawa Tengah mengusulkan tiga nama tokoh besar Indonesia sebagai pahlawan nasional. Ketiganya adalah mantan Kapolri yang dikenal publik sebagai polisi jujur, Jendral Polisi (Purn) Hoegeng Imam Santoso, dr Kariadi, dan Prof. Dr Soegarda Poerbakawatja.

Usulan tiga nama tokoh besar Indonesia sebagai Pahlawan Nasional tersebut telah ditandatangani pada Selasa, 16 Juni 2020. Surat bernomor 464/0009043 tersebut tertuju kepada Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara.

Baca Juga

Eks Menristek Sedih Ada Orang Diperiksa Polisi Gegara Guyonan Gus Dur

"Ketiga Pahlawan Nasional yang kami usulkan tersebut masing-masing berasal dari wilayah Jawa Tengah, yakni Kota Pekalongan, Kabupaten Purbalingga, dan Kota Semarang," ujar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Sabtu (20/6).

Sebelum mengusulkan ketiganya, Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Jawa Tengah melakukan kajian mendalam. Hasilnya ketiganya dinyatakan memenuhi persyaratan yang berlaku.

"Saya setujui dan langsung menandatangani berkasnya untuk dikirimkan ke Mensos," kata dia.

Ganjar mengatakan nama Hoegeng oleh Pemkot Pekalongan dijadikan sebagai nama stadion. Sedangkan dr Kariadi dijadikan nama RSUP di Semarang dan Dr Soegarda sekarang dipakai untuk museum di Purbalinggga.

"Banyak pertimbangan yang dilakukan untuk pengusulan itu. Semua pertimbangan saya cek telah detil dilakukan dari bawah," tutur dia.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau proyek PLTS di Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Masyarakat Jawa Tengah, juga mengusulkan agar ketiganya mendapatkan gelar pahlawan nasional. Setelah itu, nantinya Kemensos akan menindaklanjuti verifikasi berkas di lapangan.

"Pada akhirnya nanti Sampai pada Sekmil Presiden yang nanti akan memutuskan terakhir. Kami hanya meneruskan pengusulan saja," katanya.

Dari surat usulan tersebut, mereka dinilai layak menyandang gelar pahlawan nasional. Ia mencontohkan Jenderal Hoegeng misalnya, Dia dinilai telah berjasa dan mengabdi pada bidang kepolisian republik Indonesia. Ia juga dinilai sebagai suri tauladan dalam sikap jujur, berintegritas dan anti KKN.

"Namanya juga telah dipakai di sejumlah fasilitas publik diantaranya nama jalan di Jabar dan nama rumah sakit bhayangkara di Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat.

Baca Juga

Netizen '3 Polisi Tak Bisa Disuap' Digarap Polisi, GUSDURian: Membungkam Kebebasan Berpikir

Sementara Soegarda Poerbakawatja dinilai telah berjasa dan mengabdi pada bidang pendidikan nasional yang berlangsung hampir sepanjang hidup dan melebihi tugas yang diembannya. Demikian Dr Kariadi dinilai telah berjasa dan mengabdi dalam bidang kesehatan masyarakat.

"Dia (Dr Kariadi) Ikut pertempuran lima hari di Semarang. Jadi sangat layak dapat gelar pahlawan nasional," tutup Ganjar. (Ism)

#Ganjar Pranowo #Pahlawan Nasional #Gelar Pahlawan Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
7 Tokoh Jateng Diajukan Calon Pahlawan Nasional, Ada Nama Kakek Prabowo
pengusul Raden Mas Margono Djojohadikusumo berasal dari Seruan Eling Banyumasan, sebuah paguyuban masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan Banyumas.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
7 Tokoh Jateng Diajukan Calon Pahlawan Nasional, Ada Nama Kakek Prabowo
Indonesia
Kakek Prabowo Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, UIN Jakarta Bentuk 2 Tim Periset
Raden Mas (RM) Margono Djojohadikoesoemo, kakek Presiden RI Prabowo Subianto dikenal sebagai pendiri Bank Negara Indonesia (BNI)
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Kakek Prabowo Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, UIN Jakarta Bentuk 2 Tim Periset
Indonesia
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Para ibu setempat melantukan lirik lagu yang menyentuh hati, nada senduh dan teduh menenangkan perasaan.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Indonesia
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Ganjar Pranowo merespons rencana Kaesang Pangarep yang maju di Pileg Solo 2029. Ia mengatakan, siapa pun boleh maju.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Indonesia
Pujangga Besar Sutan Takdir Alisjahbana Masuk Bursa Pahlawan Nasional 2026, Mensos Harap Prabowo Setuju
Mensos Gus Ipul menegaskan warisan terbesar STA bagi bangsa ini adalah perjuangannya mengembangkan bahasa Indonesia sebagai bahasa modern.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Pujangga Besar Sutan Takdir Alisjahbana Masuk Bursa Pahlawan Nasional 2026, Mensos Harap Prabowo Setuju
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Ganjar menambahkan bahwa media seni dan budaya penting untuk melatih kepekaan agar para pemimpin dan masyarakat selalu sadar terhadap realitas.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Indonesia
Prabowo Subianto Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Koleksi Sepeda Onthel Hingga Ijazah Jadi Pengingat Perjuangan Sang Pahlawan Nasional
Kompleks Museum Pahlawan Nasional Marsinah berdiri di atas lahan seluas 938,6 meter persegi dan terdiri dari dua bangunan utama
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Prabowo Subianto Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Koleksi Sepeda Onthel Hingga Ijazah Jadi Pengingat Perjuangan Sang Pahlawan Nasional
Indonesia
Warga Kedung Ombo, Boyolali, Gugat Presiden Prabowo soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto
Soeharto masih belum membayar ganti rugi tanah puluhan warga setempat akibat proyek negara Waduk Kedung Ombo Boyolali pada 1985-1989.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
Warga Kedung Ombo, Boyolali, Gugat Presiden Prabowo soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Dianggap Lebih Berjasa dari Soekarno dan Soeharto
Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, diusulkan menjadi pahlawan nasional. Jasanya dianggap lebih besar dibanding Soekarno dan Soeharto.
Soffi Amira - Sabtu, 15 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Dianggap Lebih Berjasa dari Soekarno dan Soeharto
Bagikan